Gerunds dan Penggunaannya
Yang dimaksud dengan gerund adalah verb1+ing yang difungsikan sebagai noun (kata benda). Misalnya: killing, receiving, answering, playing, studying, dst. Dalam kalimat, gerund dapat digunakan sebagai subject, object, dan modifier.
A. Gerunds as Subjects
Penggunaan gerund sebagai subject kalimat sudah dibahas pada sentence components tentang subject kalimat. Untuk merefresh memori anda, perhatikan contoh berikut:
- Having a lot of money is better than having a little. (Punya banyak uang lebih baik dibanding punya sedikit uang).
- Writing and speaking are two different aspects in a language. (Menulis dan berbicara adalah 2 aspek yang berbeda dalam sebuah bahasa).
- Dropping out of school has caused him hard to find a good job. (Putus sekolah telah membuat dia sulit mendapatkan pekerjaan yang layak/bagus).
B. Gerunds as Objects
Jika verb mengikuti verb lainnya atau mengikuti prepositions, maka verb yang mengikuti ini berfungsi sebagai object kalimat.
1. Setelah verbs
Seperti halnya pada infinitive, gerund juga dapat mengikuti verbs tertentu, seperti pada pola kalimat berikut:
| Subject + verb + gerund |
Berikut adalah verbs yang langsung diikuti oleh gerund.
| admit (mengakui) appreciate (menghargai) avoid (menghindari) can’t help consider (mempertimbangkan) complete (menyelesaikan) delay (menunda) deny (menyangkal) | enjoy (menikmati) finish (menyelesaikan) mind (keberatan) miss (merindukan) postpone (menunda) practice (berlatih) quit (berhenti) recall (mengingat) | regret (menyesali) report (melaporkan) resent (menyesali) resist (bersikeras) resume (memulai lagi) risk (mengambil resiko) suggest (menyarankan) |
| begin (mulai) can’t stand (tidak tahan) continue (melanjutkan) dislike (tidak suka) | dread (takut) hate (benci) like (suka) | love (cinta) prefer (lebih suka) start (mulai) |
| stop (berhenti) | remember (ingat) | forget (lupa) |
Note:
a) Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitives). Can’t help di sini berarti “not able to avoid a situation, or stop something from happening “.
b) Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh gerund juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive).
c) Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh infinitive, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk gerund-nya. Lihat contah 8, 9 & 10 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada infinitive).
Contoh:
- Has Ryan admitted killing eleven people yet? (Apakah Ryan telah mengakui membunuh 11 orang?).
- I appreciated being given suggestions by her. (Saya menghargai diberi saran-saran oleh dia).
- Tony always avoids answering my questions. (Tony selalu menghindar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya).
- I enjoyed being with you last night. (Saya menikmati bersama dengan kamu tadi malam).
- Have you finished reading the book yet? (Apakah kamu telah selesai membaca buku itu?)
- They prefer playing football to studying. (Mereka lebih milih/suka main sepakbola daripada belajar). Note: Verb prefer jika diikuti oleh gerund, pola kalimatnya berbeda dengan jika diikuti oleh invinitive.
- I can’t help worrying about the upcoming exam. (Saya tidak bisa berhenti mengkhawatirkan ujian yang segera/sudah dekat itu).
- I want to stop smoking. (Saya mau berhenti merokok). Dalam kalimat ini, subject I berkeinginan untuk tidak merokok-merokok lagi.
- My brother always remembers locking his car. (Kakak saya selalu ingat mengunci mobilnya). Selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb remember jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
- My brother never forgets locking his car. (Kakak saya tidak pernah lupa mengunci mobilnya). Sama dengan contoh 7, selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb forget jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
2. Setelah prepositions
Sebelum diikuti oleh gerunds, prepositions (kata depan) biasanya mengikuti verbs, adjectives, atau nouns. Perhatikan pola berikut:
| Subject | verb adjective noun | preposition | gerund |
a. Verbs + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah verbs + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
| approve of (menyetujui) be better off (lebih baik) give up (berhenti) put off (memadamkan) | think about (memikirkan) think of (memikirkan) worry about (mencemaskan) succeed in (berhasil) | count on (percaya pada) depend on (tergantung pada) insist on (bersikeras pada) keep on (meneruskan) rely on (tergantung pada) |
| object to (keberatan) | look forward to (mengharapkan) | confess to (mengakui) |
Note: Walaupun diikuti oleh preposition to, phrase pada baris kedua selalu diikuti oleh gerund. So, jangan dibingungkan dengan infinitive.
Contoh:
- He gave up smoking because of his doctor’s advice. (Dia berhenti merokok karena saran dokternya).
- Jenny insisted on buying that cellphone instead of this one. (Jenny bersikeras untuk membeli HP itu daripada HP ini).
- Have you ever thought of studying abroad? (Pernahkah kamu berfikir untuk belajar di luar negeri?)
- After a long trial and error, he finally succeeded in fixing his laptop. (Setelah lama mencoba-coba, dia akhirnya berhasil memperbaiki laptopnya).
- My older sister objected to not being allowed to go out wit her friends. (Kakak saya keberatan tidak diijinkan keluar rumah dengan teman-temannya).
- I am looking forward to seeing you soon. (Saya (sedang) sangat menantikan untuk bertemu denganmu segera). INCORRECT jika: I am looking forward to see you soon.
- No one has confessed to stealing my money yet. (Tak seorang pun yang telah mengaku mencuri uang saya). INCORRECT jika: No one has confessed to steal my money yet.
b. Adjectives + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah adjectives + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
| accustomed to (terbiasa dengan) intent on (bermaksud) afraid of (takut pada) | interested in (tertarik dengan) capable of (bisa/mampu) successful in (sukses pada) | fond of (gemar pada) tired of (lelah akan) |
Contoh:
- Will you be capable of finishing your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
- Are you afraid of sleeping in the dark? (Apakah kamu takut tidur dalam keadaan gelap?).
- I am tired of studying all day long. Let’s go out to have fun. (Saya lelah (karena) belajar seharian. Ayo kita cari kesenangan di luar).
- Judith is fond of singing while taking a shower. (Judith gemar menyanyi ketika sedang mandi shower).
- Bobby is accustomed to buying roses for his girlfriend. (Bobby terbiasa membeli mawar untuk pacarnya).
c. Nouns + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah nouns + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
| choice of (pilihan) excuse for (alasan kenapa) | intention of (maksud) methods for/of (metode untuk) | possibility of (kemungkinan akan) reason for (alasan dari) |
Contoh:
- The teacher gave us a choice of taking another exam. (Guru itu memberi kita pilihan untuk mengikuti ujian lagi).
- I am so sorry. I had no intention of hurting your feeling. (Saya sangat menyesal. Saya tidak punya maksud untuk menyakiti hatimu).
- He always has an excuse for being late. (Dia selalu punya alasan kenapa (dia) telat).
- There is no possibility of recruiting new employees during recession we are facing now. (Tidak ada kemungkinan untuk merekrut pegawai baru selama resesi yang sedang kita hadapi sekarang).
- Have you found the best method for improving your English yet? (Apakah kamu sudah menemukan metode terbaik untuk meningkatkan (kemampuan) bahasa Inggris kamu?)
- Your reason for getting bad grades is a big nonsense. (Alasan kamu kenapa nilai-nilai kamu jelek adalah omong kosong/bualan belaka).
C. Gerunds as Modifiers
Sering kita temukan kalimat yang menggunakan modifier berupa clause (i.e. prepositions + S + V). Jika subject dari main clause dan modifier tersebut sama, subject dari modifier tersebut dapat dihilangkan, tetapi verbnya berubah menjadi gerund.
Contoh:
- After doing the homework, I will play football. = After I do my homework, I will play football.
- Cats usually snore while sleeping. = Cats usually snore while they ( the cats) are sleeping.
- I had had a very bad English before reading these articles. = I had had very bad English before I read these articles.
- Besides watching movies, I like reading novels. = Besides I like watching movies, I like reading novels.
- Because of not studying well, I didn’t pass the test. = Because I didn’t study well, I didn’t pass the test. Note: Penggunaan because of dan because adalah berbeda. Can you see the difference?
D. Penggunaan (pronoun/noun) sebelum gerunds
Pada pola-pola di atas, sebelum gerund juga dapat disisipi pronoun dalam bentuk possessive adjectives (i.e. my, your, his, her, its, their, our) atau oleh noun dalam bentuk possessive (i.e. noun+’s, misalnya: John’s, Rini’s, Indonesia’s, ect).
| Subject | verb | (pronoun/noun) in possessive form | gerund | |
| Subject | verb adjective noun | prepositions | ||
| - | - | prepositions | ||
Note: Perhatikan perbedaan pronoun yang digunakan pada infinitive.
Contoh:
- We are looking forward to your coming next week. (Kami sangat menantikan kedatanganmu minggu depan).
- My father doesn’t approve of my brother’s marrying her. (Ayah saya tidak menyetujui kakak saya mengawini dia).
- They resented the teacher’s not announcing the exam sooner. (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).
- He objected to my calling his girlfriend last night. (Dia keberatan atas telpon yang saya lakukan ke pacarnya tadi malam).
- We all regret Danny’s not going to school anymore. (Kita semua menyesalkan Danny yang tidak sekolah lagi).
- Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend. (Sebelum saudara perempuan saya berangkat ke Bali minggu depan, orang tua saya akan mengadakan acara ngumpul di rumah akhir pekan ini).
- After his confessing to using drugs, Maria didn’t want to see him again. (Setelah dia mengaku menggunakan narkoba, Maria tidak ingin bertemu dia lagi).
Negative form Gerunds
Bentuk negative gerunds dibuat dengan dengan menempatkan particle (kata bantu) NOT di depan gerund tersebut.
Contoh:
- She regretted not seeing her boyfriend last weekend.(Dia menyesal tidak bertemu pacarnya akhir pekan lalu).
- Students are usually worried of not getting good grades. (Murid biasanya cemas tidak akan mendapatkan nilai bagus).
- The criminal insisted on not telling the truth even though the policemen had tortured him. (Penjahat itu bersikeras tidak menceritakan yang sebenarnya walaupun polisi telah menyiksanya).
10 Responses to “Gerunds dan Penggunaannya”
Adjective Clause Adjectives Common Irregular Verbs comparisons Complex Sentences Conditionals conjunctions Contoh soal Conversations Countable Nouns determiners gerunds if clause Indefinite Quantity of Nouns indirect speech Infinitive Infinitives Kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris kalimat perbandingan kata depan kata kerja komponen kalimat Modifier (Keterangan) None Noun Clauses nouns Nouns (Part 1) object Object Kalimat (Complement) Past Continuous (Progressive) Tense Past Future Perfect Continuous Tense Past Perfect Tense plural Practice prepositions Present Perfect Continuous (Progressive) Tense Present Perfect Tense present tense pronouns Relative pronouns Simple Past Tense Simple Present Tense singular subject subject-verb agreement Subject kalimat Tensis Uncountable Nouns unreal conditionals Verbs
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.



Dear The Author
Saya ingin menanyakan verb+ing sepert dibawah ini
# bunga yang mekar itu = THE BLOOMING FLOWER
# burung yang bernyanyi itu = THE SINGING BIRD
# pesawat yang terbang itu = THE FLYING PLANE
Apakah verb+ing ini juga termasuk “Gerund” ?
Apakah semua verb bisa dibuat seperti itu ?
Apakah kata-kata diatas bisa di gunakan sebagai subject dan Object
Terima kasih
H.Ahmad Fannany
Great questions pak Ahmad. Besides, I like the words you chose for examples.
1. No. Dalam hal ini “blooming, singing, flying” bukan gerund karena di sini verb+ing ini tidak berfungsi sebagai noun melainkan sebagai adjective (kata sifat), yang berturut-turut menerangkan noun “flower”, “bird”, dan “plane”. Verb+ing yang difungsikan sebagai kata sifat disebut participial adjectives.
2. Yes, I think so. I haven’t seen any verbs that can’t be used in gerund forms. Kalau toh ada perkecualian, mungkin dari verbs yang tergolong stative verbs.
3. Yes, they can be used as either subjects or objects.
Contoh:
a. The blooming flower will wilt soon. She is smelling the blooming flower gingerly. (wilt = layu; gingerly = dengan hati-hati).
b. The singing bird looked very happy. A bad boy was trying to shoot the singing bird. (shoot = menembak).
c. The flying planebelongs to Garuda Indonesian Airways. The five-year old boy is aiming his gun toy to the flying plane. (toy = mainan).
Selamat sore
Saya ada pertanyaan tambahan mengenai “gerund”
Kalau pertanyan dalam bentuk “infinitive” bolehkah kita jawab dalam bentuk “gerund” begitu pula sebaliknya kalau pertanyaan dalam bentuk
“gerund” apa bisa kita jawab dalam bentuk “infinitive”
Terima kasih
H.Ahmad Fanany
Yang paling aman, upayakan antara pertanyaan dengan jawaban selalu paralel (tensisnya dan pola-pola yang digunakan sama).
Tolong pak posting contoh pertannyaannya agar diskusinya lebih fokus. Thanks
Selamat sore
Saya mohon penjelasan nya penggunaan “gerund” seperti dibawah ini
I am going to help you
He is going to come
Are you going to come?
When are you going to give me money?
Terima kasih
H.Ahmad Fannany
“go+ing” pada contoh kalimat di atas adalah present participle dan merupakan bagian dari verb phrase yang digunakan pada simple future tense. Dalam hal ini, verb “go” TIDAK PERNAH dalam bentuk infinitive. INCORRECT jika ditulis:
I am to go to help you.
He is to go to come.
Are you to go to come?
When are you to go to give me money?
“Is going to“, “am going to“, dan “are going to” maknanya sama dengan “will“. In speaking, modal “will” jauh lebih sering digunakan dibandingkan dengan “to be going to“. Kalimat di atas lebih sering ditulis:
I will help you.
He will come.
Will you come?
When will you give me money?
Tetapi gramatically, khusus untuk menyatakan plan (rencana), akan lebih tepat jika digunakan pola “be going to” seperti telah disinggung secara lebih detail pada topik Simple Present Tense.
Kesimpulan:
Jika reply ini belum sepenuhnya menjawab pertanyaan bapak, saya mohon feedback dari bapak. Thank you.
Selamat malam
Saya mau bertanya tentang kalimat dibawah ini “been+verb+ing”
I have been working here for ten years.
She has been learning english for three months.
They have been waiting for me since this morning.
Mohon penjelasan nya
Terima kasih
H.Ahmad Fannany
Ketiga kalimat ini menggunakan present perfect continuous tense. Seperti diindikasikan oleh kata “perfect continuous” pada nama tensisnya, kalimat-kalimat seperti ini menekankan: 1) aktivitas/kejadian TELAH SEDANG atau TELAH TERUS berlangsung, dan 2) DURASI aktivitas/kejadian sejak aktivitas/kejadian itu dimulai sampai sekarang, seperti diindikasikan oleh kata “present perfect” pada nama tensisnya.
Sekarang mari kita lihat kalimat di atas satu per satu.
1. I have been working here for ten years. Subject kalimat ini TELAH SEDANG berkantor/sebagai pegawai di kantor ini SELAMA 10 tahun atau sejak 10 tahun lalu.
2. She has been learning English for three monhs. Subject kalimat ini TELAH SEDANG belajar bahasa Inggris SELAMA 3 bulan. Sebelumnya “she” tidak pernah belajar bahasa Inggris, tetapi sejak 3 bulan yang lalu “she” mulai belajar bahasa Inggris, apakah belajarnya tiap hari, atau hanya 3 kali seminggu, atau hanya sekali seminggu tidak menjadi penekanan.
3. They have been waiting for me since this morning. Mereka TELAH SEDANG menunggu saya sejak pagi ini. Kalau mereka menunggu sejak jam 7 dan misalnya sekarang sudah jam 11, berarti mereka telah SEDANG menunggu saya SELAMA 4 jam.
Yang menjadi permasalahan adalah dalam bahasa Indonesia kita tidak pernah menggunakan kalimat yang mengandung TELAH SEDANG. Kita hanya bilang: TELAH bekerja, TELAH belajar, TELAH menunggu, dst. Agar tidak merasa janggal, kata SEDANG tidak perlu diterjemahkan. Atau, kalau kita buat kalimat dalam bahasa Inggris, gunakan saja present perfect tense karena walaupun polanya berbeda, makna kalimatnya adalah tetap sama. Ketiga kalimat di atas juga dapat ditulis menjadi:
Apakah beda present perfect tense dengan present perfect continuous tense?
Semua kalimat yang dinyatakan dengan present perfect continuous tense dapat dinyatakan dengan present perfect tense. Sebaliknya, hanya penggunaan present perfect tense yang ketiga saja yang dapat dinyatakan dalam present perfect continuous tense, sedangkan penggunaan (kategori) kesatu dan kedua tidak.
INCORRECT if we say:
The correct ones should be:
Pertanyaan berikutnya adalah: “apakah ketiga kalimat di atas dapat dinyatakan dengan simpe present continuous tense?
I have another question :
Which one of these is correct?
a. ————-
Written English
Writing English
Are those two different in sense?
In many forum which I have been there for several times I met words forming in such as two above in so many different word.
If the both are correct, Which one of two is most common used in formal writing/written?
b. ————-
In The Vocabuly TOEFL Software I found this sentence :
..took an accelerated course in order to graduate early.
Is this sentence correct if I write :
..took an accelerating course in order to graduate early.
Do those make different sense?
c. ——————
If a word as a noun will be described using both of Participial Adjective and adjective itself. How to express in the best way?
For examples, In one case, I wish to put modifiers together with a noun, namely, Bird:
The motley singing bird
The singing motley bird
Are those right?
How about if using Verb3 instead of Verb + ing?
Please give an explain in order to overcome my ignorance
Thank you so much beforehand
Hi Imranraif09,
To make this thread more specific, the reply to these questions is discussed in the following link :Penggunaan Verbs sebagai Adjectives