Pola dan perkecualian dalam Bahasa Inggris jumlahnya sangat banyak sehingga sangat kompleks untuk dipelajari. Oleh karena itu, mempelajari Bahasa Inggris di sekolah, dari buku, dari English learning sites, atau dengan mengikuti kursus Bahasa Inggris, tidak akan pernah cukup apabila kita tidak mempraktekkan secara rutin apa yang telah kita pelajari, dan jika kita tidak mendiskusikan setiap keraguan yang ada, sekecil apa pun itu.
Practice your English
Seperti telah disinggung di “Mengapa Kemampuan Bahasa Inggris Saya Kurang Berkembang?“, ada banyak cara dan media yang dapat kita gunakan untuk meningkatkan English skill kita. Di blog ini, kita dapat practice and improve our written English skill melalui the Chatting box yang telah kami install di sidebar. Selain practicing our English, melalui chatting box ini kita juga saling koreksi satu sama lain. Dan, walaupun chatting box tersebut sebenarnya hanya dimaksudkan untuk practice writing in English dan to correct each other’s mistakes, kita sering end up mendiskusikan particular English problems. And, you know what? Sejak chat plugin ini diinstal, members yang aktif practice chatting telah menunjukkan writting skill yang sangat meningkat. I am really glad to see such a fast improvement.
Discuss your English problems
Jika anda punya soal atau pertanyaan, sekecil apa pun itu, please don’t hesitate to discuss it with us! Remember: There’s no such a stupid question. A question will remain a question if left unanswered…
Pertama-tama, silakan gunakan search form (di kanan atas layar anda) dengan key words yang terkait dengan hal yang ditanyakan. Jika search anda hasilnya nol (i.e. The post you’re looking for isn’t here), silakan publish sendiri soal atau pertanyaan tersebut. Di atas Page Menus blog ini, ada link Add New. Please, hover your mouse pointer above it, then choose Post, and you’re ready to go. Don’t forget to check the Tanya Jawab atau Bedah Soal sub-category, which is under Members’ Posts category, before you click the Publish button.
Sedangkan, kalau topik dengan key words tersebut sudah diposting, silakan review dulu postingnya. Kalau posting tersebut masih belum menjawab pertanyaan anda, silakan Leave a Reply di comment section posting tersebut.
Share with us
Selain dapat memposting contoh soal dan pertanyaan, tiap members juga telah diberi privilege untuk memposting short story, lagu, atau apa saja yang terkait dengan pembelajaran Bahasa Inggris. Semuanya akan terpublish under sub-category (i.e. Bedah soal, Tanya jawab, Short story, Jokes, Songs, Conversations or others) of the Members’ Posts category.
So, let’s practice, discuss, share and correct each other’s mistakes here, shall we?
232 comments
jafarmadina
April 20, 2010
apa perbedaan appendix dengan attachment kayaknya sama2 berarti lampiran
Swara Bhaskara
April 20, 2010
Ya betul, dua-duanya dapat diartikan “lampiran”.
Istilah “appendix” digunakan di buku atau thesis/disertasi. Appendix pada umumnya merupakan materi atau informasi tambahan terhadap isi buku atau thesis, tapi dijilid menjadi satu kesatuan.
Istilah “attachment” digunakan di surat atau di peralatan electronik. Di surat, attachment merupakan materi atau informasi yang di-attached (ditempel) dengan surat (Dalam email file-nya malahan terpisah). Pada umumnya inti dari informasi yang disampaikan di surat malahan terdapat di attachment; surat itu sendiri biasanya hanya merupakan kata pengantar/introduction terhadap apa isi attachment tersebut.
Di peralatan elektronik (misalnya bor listrik yang menggunakan tenaga batere), batere itu adalah salah satu attachment; bisa dilepaskan (misalnya agar bisa dicas), kemudian dipasang lagi.
Well, this is just my wild explanation. Please, feel free to correct me!
jafarmadina
April 21, 2010
mohon di koreksi kalimat di bawah ini
1. Can I send form in word format via email not fax? atau
2. Can I am send form in format word via email not fax?
kalimat pertama setelah ” I ” langsung “send” selanjutnya ada “Word format” apakah sebaiknya kedua kata ini dibalik menjadi format word seperti pada kalimat kedua? ataukah sebaiknya gimana?
Swara Bhaskara
April 21, 2010
1. Can (dan begitu juga modal auxiliary lainnya) tidak pernah bersanding dengan am, is, are, were was, dan been.
Modal auxiliary hanya dapat bersanding dengan BE, jika diikuti oleh adjective, adverb, atau noun/pronoun.
Can I be good? Yes, I can be good. (Good adalah adjective)
Can I be at your place? Yes, you can be at my place. (Frasa at my/your place berfungsi sebagai adverb)
Can I be you? No, I can’t be you. (you adalah noun/pronoun).
INCORRECT jika ditulis:
Can I am good? Yes, I can am good.
Can I am at your place? Yes, you can am at my place.
Can I am you? No, I can’t am you.
NOTE: Dalam tulisan yang kita diskusikan ini, TIDAK dibutuhkan to be, karena sudah ada kata kerja (i.e. SEND).
2. Yang benar adalah word format. Main nounnya adalah format, sedangkan word berfungsi sebagai adjective yang menerangkan format.
Ingat: Bahasa Inggris menggunakan hukum MD, kebalikan dari bahasa Indonesia. Format dokumen selain word format, antara lain: PDF format, xl format, dst.
Contoh lainnya: brick house (rumah bata), wooden house (rumah kayu), leather jacket (jacket kulit), dst.
3. Jangan lupa juga menambahkan THE di depan form, karena form yang dimaksud adalah form yang itu (form yang mau dikirim), bukan form yang lainnya.
Jadi, kalimatnya adalah:
Can I send the form in word format via email not fax?
wicard
April 26, 2010
Saya punya kalimat seperti berikut ini:
I usually play football with my friends after school. We usually play for about two hours. Yesterday and today, we do not play because it is raining. I hope it will not rain tomorrow so we can play.
Tolong dikoreksi. Pertanyaan saya adalah:
- bisakah kita gunakan for dalam kalimat present tense?
- jika keterangan waktunya yesterday dan today, apakah benar kalau digunakan present tense.
- benarkah kalau ditulis “because it is raining” dan “so we can play”?
Thx.
Swara Bhaskara
April 26, 2010
Wow, I’m impressed. Kalimatnya dapat dipahami dengan sangat mudah karena pola S + V + O + M telah diterapkan dengan benar. Tapi, masih ada sedikit kesalahan dalam menentukan tensis.
1. Kalimat 1 tidak ada error.
2. FOR (= selama) hanya menyatakan durasi; Seperti halnya preposition lainnya, for tentu saja dapat digunakan dalam simple present tense. Jadi, kalimat 2 juga tidak ada error.
3. Kalimat 3 memiliki error dalam menentukan tensis. “Kemarin dan hari ini, kami tidak main karena hujan“. Walapun keterangan waktunya “today“, tapi pada saat membicarakan/menulis kalimat ini, action “tidak main“-nya sebenarnya sudah berlalu, sudah berakhir in the past. Jadi, kalimat 3 ini seharusnya dinyatakan dalam simple past tense.
Yesterday and today, we did not play …..
Dan karena dinyatakan dalam simple past tense, “because clause”-nya harus mengikuti tensis ini (sequence of tenses). Di tulisan ini, apakah tepat digunakan past continuous tense? Menurut saya, clause ini lebih tepat dinyatakan dalam simple past tense karena waktunya (yesterday and today) tidak begitu spesifik.
Yesterday and today, we did not play because it rained.
Kalau mau lebih aman (tidak dipusingkan oleh tensis), kita dapat gunakan ekspresi “because of + noun”, sbb:
Yesterday and today, we did not play because of rain.
4. “so clause” di kalimat 4 sudah dipahami dan sudah bermakna future. Tapi kalau ingin menekankan will (= akan) dan can (= dapat) secara bersamaan, clause-nya akan menjadi:
… so we will be able to play.
atau:
… so we will be capable of playing.
Perhatikan: Can tidak bisa digunakan setelah will, must, may, dan modal auxiliary lainnya.
jafarmadina
April 26, 2010
Ok. Thanks for the answer.
You are very good.
Swara Bhaskara
April 26, 2010
You’re welcome
raja_rondo
April 28, 2010
ola,,
I have questions for u?
1.jelaskan tentang SPOK dalam kaidah kalimat inggris?
2.how to addres a questions?secar gampang,singkat,populer,benar dan komunikatif
3.noun phrase n cara ngartiin na?
4.there are some questions..kalo udah pake some apa perlu kasih s dibelakang question?
5.caustive have,let,make?more explanation
Swara Bhaskara
April 28, 2010
1. Tiap elemen kalimat ini telah dibahas di Category Sentence Components. Silakan baca mulai dari S (Subject kalimat), P (predicate/verb), O (Object kalimat), dan K (Modifier/keterangan) di category tersebut.
2. Saya berupaya sebisa saya agar How to Address Questions mudah dipahami, sesingkat mungkin (tapi mengkover semua yang perlu disampaikan), benar dan komunikatif. Tapi saya yakin, tulisannya tidak populer, masih ada yang belum jelas (dan perlu dijelasin lagi), dst. Inilah salah satu tujuan mengapa di setiap artikel, saya buka peluang untuk mendiskusikannya. So, please do so if you find it difficult to understand and need further explanations !
3. Noun Phrase sangat mudah menterjemahkannya sepanjang kita tahu arti dari tiap kata yang membentuk noun phrase tersebut. Kita hanya perlu menentukan mana head-wordnya, seperti telah disinggung di PHRASE vs CLAUSE. Dalam noun phrase, head-wordnya adalah sebuah noun. Pada umumnya, terjemahannya adalah ARTI head-word + ARTI selain headword. Kalau diawali oleh article A atau AN, terjemahkan article ini dulu, baru diikuti oleh arti head-word. Kalau diterangkan oleh frasa yang lain (misalnya: adjective phrase), tambahkan kata YANG setelah head-word. Pada prisipnya, terjemahkanlah agar dalam bahasa Indonesia menjadi frasa yang singkat, populer, benar dan komunikatif.
Contoh:
an extremely fast runner = seorang pelari yang sangat cepat.
this bouquet of roses = karangan bunga-bunga mawar ini.
my fiancée = tunanganku.
the laptop = laptop itu
his sister = saudara perempuannya.
the substance in this bottle = zat di dalam botol ini
my sister’s room = kamar (milik) saudara perempuanku.
4. Hal ini ditentukan oleh tipe noun yang mengikuti SOME. Jika diikuti oleh countable noun, maka setelah SOME (= beberapa), noun-nya harus plural, yaitu dengan menambahkan -s atau -es, atau dengan menggunakan bentuk plural noun tersebut (hafalkan irregular plural noun dan noun yang diadopsi dari bahasa Latin).
Kata question adalah countable noun, maka yang benar adalah:
some questions (salah kalau: some question)
begitu juga:
some children (salah kalau some child)
some policemen (salah kalau some policeman)
some rhizobia (salah kalau some rhizobium), dst.
Tetapi jika diikuti oleh uncountable noun, bentuk noun-nya tidak berubah.
some water (salah kalau some waters)
some information (salah kalau some informations). dst
NOTE: SOME tidak pernah diikuti oleh singular countable noun.
5. Request ini sudah dibahas di Penggunaan CAUSATIVE VERBS. Thank you.
raja_rondo
April 28, 2010
tambahan
1.While(he go) to buy a sugar,the man stole his TV on the living room.
(he go)sebaikanya diganti he going or he goes?koreksi juga kalimatnya?
2.Since Tukul a host in 4 mata,he is used to(speak)in front of vistors.(speak) diganti dengan speaking or speaks
3.NOUn+v3+noun2+V+O or
noun+v3+noun2+Ves
Swara Bhaskara
April 28, 2010
1. Dalam bahasa Inggris, tidak ada pola “he going”; Kekurangan to be!!! Apa to be yang tepat di sini?
Dalam menentukan to be ini, kita lihat main clause “the man stole his TV in the living room“.
Clause ini menggunakan verb “stole“, yaitu verb2. Dengan kata lain, clause ini menggunakan simple past tense. Action dari “steal” (mencuri yang dilakukan oleh “the man”) sudah terjadi dan berakhir in the past. Oleh karena itu, tidak mungkin while clause (di kalimat ini berfungsi sebagai keterangan waktu) terjadi di waktu present. To be yang tepat adalah dalam bentuk past, dan karena subject dari while clause ini adalah he, maka to be yang tepat adalah WAS.
While he was going to buy sugar, the man stole his TV in the living room.
“he goes” tidak sequence dengan tensis di main clause. Seharusnya “he went“. Tapi jika ini yang digunakan, lebih baik kalau kita gunakan when (bukan while).
When he went to buy sugar, the man stole his TV in the living room.
2. Gunakan bentuk gerund setelah “be used to”.
Since Tukul is a host in 4 Mata, he is used to speaking in front of visitors.
3. Saya kurang paham dengan pertanyaan 3 ini. It would be much better if you provide us with a sentence or two as you did in question 1 & 2. Thank you.
Swara Bhaskara
October 24, 2010
Saat lihat-lihat comment, saya lihat ada problem di kalimat berikut:
While he was going to buy sugar, the man stole his TV in the living room.
Silakan comment dimana letak errornya!
julianita
May 23, 2011
Komen untuk pertanyaan anda: While he was going to buy sugar, the man stole his TV in the living room
Untuk Past Continuous Tense polanya adalah: S + to be II + V ing + O
Jadi seharusnya kalimatnya adalah: While he was going buy sugar, the man was stealing his TV in the living room.
Benarkah begitu? maaf replynya lama, krn saya baru tau site ini hari ini.
Swara Bhaskara
May 23, 2011
Thanks for participating in the discussion. For the time being, let’s wait for some other comments first.
jafarmadina
April 28, 2010
1.” Although he is not tall, he is very good volleyball player”
bolehkah kalimat di atas kita ganti menjadi
“Although he is not tall, he is volleyball player very good”
2. “If my parents were not home, I would invite my friends to come over”
kalimat “to come over” bisakah diganti menjadi “to come the home” atau “to come it”
thanks
Swara Bhaskara
April 28, 2010
1. “very good” adalah adjective phrase. Di kalimat ini, frasa ini menerangkan player. Dalam writing, adjective (satu kata sifat) dan adjective phrase yang hanya terdiri dari dua kata dan diakhiri oleh kata sifat selalu ditempatkan sebelum noun yang diterangkannya. Remember: Bahasa Inggris menganut hukum MD.
Although he is not tall, he is a very good volleyball player.
Saya tidak pernah mendengar kalimat seperti:
Although he is not tall, he is a volleyball player very good.
Kalau frasa ini ditempatkan di belakang player, perlu ada modifikasi, misalanya:
Although he is not tall, he is a volleyball player, a very good one.
Although he is not tall, he is a volleyball player. He is very good.
Contoh lain:
I entered that big, tall, and luxurious house.
Dalam speaking, frasa ini kadang ditempatkan setelah noun, tetapi dirubah ke dalam bentuk clause:
I entered that house, which was big, high, and luxurious.
2. “come over” = datang berkunjung/mampir, sedangkan come home = pulang. (NOTE: jangan gunakan THE sebelum HOME; THE baru bisa digunakan jika kita memakai kata HOUSE).
Come adalah intransitive verb; tidak butuh object. Jadi, jangan pernah gunakan “come it”, “come him”, dst. Bedakan dengan ekspresi “come home”, karena di ekspresi ini, home adalah sebuah adverb.
So, kalimatnya akan salah jika ditulis sbb:
If my parents were not home, I would invite my friends to come the home. INCORRECT
If my parents were not home, I would invite my friends to come home. INCORRECT karena “come home” maknanya berbeda dengan “come over”. Kalimat ini bermakna “…mengundang teman-temanku untuk pulang ke rumah mereka sendiri?”
If my parents were not home, I would invite my friends to come it. INCORRECT
Kalau ekspresi “come over” dilengkapi dengan keterangan tempat, kalimat yang benar antara lain:
If my parents were not home, I would invite my friends to come over to my house. CORRECT
Atau kalau “cove over” diganti dengan sinonimnya, seperti “drop by”, stop by”, sbb:
If my parents were not home, I would invite my friends to stop by. CORRECT
If my parents were not home, I would invite my friends to drop by. CORRECT
Atau, simply dengan menghilangkan preposition “over”;
If my parents were not home, I would invite my friends to come. CORRECT
jafarmadina
May 3, 2010
terjemahan dibawah ini pekerjaan rumah saya yang diberikan oleh instruktur saya tolong di koreksi
THE FIRST SNOW
“Helen is from Miami, a beautiful city in the state of Florida. Today Helen is not in Miami. Her father has a new job in the state of Michigan and the family is in Detroit. Helen thinks that Detroit is a nice city, but she is very sad – because all her friends are still in Miami
Helen spends most of the day by the window. She looks out and thinks about the warm sunshine in Florida. She wants to go back to Miami and join her friends on the beach, but her home is in Detroit now.
As she looks out the window, Helen sees some white flakes drift slowly to the ground. Soon the sky is full of them. It is the first time that she sees snow. The entire street begins to turn white. Helen thinks that snow is even more beautiful than sunshine. Now she is not sad. She wants to write to her friends and tell them – that she likes Detroit”
(SALJU PERTAMA)
(Helen berasal dari Miami, sebuah kota cantik di Negara Bagian Florida. Kini Helen tidak di Miami. Bapaknya mempunyai tugas baru di negara bagian Michigan dan keluarga di Detroid. Helen pikir bahwa detroid adalah kota yang menyenangkan, tapi dia sangat sedih karena semua temannya masih di Miami
Helen menghabiskan banyak waktunya di jendela. Dia memandang keluar dan berpikir tentang hangatnya matahari di Florida. Dia ingin pergi kembali ke Miami dan bergabung dengan teman-temannya di pantai, tapi rumahnya di Detroid sekarang.
sebagaimana dia melihat ke luar jendela, Helen menyaksikan beberapa serpihan mengapung dengan perlahan di tanah. tidak lama lagi langit dipenuhi ?????. ini adalah pertama kali ?????? dia menyaksikan salju. semua jalan mulai berganti putih. Helen pikir bahwa salju adalah kejadian lebih cantik dari pada cahaya matahari.Sekarang dia tidak sedih.Dia ingin menulis kepada teman-temannya dan bercerita kepada mereka bahwa dia suka detroid)
Swara Bhaskara
May 4, 2010
Pada prinsipnya, hasil terjemahannya sudah bagus, cuman masih perlu dipoles sedikit lagi agar lebih enak dibaca dan mudah dipahami oleh pembaca. Berikut adallah sedikit koreksi dari saya. Silakan edit lagi agar lebih indah.
Helen berasal dari Miami, sebuah kota cantik di Negara Bagian Florida. Kini Helen tidak di Miami. Bapaknya mempunyai pekerjaan baru di negara bagian Michigan dan keluarganya berada di Detroit. Helen rasa Detroit adalah kota yang menyenangkan, tapi dia sangat sedih karena semua temannya masih di Miami.
Helen menghabiskan sebagian besar waktunya di dekat jendela. Dia memandang keluar dan memikirkan hangatnya matahari di Florida. Dia ingin pergi kembali ke Miami dan bergabung dengan teman-temannya di pantai, tapi rumahnya di Detroit sekarang.
Ketika dia melihat ke luar jendela, Helen melihat beberapa butiran salju turun perlahan ke tanah. Tidak lama kemudian, langit dipenuhi oleh butir-butir salju. Ini adalah pertama kali dia melihat salju. Jalanan mulai berganti warna menjadi putih. Helen rasa salju bahkan lebih cantik daripada cahaya matahari.Sekarang dia tidak sedih. Dia ingin menulis surat kepada teman-temannya dan bercerita kepada mereka bahwa dia suka Detroit.
NB. Yes, I agree with Helen. Feeling the snow flakes softly touching my skin for the first time is an ever lasting experience.
raja_rondo
May 4, 2010
ada rekomendasi buku toefl g pak,,iang bagus baik dari kualitas maupun harga?
Swara Bhaskara
May 4, 2010
Buku TOEFL yang paling membantu saya dulu adalah Cliffs’ TOEFL Preparation Guide, karangan Jerry Bobrow and William A. Covino. Bukunya ringkas dan sangat mudah dipahami. (Bukan promosi lho!). Jika mau lihat profil bukunya, silakan click link yang ada di About This Site
raja_rondo
May 4, 2010
online anda jam berapa pak?
Swara Bhaskara
May 5, 2010
Saya selalu online jika tidak ada kesibukan lain. Pada umumnya, saya online sekitar jam 8 malam.
I am always online whenever I don’t have anything else to do. Mostly, I am online around 8 p.m.
jafarmadina
May 5, 2010
bisakah dibeli dengan menggunakan rupiah?
Swara Bhaskara
May 5, 2010
Di Gramedia kayaknya ada, so pakai rupiah pun no problem.
jafarmadina
May 6, 2010
I can hardly……
kalau diterjemahkan menjadi “saya hampir tidak bisa……” (kira2 begitu pak ya..?)
apakah tidak sebaiknya kalimatnya jadi
I hardly can……
thanks
Swara Bhaskara
May 6, 2010
Yang benar adalah:
I can hardly + verb1 + ….
NOTE:
Jika diletakkan di tengah kalimat, posisi adverb “hardly” adalah:
1. Sebelum verb.
a. Jika kalimatnya menggunakan single word verb (e.g. recognize, passed, dst), letakkan adverb sebelum verb.
I hardly recognize you. (Aku hampir tidak mengenali kamu).
He hardly passed the exam. (Dia hampir tidak lulus ujian itu)
b. Jika kalimatnya menggunakan verb phrase (e.g. can recognize, could have recognized, dst), letakkan adverb setelah auxiliary yang pertama.
I can hardly recognize you. (Aku hampir tidak dapat mengenali kamu).
When we finally met again last night, he could hardly have recognized me anymore if I had not sent him my pictures lately. (Ketika kami akhirnya berjumpa lagi tadi malam, dia hampir tidak dapat mengenaliku lagi jika aku tidak mengiriminya foto-fotoku baru-baru ini).
2. Setelah to be.
Jika kalimatnya menggunakan to be, letakkan adverb setelah to be.
He is hardly at home. (Dia hampir tidak pernah di rumah).
The movie was hardly interesting. (Film itu tidak menarik sama sekali).
3. Setelah NOT ???
Pada kalimat negatif, adverb pada umumnya diletakkan setelah NOT. Tapi, untuk “hardly” (dan begitu juga seldom, never, dst), EYD bahasa Inggris tidak membenarkan penggunaan NOT, karena adverb ini sudah bermakna negatif.
pujiedriany
June 10, 2010
hello sir,
i was reading you reply for the questions above then i’am stumbling in your example sentence.
“When we finally met again last night, he could hardly have recognized me anymore if I had not sent him my pictures lately. (Ketika kami akhirnya berjumpa lagi tadi malam, dia hampir tidak dapat mengenaliku lagi jika aku tidak mengiriminya foto-fotoku baru-baru ini).”
can you help me to explain why the sentence used “have recognized” there. why the sentence should in ‘present perfect’ (sorry if i was wrong to recognising the name of sentence. hehehe..^_^
and of course i also hope you will correct my engish.
Swara Bhaskara
June 10, 2010
Maaf kalau saya jelaskan dalam Bahasa Indonesia agar visitor yang lain dapat memahaminya dengan lebih baik.
Latar belakang dari kalimat di atas antara lain sbb:
Aku dan dia berpisah (tidak pernah bertemu) selama lebih dari 30 tahun. Dulu aku sangat pendek dan kurus, tapi sekarang aku tampak sangat beda; tinggi dan gemuk, dan dia akan sangat sulit bahkan mungkin tidak bisa mengenaliku lagi. Tapi, apa yang terjadi?
When we finally met again last night, he could recognize me because I had sent him my pictures shortly before we met.
Ya, itulah faktanya. Tapi, kalau kalimat fakta ini dinyatakan dengan kalimat pengandaian yang bertolak belakang dengan fakta (i.e. unreal conditional), maka kalimatnya adalah:
If I had not sent him my pictures recently, he could have hardly recognized me when we finally met again last night.
Swara Bhaskara
June 11, 2010
And the bolded words are some suggestions to your writing.
While I was reading your reply to the questions above, I stumbled on (upon) your example sentence. (OR: While reading your reply to the questions above, I stumbled on (upon) your example sentence).
Can you help me to explain why the sentence uses “have recognized”? Why should the sentence be in the ‘past future perfect tense’? (Sorry, if I am wrong in recognizing the name of the sentence. hehehe.. ^_^
pujiedriany
June 11, 2010
wah… really thanks sir
saya sepertinya punya banyak masalah dalam tenses.
(i seem have a lot of problems in tenses (please chek my sentence))
btw, sir, tolong jelaskan tentang ‘konsistensi dalam penggunaan tensis. kadang saya bingung karena kalimat bahasa indonesia saya sering terdengar mengunakan dua tenses sekaligus
jafarmadina
May 6, 2010
apa fungsi “up” dalam setiap kata conth;
get up, runner up dll
Swara Bhaskara
May 7, 2010
Ada banyak phrasal verb yang menggunakan preposition atau adverb “UP”. Pada umumnya, kata “UP” memberi makna “ke posisi, nilai, ukuran, ranking, intensitas, dst. yang lebih tinggi”. Lawan katanya adalah “DOWN”.
He seldom gets up at 6 in the morning. (Dia jarang bangun jam 6 pagi). Dari posisi terbaring menjadi berdiri.
The moon just came up. (Bulan baru saja muncul). Dari posisi di bawah horison menjadi di atas horison.
Because of the very bad weather, they couldn’t continue climbing up to the top of the mountain, so they decided to climb down instead. (Karena cuaca yang sangat buruk, mereka tidak dapat melanjutkan mendaki ke puncak gunung, jadi mereka memutuskan untuk turun gunung).
Why did you turn the volume down? I can’t hear the news clearly. Please, turn it up! (Kenapa kamu turunkan volumnya? Aku tidak dapat mendengar beritanya. Tolong, naikkan volumenya!).
They followed the stream up and down to find the vicious crocodile. (Mereka mengikuti aliran sungai ke arah hulu dan hilir untuk mencari buaya yang ganas itu).
I was sitting on the park’s ground looking down at the green grass when I heard someone walking by. I looked up and found a very beautiful smile of hers. I then stood up and said hi to her. Since then, she has raised me up to more than I can be. (Aku sedang duduk di tanah taman itu memandangi (ke arah bawah) rumput yang hijau ketika aku mendengar seseorang berjalan mendekat. Aku menengadah dan menemukan (melihat) senyumannya yang sangat manis. Aku kemudian berdiri dan menyapanya. Sejak saat itu, dia telah membuat aku menjadi seseorang yang lebih berarti dari yang aku bisa).
Tapi pada beberapa phrase, kita sulit mencari makna peningkatan posisi, nilai, dst itu. Di phrase seperti ini kita tidak dapat menggunakan “DOWN” sebagai lawan katanya. Contohnya, “runner up” tidak ada phrase “runner down“.
In 1998, the world cup was won by France that defeated Brazil in the final match. In other words, France was the champion while Brazil was the runner up. (Di tahun 1998, Piala Dunia dimenangkan oleh Prancis yang mengalahkan Brazil di pertandingan final. Dengan kata lain, Prancis adalah juaranya sedangkan Brazil adalah posisi kedua).
raja_rondo
May 10, 2010
ola,numpang tanya ni
1.Sri mulyani,……one of the best indonesian finance minister,resigned in mei 2010.
sebaiknya ….. itu dikasih :who considered,is considered or cuman considered aja,,,and tu betul resigned kan pak cos ada mei 2010 kalau g ada mei 2010 na harus pakai has resigned ?
tolong jelaskan
2.Situates near the beach,Bali become a great tourism destination.
bener g pak pakai situates,,apa g kekurangan to be,,
maksud sya kok g “it is situated?
please give ur reason?
3.indonesia,which has many island,which belong to south east asia,is the great country.
boleh g pak which dipakai berulang kali,
apa boleh setelah who,which,whom diberi ‘to be” karena setshu sya habis who,which tu pakai objek langsung??
thanks,,
harap maklum,,saya ruw pemula,,
Swara Bhaskara
May 10, 2010
1. Jawabannya ada di poin d. Kalimat lengkapnya adalah:
Sri Mulyani, who was considered one of the best Indonesian Finance Ministers, resigned in May 2010. (Sri Mulyani, orang yang dianggap sebagai salah satu Menteri Keuangan Indonesia yang terbaik, mengundurkan diri pada bulan Mei 2010).
NOTE:
a. Adjective clause-nya lebih tepat dalam simple past tense (i.e. who was considered one of the best Indonesian Finance Ministers) karena action “resigned” sudah in the past, atau karena Sri Mulyani sudah tidak menjadi Menteri Keuangan lagi.
b. Dari konteksnya, adjective clause ini harus dalam bentuk pasif, karena action-nya “dianggap” bukan “mengganggap”. Clause-nya berbentuk aktif kalau konteksnya, misalnya, sbb:
Sri Mulyani, who considered taking the General Manager position of the World Bank, resigned in May 2010. (Sri Mulyani, orang yang mempertimbangkan menerima jabatan General Manager di Bank Dunia, mengundurkan diri pada bulan Mei 2010).
c. Karena keterangan waktunya spesifik in the past (i.e. in May 2010), maka BETUL kalau dinyatakan dalam past tense (i.e. resigned), bukan dalam present perfect tense (i.e. has resigned).
d. Adjective clause berbentuk pasif dalam past tense (dan juga simple present tense) dapat direduksi dengan menghilangkan ”relative pronoun dan to be”-nya, menjadi:
“considered one of the best Indonesian Finance Ministers”.
Jadi, opsi yang benar adalah “considered”.
e. Jika adjective clause berbentuk aktif dalam past tense (dan juga simple present tense) maka pada umumnya dapat direduksi dengan menghilangkan ”relative pronoun dan mengubah verb-nya ke dalam bentuk verb-ing. Dari contoh kalimat yang saya berikan di poin b, reduksinya menjadi:
Sri Mulyani, considering taking the General Manager position of the World Bank, resigned in May 2010.
TAPI, untuk kasus seperti ini dimana “considering taking” dua-duanya berbentuk verb-ing, clause-nya sebaiknya jangan direduksi. Bule tidak suka yang monoton. Kalau clause-nya sbb:
Sri Mulyani, who decided to take the General Manager position of the World Bank, resigned in May 2010. (decide = memutuskan).
maka bule akan senang kalau clause-nya kita reduksi menjadi:
Sri Mulyani, deciding to take the General Manager position of the World Bank, resigned in May 2010.
f. Perhatikan, ”ministers” (dengan ”s) bukan ”minister”. Selalu gunakan plural noun setelah ekspresi “one of”. Jika misalnya, Raja sekarang ini punya banyak pacar (semuanya masih dipacari), dan Anita adalah salah satunya, maka Raja akan ngomong begini:
Anita is one of my girlfriends.
2. Kalau dikaji dari faktanya, kalimat ini kurang jelas. Bali terletak di pinggir (dekat) pantai? Saya rubah Bali dengan Kuta, ya?
Situated near the beach, Kuta becomes a great tourism destination. (Terletak di dekat pantai, Kuta menjadi tujuan wisata yang populer).
“Situated near the beach” merupakan reduksi dari adjective clause “which is situated near the beach” yang diletakkan di awal kalimat. Posisinya juga dapat diputar menjadi seperti kalimat di poin 1 di atas, sbb:
Kuta, situated near the beach, becomes a great tourism destination.
3. Seperti saya singgung sebelumnya, Bahasa Inggris tidak suka yang monoton, dan yang terpenting adalah Bahasa Inggris suka yang ringkas (tidak muter-muter). Kalimat ini dapat direvisi menjadi:
Indonesia, which has many islands belonging to South-east Asia, is a great country.
Indonesia, which has many islands in South-east Asia, is a great country.
Indonesia, having many islands in South-east Asia, is a great country.
NOTE: Dalam standard written English, WHO tidak pernah langsung diikuti oleh NOUN. Tapi WHOM dan WHOSE yes (e.g. whom the man loves, whom the girl admires, whose car, whose book, dst). Lebih lengkapnya silakan baca: Penggunaan WHO, WHOM, dan WHOSE.
WHICH juga bisa langsung diikuti oleh noun (e.g. which book, which car, dst). Lebih lengkapnya silakan baca : Penggunaan WHICH.
raja_rondo
May 10, 2010
apa perbedaan cara penggunaan aux”do,does,did” dengan to be? Tolong beri contoh ya…
Tolong pak beri arti ma ketentuan penggunaan konjungsi macam thus,therefore,however yang gitu gitu lah pak?
mau nanya n topic sentences, biasanya sih di awal paragraf tapi kalau di soal toefl g ada option yang sama ma awal paragraf tu,gimana?
passive voice pak?
Swara Bhaskara
May 10, 2010
1. Auxiliary DO/DOES dan DID digunakan jika kalimatnya (umumnya kalimat tanya dan negatif, tapi kadang-kadang dalam kalimat positif) menggunakan simple present tense dan memiliki verb. Auxiliary DID digunakan dalam simple past tense. Lebih lengkapnya silakan baca: Penggunaan DO/DOES, DID, DONE
Tobe digunakan jika kalimatnya (kalimat positif, negatif, dan tanya) tidak menggunakan verb. Pola-pola penggunaan tobe dapat dibaca reply How to Adress Questions.
2. Penggunaan conjunction tidak begitu sulit sepanjang kita tahu artinya. Kalau gak percaya, silakan baca: Conjunction dan Penggunaannya.
3. TOEFL tidak menanyakan dimana letak the main topic of the paragraph (yang, ya betul, umumnya di awal paragraf). Opsi yang diberikan di TOEFL (kecuali menanyakan kata ini mengacu ke kata/phrase mana?) juga tidak sama dengan yang ada di paragraf. Di sini kita harus memahami kalimat yang di paragraf agar kita dapat menentukan opsi yang memiliki makna terdekat dengan yang di paragraf tersebut.
4. Pola-pola kalimat pasif untuk semua tensis dapat dibaca di: Active dan Passive Voice.
jafarmadina
May 16, 2010
apa perbedaan kalimat past tenses dengan kalimat advisibility? contoh seperti dibawah ini
We had better call to police soon( kita sebaiknya memanggil polisi dengan segera)
dalam kalimat ini ada kata “had” yang dipakai pada kalimat past tenses
Swara Bhaskara
May 17, 2010
HAD BETTER.
Had better adalah modal auxiliary yang digunakan untuk memberi saran atau nasihat. Modal ini bermakna sama, tapi memiliki greget yang lebih kuat dibandingkan, dengan should dan ought to. Pola penggunaannya juga sama yaitu selalu diikuti oleh verb1, sbb:
SUBJECT + HAD BETTER + VERB1 + ….
SUBJECT + SHOULD + VERB1 + ….
SUBJECT + OUGHT TO + VERB1 + ….
Contoh:
We had better call the police as soon as possible.
We should call the police as soon as possible.
We ought to call the police as soon as possible.
NOTE: Verb “call” langsung diikuti oleh direct object. Preposition “to” tidak dibutuhkan.
Walaupun menggunakan bentuk past (i.e. had) dari have, action dari saran atau nasihat tersebut berada dalam present atau future time. Di contoh di atas, pada saat dibicarakan, polisi belum ditelpon oleh subject “we”. Kalau saran ini dilaksanakan, action dari verb “call” adalah setelah saran tersebut disampaikan.
Sebaliknya, dalam past tense, action dari verb-nya selalu telah terjadi dan berakhir in the past.
Contoh:
We called the police soon after he had advised us. (Kami menelpon polisi segera setelah dia menyarankannya kepada kami)
NOTE: Modal auxiliary “had better” tidak pernah dalam bentuk “have better”. Tapi, dalam speaking, “had” sering tidak digunakan.
We have better call the police as soon as possible. INCORRECT
We better call the police as soon as possible. CORRECT but only in speaking
raja_rondo
May 19, 2010
ola
pak jelasin dong tentang genitif case?
tentang reducing dan abridgment,,apa boleh sembarangan nge reduksi?
apa bener untuk reporting speech,,kalau main clause dalam bentuk simple present,simple future ,sub clause na g perlu berubah tenses??
jafarmadina
May 20, 2010
Halo..mas
saya ingin nanya nih….
1. apa perbedaan dari kata “politic”, “policy” dan “political”
2. “…..dan arah politik indonesia” apakah kalau di terjemahkan kedalam bahasa inggris menjadi “…and redirecting politcal of indonesia” atau ” ….and redirecting of political indonesia”
3.”Di Iran, politik dan agama menyatu, keduanya bangkit karena sistim monarki yang dijalankan oleh Shah Mohammad Reza Pahlevi selalu pro barat dan sangat bergantung pada barat sehingga berbenturan dengan kekuatan-kekuatan pembangkangan dalam negeri terutama kelompok agama”
tolong ya di koreksi bahasa inggrisnya
“In Iran politics and religion together, both of them get up because monarchy system that run by Shah Mohammad Reza Pahlevi always pro-west and very dependen that west. so, clash with power insubordination in country especially religion goups”
(ini adalah sepenggal tulisan saya dan sebahagiannya nanti pada kesempatan yang lain, bolehkan mas..?????
Swara Bhaskara
June 29, 2010
1.
Word class
Meaning
Politic
adjective
bijaksana, diplomatis
Political
adjective
politik/bersifat politis
Politics
noun
1) perpolitikan, 2) ilmu politik
Policy
noun
kebijakan/aturan
Contoh:
2. ….arah politik Indonesia…
Main noun-nya adalah arah (direction= course). Arah apa? Arah politik (direction of politics); arah politik apa? Arah politik Indonesia (direction of politics of Indonesia). Dan lebih tepat kalau kita tambahkan article the di depan direction dan politics menjadi:
…and the direction of the politics of Indonesia…
Di sini politics dan Indonesia adalah noun yang difungsikan sebagai adjective karena politics menerangkan direction, sedangkan Indonesia menerangkan politics. Jika noun yang difungsikan sebagai adjective ini diletakkan setelah noun yang diterangkannya, kita perlu menyisipkan preposition of. Tetapi, jika diletakkan di depan noun yang diterangkannya, of tidak diperlukan, menjadi :
…and the Indonesian political direction…
NOTE: redirecting bermakna “mengarahkan kembali” atau “mengubah arah awal ke arah yang lain“. Redirecting apa? Jawaban dari apa ini seharusnya berupa noun, olehnya itu kita perlu merubah bentuk adjective political ke dalam bentuk noun menjadi politics.
…and redirecting the politics of Indonesia…
atau
…and redirecting the Indonesian politics…
3. Berikut adalah sedikit suggestion untuk your writing:
“In Iran, politics and religion unite. Both of them arose because the monarchial system run by Shah Mohammad Reza Pahlevi was always pro-west and very dependent on western countries so that it clashed with insubordination powers in that country especially with different religion groups”
jafarmadina
May 20, 2010
apa perbedaan “that” dengan who, whom, whose, which dalam suatu kalimat?
jafarmadina
May 22, 2010
apa perbedaan auxiliary verb dengan tobe
raja_rondo
May 27, 2010
apa bedanya kiss of dragon ma dragon kiss?
tambahan v-s tu berlaku untuk v-intransitif juga g?
apa boleh bila kita nulis kalimat tanya langsung dari question word trus langsung ke subjek..g perlu pakai auxilary?
contoh:what we gonna do?
lama g on pak?
Swara Bhaskara
June 27, 2010
1. Kiss of the dragon = the dragon’s kiss, bermakna “ciuman yang dimiliki/dilakukan oleh naga”. Sedangkan, dragon kiss (i.e. tanpa ‘s) maknanya lebih ke “tipe ciuman“.
Agar lebih konkrit, mari kita ganti dragon dengan Raja Rondo seperti di kalimat berikut:
She will never forget the kisses of Raja Rondo. (Dia tidak akan pernah lupa ciuman-ciumannya (yang dilakukan oleh) Raja Rondo.
atau
She will never forget Raja Rondo’s kisses. (Dia tidak akan pernah lupa ciuman-ciumannya (yang dilakukan oleh) Raja Rondo.)
Dan jika ciumannya Raja Rondo merupakan sebuah trade mark, maka:
So far, I know only three types of kisses, namely Dragon kiss, French kiss, and Raja Rondo kiss.
2. Yes. -s atau –es dapat ditambahkan ke semua verb1 baik verb transitif maupun intransitif.
Kata kerja transitif dan intransitif hanya berpengaruh terhadap ada tidaknya object kalimat. Jika kata kerjanya membutuhkan object disebut kata kerja transitif, sedangkan yang tidak membutuhkan object disebut kata kerja intransitif.
3. Dalam konteks formal (misalnya dalam test), TIDAK BOLEH. Dalam kalimat tanya (dengan perkecualian menanyakan subject kalimat dan jika berupa embedded questions), standard written English mengharuskan kita untuk menambahkan auxiliary dan menempatkannya sebelum subject kalimat.
Dalam konteks informal, jangankan tanpa auxiliary, tanpa kata-kata sekalipun (seperti yang dilakukan oleh orang bisu) boleh.
c4ndl3_g1rl
June 25, 2010
saya masi kurang mengerti penggunaan connectors dalam bahasa inggris..bisakah bapak menjelaskan sedikit?
terima kasih…
Swara Bhaskara
June 27, 2010
PENGGUNAAN CONECTORS atau CONJUNCTIONS
Seperti halnya dalam bahasa Indonesia, connector atau conjunction menghubungkan elemen kalimat yang sama, antara lain:
a. Subject dengan subject
Subject1 + conjunction + Subject2 + verb + object + ….
b. Verb dengan verb
Subject + verb1 + conjunction + verb2 + object + ….
c. Object dengan object
Subject + verb + object1 + conjunction + object2 +….
d. Modifier dengan modifier
Subject + verb + modifier1 + conjunction + modifier2 + ….
e. Clause dengan clause
Clause1 + conjunction + clause2
Tidak begitu rumit, bukan? Kalau dalam bahasa Indonesia kita menggunakan kata sambung dengan benar, kita tidak menemui kesulitan dalam penggunaan conjunction dalam bahasa Inggris sepanjang kita tahu arti dari masing-masing conjunction. Namun demikian, kesalahan biasanya terjadi pada:
Untuk lebih lengkapnya, silakan baca Conjunctions dan Penggunaannya. Kalau masih ada yang kurang jelas, silakan nanya balik.
michelle
August 6, 2010
Pak, saya mau tanya, perbedaan antara should be dan should, begitu juga dengan can be dan can.??? Bisa dijelaskan pak. terima kasih.
Swara Bhaskara
August 7, 2010
1. Di diskusi lain telah dibahas tentang penggunaan should. Kalau should diikuti oleh verb maka digunakan kata kerja dasar (simple form verb), yaitu verb tanpa e/es atau tanpa -ing.
They should study.
Tetapi kalau diikuti oleh non-verb maka polanya adalah:
They should be busy.
They should be at home.
2. Begitu juga dengan can vs can be. Polanya sama dengan di atas; ganti should dengan can , dan tentu saja maknya berubah dari should (seharusnya/sebaiknya) menjadi can (dapat/bisa).
You can meet me tomorrow.
Although she is such a mean person, she can be very nice sometimes.
jafarmadina
August 30, 2010
Apa maksud dari istilah “Slang”?
thanks
Swara Bhaskara
August 31, 2010
Slang atau jargon kurang lebih adalah kata-kata tidak formal; umumnya digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalam bahasa Indonesia, setara dengan bahasa gaul.
Contoh:
Did you see a bunch of chicks passing by? (“a bunch of chicks” adalah slang, yang artinya = sekelompok cewek).
I am broke. I just have one buck. (buck = 1 dollar).
I only have one loonie too. (loonie = coin 1 dollar Kanada)
junsusie
October 16, 2010
apakah kata whose dan who’s itu berarti sama untuk menunjukkan keterangan pengganti orang.
Swara Bhaskara
October 16, 2010
Pelafalannya sama, tapi artinya sangat berbeda. Karena pelafalannya sama, sekedar info, bule sendiri sering salah dalam penulisannya. Yang dimaksudkan sebenarnya adalah whose, tapi yang ditulis adalah who’s. Sebaliknya, yang dimaksudkan adalah who’s, tapi yang ditulis adalah whose.
Marisa: He’s gorgeous. Who’s he? Is he your boyfriend?
Junsusie: No, he isn’t. He is my cousin.
Marisa: Whose boyfriend is he then?
Junsusie: He’s nobody’s boyfriend. He’s still single.
Marisa: Really? :roll:
Di conversation ini, who’s merupakan pemendekan dari who is. Di sini, who = siapa. Sebaliknya, whose (walaupun juga mangandung makna siapa) lebih menekankan pada kepemilikan (dimiliki oleh) siapa, yang fungsinya setara dengan possesive adjective seperti my, your, his, her, dst.
Agar dapat lebih dipahami, mungkin ada baiknya kalau conversation-nya ditranslate,
Marisa: Dia tampan sekali. Siapa dia? Apakah dia pacarmu?
Junsusie: Bukan. Dia sepupuku.
Marisa: Lantas, pacarnya siapa dia?
Junsusie: Dia bukan pacarnya siapa-siapa. Dia masih single (belum punya pacar).
Marisa: Benarkah?
Atau, silakan baca dulu Penggunaan WHO, WHOM, dan WHOSE.
junsusie
October 16, 2010
thanks for the explanation, you’re very good teacher. can i asked you more…
this sentence of grammar it was correct or not.
He stop his move when he realized there’s shadow of the follower apakah berarti dia menghentikan langkahnya ketika ia menyadari ada bayangan yang mengikutinya
Our mother looked suspicious by the attitude of us who’s suddenly quiet and just nod
Ibu kami kelihatan sangat mencurigai tindakan kami yang tiba tiba diam dan hanya mengangguk
I put on my fake face pretending have to be worried
saya memasang wajah palsu berpura-pura khawatir
sorry for a lot question its because i have to writing storyline with english, its very confused me about the grammar especialy the readers is american.
Thanks
Swara Bhaskara
October 16, 2010
You’re welcome.
First of all, allow me to correct your writing.
1. …you’re a very good teacher.
NOTE: Don’t forget to add article A prior to a singular countable noun, or to add -s/-es if it’s plural.
2. Can I ask you more…?
When your sentence has a modal auxiliary such as, can, will, may, might, could, etc., the main verb is always in its simple form.
If you switch your original sentence to its positive form, I believe you will notice why it’s wrong.
I can asked you more.
It’s incorrect, is it?
3. “this sentence of grammar it was correct or not” has some problems. You can use one of the following sentences:
a. Are these sentences grammatically correct or not?
b. Is the grammar of these sentences correct or not?
c. Are they correct or not?
4. He stopped his move when he realized there was a shadow of someone following her.
5. Our mother was curious of why our attitude was suddenly quiet and we just nodded.
NOTE: – Jangan pake “our mother looked suspicious” karena artinya adalah “ ibu kami tampak mencurigakan“.
- Kalau tidak ditambahi we, maka yang mengangguk-angguk saja itu adalah our attitude.
6. I pretended to be worried.
NOTE: It’s better to be simple but easily understood.
junsusie
October 19, 2010
good afternoon sir,
kalau penggunaan i will send you home ama i will drive you home. artinya sama ga
Swara Bhaskara
October 19, 2010
Ya, maknanya sama.
junsusie
October 21, 2010
pak mohon koreksinya
Although nearly dusk, the sun was still shining on my face from behind the leafage. I lay on a park bench
Meskipun hampir senja, matahari masih menyinari wajah saya dari balik dedaunan. Aku berbaring di bangku taman.
the stench of blood makes dizziness in the head was stronger
bau darah membuat pusing di kepala semakin kuat
apakah penggunaan grammarnya sudah benar
It’s what was about = ini tentang apa?
Swara Bhaskara
October 21, 2010
Great. Cuman ada sedikit suggestion dari saya.
Although it was nearly dusk, the sun was still shining on my face through the leafage. I lay on a park bench.
Atau
In spite of nearly dusk, the sun was still shining on my face through the leafage.
Atau
Despite nearly dusk, the sun was still shining on my face through the leafage.
The stench of the blood makes my dizziness stronger.
Note: In the head kayaknya bikin redundant deh, karena dizziness sudah pasti di kepala. And, kalau Junsusie membicarakan bau darah secara umum (bukan bau darah yang itu), jangan pake the,
A stench of blood makes my dizziness stronger.
What was it about?
Kanadeva
November 18, 2010
Apa perbedaan used to dan to be used to? Terima kasih.
Swara Bhaskara
November 18, 2010
USED TO vs BE USED TO.
Kebetulan sudah pernah didiskusikan sebelumnya, di THOUGH AND USED TO. Silakan ikuti dulu link-nya, kemudian tanyakan kembali bagian yang masih belum jelas. Thank you.
mudrikal
November 24, 2010
would u like to tell me how to use WHILE in the sentence? :mrgreen:
I am sorry my English is not good…:-D
Swara Bhaskara
November 24, 2010
Hi Mudrikal,
WHILE is mostly used in progressive sentences, such as, present continuous tense, past continuous tense, future continuous. The use of WHILE has been discussed quite thoroughly in past continuous tense and in that post’s comment section. Thank you.
gracia
January 16, 2011
Good morning sir, i wanna ask you a simple question :
is this correct ?:
- don’t you have a plan for going to the church tomorrow ?
if that question is incorrect, would u mind to let me know what is the right one ?
thank you sir
Swara Bhaskara
January 19, 2011
Hi Gracia,
1. Lebih baik gunakan infinitive setelah verb plan.
2. Maksudnya “pergi ke gereja” secara umum, kan, bukan ke gereja yang itu? If so, I think it’s better if you say it like this:
Don’t you have a plan to go to church tomorrow?
NOTE: Dalam hal ini, article THE tidak diperlukan. Lebih lengkapnya silakan baca Penggunaan Article A, AN, dan THE.
aaheros
January 16, 2011
mr. SB.please correct my stences “Natalie Portman and Colin Firth received the title of the best actress and actor in the Critics Choice Awards 2011. ” is this sentence is right for
“Natalie Portman dan Colin Firth mendapat predikat aktor dan aktris terbaik dalam Critics Choice Awards 2011″
the bold words still make me doubt
Swara Bhaskara
January 19, 2011
Not bad, but I prefer to say it like this:
Natalie Portman and Colin Firth won the best actress and actor of the 2011′s Critics Choice Awards.
Sedikit kurang muter-muter.
aaheros
January 19, 2011
Thank you Mr. SB, i’m sorry still make you busy with my questions
one question again,
“According to a recent study conducted by researchers”
is this sentence true ? or i must give be/that before word “Conducted”, and why is ?
Swara Bhaskara
January 22, 2011
Dari strukturnya, sudah benar. Cuman dari segi isinya, menurut hemat saya, lebih baik kata researchers diganti dengan nama researchers (misalnya, Aaheros and Aaheris). Kalau tidak diganti, phrase “conducted by researchers” tidak perlu disebutkan karena sudah termaktub dalam kata study (penelitian). Penelitian pasti dilakukan oleh a researcher(s), bukan?
Kembali ke struktur,
1. Kalau hanya ditambahkan BE, kalimatnya akan menjadi salah.
According to a recent study
beconducted by Aaheros and Aaheris, …... INCORRECT2. Kalau ditambahkan THAT maka kalimatnya semestinya, sbb:
According to a recent study that was conducted by Aaheros and Aaheris, …..
seeful
January 23, 2011
Good morning elder brother, i wanna ask you a simple question. i have ever met a breaking news on the update issue. it said ” two policemen killed in the parking area” it is passive or active voice form? thanks for responding its.
great regard.
Swara Bhaskara
January 23, 2011
Hi Seeful,
Yeah, titles, especially in newspapers or other news media, are mostly written incompletely. I believe a more complete title for the news you mentioned above is “Two policemen were killed in the parking area” (Dua polisi terbunuh di halaman parkir), so it is a passive voice.
akbar_fkris
February 17, 2011
ass,q mau tnya sir,gmn supaya b.ing lancar,langkah pa yg harus saya ambil untuk memperlancar b,ing saya,jujur saya masih belum lancar dalam gramar,conversation,pronouncation
Swara Bhaskara
April 1, 2011
Hi Akbar,
Sorry for the very late reply. (:
To improve your English skill, you should combine the three approaches that have been discussed here. What are those there? Reading, Listening, and Practicing.
yuda_hadiwijaya
February 26, 2011
saya mau tanya nih,
what should i do?
atau
what i should do?
yang mana yang benar?saya masih suka kebingungan antara keduanya,
terimakasih
Swara Bhaskara
April 1, 2011
Hi Yuda,
Ini adalah kalimat tanya, bukan? Dalam hal ini, kita perlu menempatkan kata bantu (dalam hal ini should) sebelum subject tapi setelah kata tanya:
What should I do?
Kalau kalimat Indonesianya, misalnya, sbb:
Aku tidak tahu apa yang aku mesti lakukan, maka kalimat Englishnya adalah:
I don’t know what I should do.
Di contoh kedua ini, kata bantu tidak perlu diinversi karena merupakan embedded question.
Untuk lebih detailnya, silakan baca kembali How to Address questions
Swara Bhaskara
April 1, 2011
Hi Yuda,
Ini adalah kalimat tanya, bukan? Dalam hal ini, kita perlu menempatkan kata bantu (dalam hal ini should) sebelum subject tapi setelah kata tanya:
What should I do?
Kalau kalimat Indonesianya, misalnya, sbb:
Aku tidak tahu apa yang aku mesti lakukan, maka kalimat Englishnya adalah:
I don’t know what I should do.
Di contoh kedua ini, kata bantu tidak perlu diinversi karena merupakan embedded question.
Untuk lebih detailnya, silakan baca kembali How to Address questions
dianstar
April 1, 2011
saya masih bingung penggunaan verb stelah objek mister. mohon penjelasannya
. pernah denger = that should be me HOLDING your hands. trus we will keep you UPDATED. ada juga we help you MAKE your dreams come true. bingung saya.
ada lagi everything everyone pokoke yg pake every every gitu, tobenya is? kenapa? padahal everyone kn artine setiap/semua orang, jamak kn?!
Swara Bhaskara
April 6, 2011
Hi Dianstar,
1. That should be me HOLDING your hands.
Phrase “holding your hands” adalah adjective clause yang telah direduksi (yaitu: subject-nya dihilangkan). Clause lengkapnya adalah:
who is holding your hands (jika dalam present continuous),
who holds your hands (jika dalam simple present),
who was holding your hands (jika dalam past continuous),
who held your hands (jika dalam past tense),
Adjective clause ini merupakan clause aktif, bukan? Untuk mereduksinya, kita hilangkan subject dan ubah verbnya menjadi verb1 + ing. Kalau clausenya berbentuk continuous, kita tinggal hilangkan subject dan to be.
Contoh Lain:
Budi respects people who respect others.
I am helping my mom who is cooking in the kitchen.
She wants to meet the man who sent her a flower.
Ketiga kalimat ini dapat direduksi (maknanya sama) menjadi:
Budi respects people RESPECTING others.
I am helping my mom COOKING in the kitchen.
She wants to meet the man SENDING her a flower.
Kalau adjective calusenya berbentuk pasif, reduksi dilakukan dengan menghilangkan subject dan to be. Bentuk verb-nya tidak berubah (tetap verb3).
I can’t find the book that was given by Robby.
You need to memorize words that are always followed by singular verbs.
Dapat direduksi menjadi:
I can’t find the book GIVEN by Robby.
You need to memorize words ALWAYS FOLLOWED by singular verbs.
2.
We will keep you UPDATED.
The movie made us BORED.
Consuming nutritious food will keep us HEALTHY.
Kalimat-kalimat ini menggunakan pola: S + V + O + adjective. So, updated dan bored adalah adjective yang berasal dari verb. Dalam hal ini, adjective menerangkan object kalimat atau mengekspresikan situasi/keadaan Object yang ditimbulkan oleh main verb (keep, made, dst).
3. We HELP you MAKE your dreams COME true.
Help dan Make tergolong causative verb. Di kalimat ini, main verb-nya adalah HELP:
S + HELP + O + Verb1 atau
S + HELP + O + To Verb1:
We HELP you MAKE ….
We HELP you TO MAKE…
Kalau object setelah verb HELP dapat diikuti oleh verb1 atau infinitive, maka verb MAKE hanya boleh diikuti oleh verb1.
We HELP you MAKE your dreams COME true.
We HELP you TO MAKE your dreams COME true.
Lebih lengkapnya silakan baca: Causative Verbs
4. everything, everyone + singular verbs? kenapa, padahal everyone kan artinnya setiap/semua orang, jamak kan?!
Ya betul, everyone, everything, everybody, dst secara implisit berarti ALL. Tapi, dalam hal grammar, every+noun lebih mengacu pada TIAP/MASING-MASING dari ALL tersebut. Karena mengacu ke satu (demi satu) dari ALL maka verb yang mengikutinya adalah singular.
Everyone IS fine.
Everybody LOVES music.
Nobody WANTS to be jailed. dst.
Selanjutnya silakan baca: Words always Followed by Singular Verbs
yuda_hadiwijaya
April 3, 2011
oh begitu ya,
saya ada pertanyaan lagi,
kapan dan untuk kata2 apa saja kita menggunakan tambahan akhiran -ness, dan -ly,
misalnya : weakness,beautifulness,
yuda_hadiwijaya
April 3, 2011
oh begitu ya,
saya ada pertanyaan lagi,
kapan dan untuk kata2 apa saja kita menggunakan tambahan akhiran -ness, dan -ly,
misalnya : weakness,beautifulness,actually,certainly
ada satu lagi pertanyaan,dalam penggunaan akhiran -ing
misalnya : welcoming party,learning english
kenapa menggunakan akhiran -ing??
yang saya pelajari dari present continuous tense penggunaan akhiran -ing menyatakan bahwa subject kalimat sedang melakukan suatu kegiatan. Pada saat dibicarakan (now), kejadian atau aktivitas tersebut sedang berlangsung.
mohon pencerahannya,terima kasih banyak
Swara Bhaskara
April 4, 2011
1. Suffix -NESS
Kata yang berakhiran -ness pada umumnya (if not all) adalah kata benda, yang diimbuhkan pada kata sifat.
weak: weakness,
selfish: selfishness,
aware: awareness,
conscious: consciousness,
lonely: loneliness,
friendly: friendliness,
Tidak semua kata sifat diimbuhi -ness untuk mengubahnya menjadi kata benda. Sayangnya tidak ada rule baku tentang hal ini. Kata sifat yang berakhiran dengan -full, lebih sering dilakukan dengan menghilangkan akhiran -full, misalnya, :
beautiful: beauty,
sorrowful: sorrow.
Bisa juga dengan mengimbuhi -ness, tapi sangat jarang digunakan:
beautiful: beautifulness,
sorrowful: sorrowfulness.
Yang sering saya dengar hanyalah:
careful: carefulness.
2. Suffix -LY
Kata-kata yang berakhiran -ly umumnya adalah adverb (kata keterangan). Adjective + ly = adverb.
actual: actually,
certain: certainly,
beautiful: beautifully,
eager: eagerly,
rapid: rapidly,
slow: slowly, dst.
Seperti halnya di poin 1, tidak semua kata berakhiran -ly adalah adverb. Friendly, lonely adalah kata sifat. Selain itu, ada juga kata sifat menjadi adverb tanpa ditambahi -ly, misalnya:
fast: fast,
hard: hard,
good: well,
3. Yup, di kalimat:
I am learning English now. (Aku SEDANG belajar bahasa Inggris sekarang),
verb+ing menyatakan bahwa action dari verb tersebut sedang berlangsung. Tetapi, welcoming party, interesting topic, boring teacher di kalimat berikut:
My friend is having a house welcoming party this weekend.
Do you have any interesting topic to discuss about?
Mr. X is a boring teacher.
welcoming, interesting, dan boring berfungsi sebagai adjective yang menerangkan noun (party, topic, & teacher). Hal ini telah didiskusikan di : Penggunaan Verb sebagai Adjectives atau check this out: Interest, Interested, Interesting.
dianstar
April 5, 2011
Swara Bhaskara
April 6, 2011
It’s now been replied. Sorry for the very late reply.
zoti
April 9, 2011
Pak tanya’
1. I don’t need to be angry = I no need to be angry = I need not to be angry. Apa itu boleh ?
2. Just the way you are, as much as you are, what the love is. Are sama is utu buat apa ya pak ?
3. Asean finance Ministers to discuss hot money in Indonesia. Kenapa to discuss bukan discuss saja ?
4. Bingung kata belum pak. Kok ada misal : I have not started yet, I’m yet to find the happiness. Aturan sebenarnya gimana ya pak ? Hehehe
Makasih……..
ahmadi
May 17, 2011
asslamkm, hi master mister, sir bhaskara, how is living….
nama saya ahmadi muslim, sy bru 1 bulan belajar bahasa inggris…
terimakash sblmnya saya diberi kesempatan bertanya…
saya agak bingung tentang penggunaan “harus” dalam bhs inggrs,contohnya seperti ini:
-should
-must
-might
-have to
-dan mungkin bnyak lg yg lain yg sy tdk tau…
mhn sir bhaskara berkenan membrikn pencrahan dn kalo bisa dng cntoh penggunaannya…trimakasih
wsslmkm wr wb
ahmadi
May 18, 2011
sebenarnya saya juga punya contoh, cuma saya bingung…
-i have to go
-you must take this first
-should i be like that
dsb…
saya bingung apakah ada aturan khusus dalam penggunaannya.
so please for so kindness help before hand
^_^
Swara Bhaskara
May 19, 2011
Hi Ahmadi,
Penggunaan modal (must, have to, can, should, ought to, may, might, will, shall, dst) pada prinsipnya mengikuti pola di simple future tense. Kita ganti will di pola tersebut dengan modal yang kita gunakan. Kalau kita perhatikan, verb directly setelah modal selalu dalam bentuk verb1 (kata kerja dasar; tanpa -s or -es, tanpa -ing).
S + modal + verb1 + O
Contoh:
You must study English.
He has to study English.
We all have to study English.
You should go now.
You ought to go now.
She may call me.
Kalau diikuti oleh non-verb, maka kita gunakan be:
S + modal + be + adjective/noun/pronoun
Contoh:
You must be at school now.
He has to be at school now.
We all have to be at school now.
You should be like your father.
You ought to be like your father.
She may be sick.
Untuk membentuk kalimat negatif, kita tambahkan NOT setelah modal:
S + modal + NOT + verb1 + O
S + modal + NOT + be + adjective/noun/pronoun
Contoh:
You must not study English.
You should not be like your father.
Khusus untuk modal HAVE TO polanya seperti simple present tense, sbb:
S + do/does + not + have to + verb1 + O
S + do/does + not + have to + be + adjective/noun/pronoun.
Contoh:
He does not have to be at school now.
You don’t have to be like your father.
Untuk membentuk kalimat tanya, kita letakkan modal sebelum subjek kalimat.
Modal + S + modal + verb1 + O?
Modal + S + NOT + modal + verb1 + O? (VERY FORMAL)
Modal + NOT + S + modal + verb1 + O?
Modal + S + be + adjective/noun/pronoun?
Modal + S + NOT + be + adjective/noun/pronoun? (VERY FORMAL)
Modal + + NOT + S + be + adjective/noun/pronoun?
Contoh:
Must you study English?
Must you not study English?
Must not you study English?
Should you be like your father?
Should you not be like your father?
Should not you be like your father?
Sedangkan untuk modal HAVE TO polanya sbb:
Do/does + S + have to + verb1 + O?
Do/does + S + not + have to + verb1 + O?
Do/does + not + S + have to + verb1 + O?
Do/does + S + have to + be + adjective/noun/pronoun?
Do/does + S + not + have to + be + adjective/noun/pronoun?
Do/does + not +S + have to + be + adjective/noun/pronoun?
Contoh:
Does he have to be at school now?
Does he not have to be at school now?
Doesn’t he have to be at school now?
Do you have to be like your father?
Do you not have to be like your father?
Don’t you have to be like your father?
Dengan perkecualian kalimat dalam perfect tenses (misalnya: present perfect tense), hindari menggunakan 2 modal secara berurutan.
INCORRECT kalau kita bilang:
You must can do it. (SALAH)
She will can help you. (SALAH)
The correct ones should be:
You must be able to do it. (CORRECT)
You must be capable of doing it. (CORRECT)
She will be able to help you. (CORRECT)
She will be capable of helping you. (CORRECT)
Demikian dulu, kalau masih ada yang terlewati atau belum jelas, please don’t hesitate to discuss it further.
ahmadi
May 20, 2011
alhmdullah sudah sangat jelas sir.
actualy i live in aceh and i’v never teached like your teaching before, even though by my school teacher. but now,after i found you with your sweat heart to help anyone and anybody without salary. not only clearly, but also completly and helpfully(how amazing kindness that was), i think you are supposed to be my english teacher. i’m trully humble to be in your presence sir, please teach me everytime you can
^_^
sir, saya ada pertanyaan lagi:
1. apakah setiap ‘BE’ swaktu-waktu bisa bermakna ‘harus’, i.e;
-if i had to run, if i had to swim a hundred river, just to climb a thoushand walls, always know that i would find a way to get to where you are…..
i’m not so good in english, but sir, my feeling say that, the ‘had’ word is meaning about “harus”, isn’t it..?
2. in other case on an ‘conversation’ sir…
…….
a: ,okay, so what do we do..?just ignore her?
b: we don’t have a choice. we just have to get out of here and find the queen on own somehow…
3. i think there, two word are being meaned by ‘harus’ word, firstly ‘what do we do…’ and then ‘we just have to get out of here…’
why….
a. kenapa ‘what do we do’ bukan ‘what should we do’…?
b. apakah ‘just’ pada sentence ‘we just have to get out of here’ memiliki penekanan tertentu, knpa tdk ‘we have to get out of here right now’…?
4. apakah kata ‘can’ dan ‘could’ termasuk modal..? jikalau iya, we may not use it to ‘harus’ expression… but, ‘bisa/dapat’ may be…
(i guess that my expression in english above was so bad, and i wish you have to kindness to correct stumbling of that and thank you so much for your kindness sir)
Swara Bhaskara
May 21, 2011
Sedikit suggestion:
Actualy I live in Aceh and I’ve never BEEN TAUGHT like your teaching before, even though by my school teacher. But now, after I found you with your sweat heart to help anyone (HAPUS: “and anybody” agar tidak redundant) FOR FREE (without salary). YOU TEACH not only clearly but also completely and helpfully(how AMAZINGLY KIND that IS). I think you WERE supposed to be my English teacher. I’m truly humble to be in your presence sir, please teach me every time you can.
1-2. Ya, have to or has to and had to artinya selalu “harus“.
You have to be at school now. (Kamu harus (berada) di sekolah sekarang).
If I had to run, … (Seandainya aku HARUS (ber)lari,…)
If I had to swim a hundred rivers,… (Seandainya aku HARUS merenangi 100 sungai, …)
We just have to get out of here and find the queen on our own somehow… (Kita hanya HARUS pergi dari sini dan temukan ratu itu dengan cara kita sendiri kayaknya).
Penggunaan HAVE lainnya telah didiskusikan di HAVE/HAD SEBAGAI MAIN VERB DAN AUXILIARY
3. a. WHAT DO WE DO? vs WHAT SHOULD WE DO?
Kedua kalimat ini punya arti yang berbeda. Kalimat pertama menanyakan apa yang secara reguler (dari dulu, sekarang, hingga future time) kita lakukan, sedangkan kalimat kedua menanyakan apa yang seharusnya/semestinya kita lakukan. Di conversation di atas, kalimat kedua lebih tepat digunakan.
b. Di kalimat ini, kata JUST berfungsi sebagai adverb yang artinya sama dengan poin K di topik Penggunaan JUST, JUSTLY, dan JUSTICE.
Averb digunakan untuk menerangkan verb, atau untuk memberi informasi tambahan terhadap verb tersebut.
I get up at 6 a.m. = Aku bangun jam 6 pagi.
I usually get up at 6 a.m. = Aku biasanya bangun jam 6 pagi.
Kedua kalimat ini benar tapi di kalimat pertama tidak ada informasi kekerapan. Dalam hal demikian, lawan bicara mungkin akan bertanya-tanya, misalnya “apakah kamu selalu bangun jam 6 pagi?”.
Dengan digunakannya adverb USUALLY (spt. di kalimat 2), informasi lebih lengkap, bukan?
4. Ya, can dan could juga termasuk modal. Sorry, di diskusi sebelumnya saya tidak memberikan contoh kalimatnya. Diskusi dan contoh kalimatnya dapat dilihat di: Penggunaan WILL, WOULD, CAN, COULD
ahmadi
May 22, 2011
wow….how awesome answer sir….whatever,i’m realy proud of you..you pretty smart and very friendly people. you care to help ‘poor thing (pity)’ people like me by happy ^_^
would you like to tell me how old you are..? 30 – 45 i guess.., i’m sory but, you know,..i think, i’m falling in love with your kindness.
may be this song which i used to sing, will express my felling about you.
Across the miles
It’s funny to me
How far you are but now
Near you seem to be
I could talk all night
Just to hear you breathe
I could spend my life
Just living this dream
You’re all I’ll ever need
You give me strength
You give me hope
You give me someone to love someone to hold
When I’m in your arms
I need you to know
I’ve never been
I’ve never been this close
With all the lovers
I used to know
I kept my distance I never let go
But in your arms I know I’m safe
‘Cause I’ve never been held
And I’ve never been kissed in this way
You’re all I’ll ever need
You’re all I’ll ever need
Close enough to see it’s true
Close enough to trust in you
Closer now than any words can say
And when, when I’m in your arms,
I need you to know I’ve never been
I’ve never been this close
You give me strength
You give me hope
You give me someone to love someone to hold
When I’m in your arms
I need you to know
I’ve never been
I’ve never been
I’ve never been
I’ve never been this close
(here is the URL: http://www.4shared.com/audio/Axc3Praz/Westlife_-_Close.html)
^_^
i don’t know what to say, but i’m so happy find someone like you. someone who can share everything he have by sincerly..since i have recognized you, and you so much care on me (and so many other) i think i have a new drive to learning english. with interaction and i enjoyed.
you know, i will be so glad if i had an opportunity to meet you, whenever i could…(but i’ve never know where you live)
seperti biasa,
your suggestion correction for my english sentences will always pays my attention…
salam
Swara Bhaskara
May 23, 2011
Thanks. I’m touched.
ahmadi
May 24, 2011
sir bhas, how do you do…? wish you all the best
sir, mau tanya lagi…(heeehehe maaf tanya2 terus sir)
kalo noun + a (di awal kalimat) menambah arti g ya sir…
i.e:
sleep -> asleep
live -> alive
other -> another
(ada yg lain lagi may be, sy g tau)
and then…
kalo be dan became/become tu artinya beda ya sir…
i.e:
She became the light inside of me
why it doesn’t just:
she will be the light inside of me
(sir, mungkin bisa menbahkan another example sentences)
tanks sir…
Swara Bhaskara
June 8, 2011
Hi Ahmadi,
Yang terbaik dilakukan untuk mengetahui perbedaan antara “word” vs “a+word” adalah dengan mengeceknya di kamus tiap kali menemukan kata-kata bersangkutan. Why? Karena dampak dari penambahan A ini tidak konstan. Ada yang berdampak pada perubahan klas kata (misalnya: dari kata kerja menjadi kata sifat), ada yang hanya menambahkan makna “SATU” pada kata yang mengikutinya, dan ada yang merubah arti.
Khusus untuk “sleep” vs “asleep“, sleep dapat berfungsi sebagai verb dan noun, sedangkan asleep adalah adjective dan adverb.
Contoh:
I usually sleep at 2 am. (as a verb)
I am so sleepy. I need a short sleep (as a noun)
I didn’t respond in the chat room last night because I fell asleep (as adverb)
I hate noises when I am asleep (as adjective)
LIVE vs ALIVE (please click the link).
OTHER VS ANOTHER
Other = yang lain; another = satu (lagi) yang lain; Kalau tidak diawali oleh THE (the other), gunakanlah another.
Contoh:
I need another year to finish my study.
I need
otheryear to finish my study. (INCORRECT, well, sounds clumsy).I bought two t-shirts yesterday. One is for myself and the other one is for my brother.
I bought two t-shirts yesterday. One is for myself and the other is for my brother.
I bought two t-shirts yesterday. One is for myself and
anotherone is for my brother. (KURANG PAS)I asked the cheating student to go home while the other students were still taking my exam.
I asked the cheating student to go home while the other ones were still taking my exam.
I asked the cheating student to go home while the others were writing their exam.
BROAD vs ABROAD
Broad adalah adjective yang berarti lebar, sedangkan abroad adalah adverb yang berarti luar negeri. Artinya berbeda jauh, bukan?
David has very broad shoulders.
David wants to study abroad.
BE vs BECOME
She became the light inside of me (= Dia (dulu) menjadi penerang hidupku)
She becomes the light inside of me (= Dia (sekarang) menjadi penerang hidupku)
She will become the light inside of me (= Dia akan menjadi penerang hidupku)
She will be the light inside of me (= Dia akan menjadi penerang hidupku)
Jadi, alasannya adalah karena konteksnya berbeda.
Discussi lainnya, silakan baca BE vs BECOME
ahmadi
June 10, 2011
ok sir, the great answer…you always makes me understand
i always have one more question sir…
how about using ‘en” article at the word, what is it’s meaning…
like:
en-forcing
en-closing
en-rich
and please give me any other example sir….
and what kind of noun the word ‘answer’ and ‘question’..that is the plural or singular noun..?
tanks u sir.
i always treasure you as my guru’s ^_^
shaaaa!
July 4, 2011
Hi sir! I want to ask you something about ‘always’ and ‘never’. How to use those words in a sentence?
Like these example, which one is correct?
a. She never relied anything to get what she wants, or
b. She never rely anything to get what she wants, or
c. She never relies anything to get what she wants
thanks sir
Swara Bhaskara
July 4, 2011
Hi Shaaa,
The correct one should be:
She never relies on anything to get what she wants.
NOTE: The preposition ON is needed after the verb rely.
shaaaa!
July 4, 2011
oh, so no one is correct from my example haha.
but how about these sentences;
a. She never tells her secret with others, or
b. She never told her secret with others, or
c. She never tell her secret with others.
which one is correct?
and for thess sentences;
a. They never knew her before, or
b. They never know her before
which one is correct?
igor castro
July 4, 2011
i rather choose option A (She never tells her secret with others) & B (They never know her before)
Swara Bhaskara
July 4, 2011
1. “She never tells her secret to others” and “She never told her secret to others” are both grammatically correct, but they are different in meaning, and that’s why they use the simple present tense and simple past tense, respectively.
2. They never knew her before.
andriko
July 14, 2011
Saya adalah anggota baru di forum ini. Salam kenal untuk semua members yang sudah bergabung di forum ini.
Saya memiliki pertanyaan tentang bagaimana penggunaan due, due of, due to and such, such as? Mohon penjelasannya. Thanks.
igor castro
July 14, 2011
kata tukul “SETUJA” a.k.a setuju banget. Yuph sir, jelasin ttg penggunaan DUE…
appleisfruith
August 5, 2011
Hi pak … saya mau tanya sesuatu … apa bedanya / penggunaan dari “so” dan “very” ??? apa bisa digunakan pada semua kata??? terima kasih sebelumnya …
salam kenal juga pada semua … saya member baru disini …
Swara Bhaskara
October 9, 2011
Oops, the comment has been accidentally closed. No wonder no one has posted a new comment in here.
BiBiTe
October 14, 2011
sir, i’d like to ask about a song lyric from Kansas – Dust in The Wind,,
it said : all we ARE IS dust in the wind,,
i can’t explain why it stand like that,, i just can say, “all we are” = subject,, “are” there is not a “to be”,, n i can say, since it means “all we are” = “dust in the wind” where “dust” is uncountable, that’s why it used “is”,,
i hope you could give me a better explanation, sir,,
Swara Bhaskara
October 15, 2011
Hi Bibite,
The main clause for the sentence in question is “All is dust in the wind“. Here, Kansas sees the subject “All” as one unity, and that’s why they uses to be “is“. And here, “We are” is an adjective clause that modifies the subject “All“. But yes, the use of this adjective clause sounds unfamiliar. I believe the more common sentence for this one would be:
All of us are dust in the wind.
seeful
October 16, 2011
howdy sir, it is pleasure for this meeting.
I`ve a question :
it is seven time we are in these rooms.
the underlined sentence, is it correct grammar, is it a phrase or clause.?
Swara Bhaskara
October 16, 2011
Hi Seeful,
I am afraid we can’t see your underlined words so please post it again. Aside from that, the following ones should be grammatically better for the sentence in question:
Notes: