Yang dimaksud dengan gerund adalah verb1+ing yang difungsikan sebagai noun (kata benda). Misalnya: killing, receiving, answering, playing, studying, dst. Dalam kalimat, gerund dapat digunakan sebagai subject, object, dan modifier.
A. Gerunds as Subjects
Penggunaan gerund sebagai subject kalimat sudah dibahas pada sentence components tentang subject kalimat. Untuk merefresh memori anda, perhatikan contoh berikut:
- Having a lot of money is better than having a little. (Punya banyak uang lebih baik dibanding punya sedikit uang).
- Writing and speaking are two different aspects in a language. (Menulis dan berbicara adalah 2 aspek yang berbeda dalam sebuah bahasa).
- Dropping out of school has caused him hard to find a good job. (Putus sekolah telah membuat dia sulit mendapatkan pekerjaan yang layak/bagus).
B. Gerunds as Objects
Jika verb mengikuti verb lainnya atau mengikuti prepositions, maka verb yang mengikuti ini berfungsi sebagai object kalimat.
1. Setelah verbs
Seperti halnya pada infinitive, gerund juga dapat mengikuti verbs tertentu, seperti pada pola kalimat berikut:
| Subject + verb + gerund |
Berikut adalah verbs yang langsung diikuti oleh gerund.
| admit (mengakui) appreciate (menghargai) avoid (menghindari) can’t help consider (mempertimbangkan) complete (menyelesaikan) delay (menunda) deny (menyangkal) | enjoy (menikmati) finish (menyelesaikan) mind (keberatan) miss (merindukan) postpone (menunda) practice (berlatih) quit (berhenti) recall (mengingat) | regret (menyesali) report (melaporkan) resent (menyesali) resist (bersikeras) resume (memulai lagi) risk (mengambil resiko) suggest (menyarankan) |
| begin (mulai) can’t stand (tidak tahan) continue (melanjutkan) dislike (tidak suka) | dread (takut) hate (benci) like (suka) | love (cinta) prefer (lebih suka) start (mulai) |
| stop (berhenti) | remember (ingat) | forget (lupa) |
Note:
a) Verbs pada baris pertama selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitives). Can’t help di sini berarti “not able to avoid a situation, or stop something from happening “.
b) Verbs pada baris kedua selain diikuti oleh gerund juga dapat diikuti oleh infinitive dengan makna sama dengan bentuk gerund-nya. (Lihat contohnya pada infinitive).
c) Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh infinitive, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk gerund-nya. Lihat contah 8, 9 & 10 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada infinitive).
Contoh:
- Has Ryan admitted killing eleven people yet? (Apakah Ryan telah mengakui membunuh 11 orang?).
- I appreciated being given suggestions by her. (Saya menghargai diberi saran-saran oleh dia).
- Tony always avoids answering my questions. (Tony selalu menghindar menjawab pertanyaan-pertanyaan saya).
- I enjoyed being with you last night. (Saya menikmati bersama dengan kamu tadi malam).
- Have you finished reading the book yet? (Apakah kamu telah selesai membaca buku itu?)
- They prefer playing football to studying. (Mereka lebih milih/suka main sepakbola daripada belajar). Note: Verb prefer jika diikuti oleh gerund, pola kalimatnya berbeda dengan jika diikuti oleh invinitive.
- I can’t help worrying about the upcoming exam. (Saya tidak bisa berhenti mengkhawatirkan ujian yang segera/sudah dekat itu).
- I want to stop smoking. (Saya mau berhenti merokok). Dalam kalimat ini, subject I berkeinginan untuk tidak merokok-merokok lagi.
- My brother always remembers locking his car. (Kakak saya selalu ingat mengunci mobilnya). Selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb remember jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
- My brother never forgets locking his car. (Kakak saya tidak pernah lupa mengunci mobilnya). Sama dengan contoh 7, selama ini, mobilnya belum pernah dalam keadaan tidak terkunci. Note: Gunakan gerund setelah verb forget jika aktivitasnya sudah dilakukan in the past.
2. Setelah prepositions
Sebelum diikuti oleh gerunds, prepositions (kata depan) biasanya mengikuti verbs, adjectives, atau nouns. Perhatikan pola berikut:
| Subject | verb adjective noun | preposition | gerund |
a. Verbs + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah verbs + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
| approve of (menyetujui) be better off (lebih baik) give up (berhenti) put off (memadamkan) | think about (memikirkan) think of (memikirkan) worry about (mencemaskan) succeed in (berhasil) | count on (percaya pada) depend on (tergantung pada) insist on (bersikeras pada) keep on (meneruskan) rely on (tergantung pada) |
| object to (keberatan) | look forward to (mengharapkan) | confess to (mengakui) |
Note: Walaupun diikuti oleh preposition to, phrase pada baris kedua selalu diikuti oleh gerund. So, jangan dibingungkan dengan infinitive.
Contoh:
- He gave up smoking because of his doctor’s advice. (Dia berhenti merokok karena saran dokternya).
- Jenny insisted on buying that cellphone instead of this one. (Jenny bersikeras untuk membeli HP itu daripada HP ini).
- Have you ever thought of studying abroad? (Pernahkah kamu berfikir untuk belajar di luar negeri?)
- After a long trial and error, he finally succeeded in fixing his laptop. (Setelah lama mencoba-coba, dia akhirnya berhasil memperbaiki laptopnya).
- My older sister objected to not being allowed to go out wit her friends. (Kakak saya keberatan tidak diijinkan keluar rumah dengan teman-temannya).
- I am looking forward to seeing you soon. (Saya (sedang) sangat menantikan untuk bertemu denganmu segera). INCORRECT jika: I am looking forward to see you soon.
- No one has confessed to stealing my money yet. (Tak seorang pun yang telah mengaku mencuri uang saya). INCORRECT jika: No one has confessed to steal my money yet.
b. Adjectives + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah adjectives + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
| accustomed to (terbiasa dengan) intent on (bermaksud) afraid of (takut pada) | interested in (tertarik dengan) capable of (bisa/mampu) successful in (sukses pada) | fond of (gemar pada) tired of (lelah akan) |
Contoh:
- Will you be capable of finishing your work by noon tomorrow? (Apakah kamu (akan) bisa menyelesaikan pekerjaanmu sebelum jam 12 siang besok?).
- Are you afraid of sleeping in the dark? (Apakah kamu takut tidur dalam keadaan gelap?).
- I am tired of studying all day long. Let’s go out to have fun. (Saya lelah (karena) belajar seharian. Ayo kita cari kesenangan di luar).
- Judith is fond of singing while taking a shower. (Judith gemar menyanyi ketika sedang mandi shower).
- Bobby is accustomed to buying roses for his girlfriend. (Bobby terbiasa membeli mawar untuk pacarnya).
c. Nouns + prepositions + gerunds
Phrase pada table berikut adalah nouns + prepositions yang selalu diikuti oleh gerund (tidak pernah diikuti oleh infinitive.)
| choice of (pilihan) excuse for (alasan kenapa) | intention of (maksud) methods for/of (metode untuk) | possibility of (kemungkinan akan) reason for (alasan dari) |
Contoh:
- The teacher gave us a choice of taking another exam. (Guru itu memberi kita pilihan untuk mengikuti ujian lagi).
- I am so sorry. I had no intention of hurting your feeling. (Saya sangat menyesal. Saya tidak punya maksud untuk menyakiti hatimu).
- He always has an excuse for being late. (Dia selalu punya alasan kenapa (dia) telat).
- There is no possibility of recruiting new employees during recession we are facing now. (Tidak ada kemungkinan untuk merekrut pegawai baru selama resesi yang sedang kita hadapi sekarang).
- Have you found the best method for improving your English yet? (Apakah kamu sudah menemukan metode terbaik untuk meningkatkan (kemampuan) bahasa Inggris kamu?)
- Your reason for getting bad grades is a big nonsense. (Alasan kamu kenapa nilai-nilai kamu jelek adalah omong kosong/bualan belaka).
C. Gerunds as Modifiers
Sering kita temukan kalimat yang menggunakan modifier berupa clause (i.e. prepositions + S + V). Jika subject dari main clause dan modifier tersebut sama, subject dari modifier tersebut dapat dihilangkan, tetapi verbnya berubah menjadi gerund.
Contoh:
- After doing the homework, I will play football. = After I do my homework, I will play football.
- Cats usually snore while sleeping. = Cats usually snore while they ( the cats) are sleeping.
- I had had a very bad English before reading these articles. = I had had very bad English before I read these articles.
- Besides watching movies, I like reading novels. = Besides I like watching movies, I like reading novels.
- Because of not studying well, I didn’t pass the test. = Because I didn’t study well, I didn’t pass the test. Note: Penggunaan because of dan because adalah berbeda. Can you see the difference?
D. Penggunaan (pronoun/noun) sebelum gerunds
Pada pola-pola di atas, sebelum gerund juga dapat disisipi pronoun dalam bentuk possessive adjectives (i.e. my, your, his, her, its, their, our) atau oleh noun dalam bentuk possessive (i.e. noun+’s, misalnya: John’s, Rini’s, Indonesia’s, ect).
| Subject | verb | (pronoun/noun) in possessive form | gerund | |
| Subject | verb adjective noun | prepositions | ||
| - | - | prepositions | ||
Note: Perhatikan perbedaan pronoun yang digunakan pada infinitive.
Contoh:
- We are looking forward to your coming next week. (Kami sangat menantikan kedatanganmu minggu depan).
- My father doesn’t approve of my brother’s marrying her. (Ayah saya tidak menyetujui kakak saya mengawini dia).
- They resented the teacher’s not announcing the exam sooner. (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).
- He objected to my calling his girlfriend last night. (Dia keberatan atas telpon yang saya lakukan ke pacarnya tadi malam).
- We all regret Danny’s not going to school anymore. (Kita semua menyesalkan Danny yang tidak sekolah lagi).
- Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend. (Sebelum saudara perempuan saya berangkat ke Bali minggu depan, orang tua saya akan mengadakan acara ngumpul di rumah akhir pekan ini).
- After his confessing to using drugs, Maria didn’t want to see him again. (Setelah dia mengaku menggunakan narkoba, Maria tidak ingin bertemu dia lagi).
Negative form Gerunds
Bentuk negative gerunds dibuat dengan dengan menempatkan adverb NOT di depan gerund tersebut.
Contoh:
- She regretted not seeing her boyfriend last weekend.(Dia menyesal tidak bertemu pacarnya akhir pekan lalu).
- Students are usually worried of not getting good grades. (Murid biasanya cemas tidak akan mendapatkan nilai bagus).
- The criminal insisted on not telling the truth even though the policemen had tortured him. (Penjahat itu bersikeras tidak menceritakan yang sebenarnya walaupun polisi telah menyiksanya).


42 comments
H. Ahmad Fannany
August 23, 2009
Dear The Author
Saya ingin menanyakan verb+ing sepert dibawah ini
# bunga yang mekar itu = THE BLOOMING FLOWER
# burung yang bernyanyi itu = THE SINGING BIRD
# pesawat yang terbang itu = THE FLYING PLANE
Apakah verb+ing ini juga termasuk “Gerund” ?
Apakah semua verb bisa dibuat seperti itu ?
Apakah kata-kata diatas bisa di gunakan sebagai subject dan Object
Terima kasih
H.Ahmad Fannany
Swara Bhaskara
August 23, 2009
Great questions pak Ahmad. Besides, I like the words you chose for examples.
1. No. Dalam hal ini “blooming, singing, flying” bukan gerund, karena di sini verb+ing ini tidak berfungsi sebagai noun melainkan sebagai adjective (kata sifat), yang berturut-turut menerangkan noun “flower”, “bird”, dan “plane“. Verb+ing (present participle) yang difungsikan sebagai kata sifat disebut participial adjectives.
2. Yes, I think so. I haven’t seen any verbs that can’t be used in gerund forms.
3. Yes, they can be used as either subjects or objects.
Contoh:
H. Ahmad Fannany
September 23, 2009
Selamat sore
Saya ada pertanyaan tambahan mengenai “gerund”
Kalau pertanyan dalam bentuk “infinitive” bolehkah kita jawab dalam bentuk “gerund” begitu pula sebaliknya kalau pertanyaan dalam bentuk
“gerund” apa bisa kita jawab dalam bentuk “infinitive”
Terima kasih
H.Ahmad Fanany
Swara Bhaskara
September 23, 2009
Yang paling aman, upayakan antara pertanyaan dengan jawaban selalu paralel (tensisnya dan pola-pola yang digunakan sama).
Tolong pak posting contoh pertannyaannya agar diskusinya lebih fokus. Thanks
H. Ahmad Fannany
September 25, 2009
Selamat sore
Saya mohon penjelasan nya penggunaan “gerund” seperti dibawah ini
I am going to help you
He is going to come
Are you going to come?
When are you going to give me money?
Terima kasih
H.Ahmad Fannany
Swara Bhaskara
September 26, 2009
“go+ing” pada contoh kalimat di atas adalah present participle dan merupakan bagian dari verb phrase yang digunakan pada simple future tense. Dalam hal ini, untuk mengekspresikan makna AKAN, kata“go” TIDAK PERNAH dalam bentuk infinitive. INCORRECT jika ditulis:
I am to go to help you.
He is to go to come.
Are you to go to come?
When are you to go to give me money?
“Is going to“, “am going to“, dan “are going to” maknanya sama dengan “will“. In speaking, modal “will” jauh lebih sering digunakan dibandingkan dengan “to be going to“. Kalimat di atas lebih sering ditulis:
I will help you.
He will come.
Will you come?
When will you give me money?
Tetapi gramatically, khusus untuk menyatakan plan (rencana), akan lebih tepat jika digunakan pola “be going to” seperti telah disinggung secara lebih detail pada topik Simple Future Tense.
Kesimpulan:
Jika reply ini belum sepenuhnya menjawab pertanyaan bapak, jangan sungkan untuk bertanya balik. Thank you.
H. Ahmad Fannany
October 7, 2009
Selamat malam
Saya mau bertanya tentang kalimat dibawah ini “been+verb+ing”
I have been working here for ten years.
She has been learning english for three months.
They have been waiting for me since this morning.
Mohon penjelasan nya
Terima kasih
H.Ahmad Fannany
Swara Bhaskara
October 8, 2009
Ketiga kalimat ini menggunakan present perfect continuous tense. Seperti diindikasikan oleh kata “perfect continuous” pada nama tensisnya, kalimat-kalimat seperti ini menekankan: 1) aktivitas/kejadian TELAH SEDANG atau TELAH TERUS berlangsung, dan 2) DURASI aktivitas/kejadian sejak aktivitas/kejadian itu dimulai sampai sekarang, seperti diindikasikan oleh kata “present perfect” pada nama tensisnya.
Sekarang mari kita lihat kalimat di atas satu per satu.
Yang menjadi permasalahan adalah dalam bahasa Indonesia kita tidak pernah menggunakan kalimat yang mengandung TELAH SEDANG. Kita hanya bilang: TELAH bekerja,TELAHbelajar,TELAHmenunggu, dst. Agar tidak merasa janggal,kata SEDANG tidak perluditerjemahkan. Atau, kalau kita buat kalimat dalam bahasa Inggris, gunakan saja present perfect tense karena walaupun polanya berbeda, makna kalimatnya adalah tetap sama. Ketiga kalimat di atas juga dapat ditulis menjadi:
Apakah beda present perfect tense dengan present perfect continuous tense?
Semua kalimat yang dinyatakan dengan present perfect continuous tense dapat dinyatakan dengan present perfect tense. Sebaliknya, hanya penggunaanpresent perfect tense yang ketiga saja yang dapat dinyatakan dalam present perfect continuous tense, sedangkan penggunaan (kategori) kesatu dan kedua tidak.
INCORRECT if we say:
The correct ones should be:
Pertanyaan berikutnya adalah: apakah ketiga kalimat di atas dapat dinyatakan dengan simpe present continuous tense?
imranraif09
February 22, 2010
I have another question :
Which one of these is correct?
a. ————-
Written English
Writing English
Are those two different in sense?
In many forum which I have been there for several times I met words forming in such as two above in so many different word.
If the both are correct, Which one of two is most common used in formal writing/written?
b. ————-
In The Vocabuly TOEFL Software I found this sentence :
..took an accelerated course in order to graduate early.
Is this sentence correct if I write :
..took an accelerating course in order to graduate early.
Do those make different sense?
c. ——————
If a word as a noun will be described using both of Participial Adjective and adjective itself. How to express in the best way?
For examples, In one case, I wish to put modifiers together with a noun, namely, Bird:
The motley singing bird
The singing motley bird
Are those right?
How about if using Verb3 instead of Verb + ing?
Please give an explain in order to overcome my ignorance
Thank you so much beforehand
Swara Bhaskara
February 22, 2010
Hi Imranraif09,
To make this thread more specific, the reply to these questions is discussed in the following link :Penggunaan Verbs sebagai Adjectives
raja_rondo
March 29, 2010
pak,apa bener kalau setelah possesive adjective(my,your,his,her,our)diikuti v-ing??
kasih contoh ya??
kalau balas tolong di forwrd ke email q
rajarondo@yahoo.co.id
thans
Swara Bhaskara
March 31, 2010
Ya, benar. Hal ini sudah dibahas pada poin D. Penggunaan pronoun/noun sebelum Gerund.
raja_rondo
March 29, 2010
tolong pak kasih catatan kamus kecil untuk kata kata kayak,,
ran down(kehabisan tenaga),taken off,burn down
oke pak?
tolong kasih juga tips memilih persaman kata,,raise the bar can be replace easily with??susah pak
email ke rajarondo@yahoo.co.id
thansks b4,,quicker is better
Swara Bhaskara
March 31, 2010
A. Maaf, saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini dengan tuntas karena phrasal verbs dalam bahasa Inggris sangat banyak jumlahnya. Kalimat-kalimat berikut hanya sekedar contoh dari phrasal verb yang sempat Raja-rondo tulis.
1. I have been running for almost a half hour. I am so run-down now. (Aku telah lari selama hampir setengah jam. Aku sangat capek sekarang).
2. The plane has taken off. (Pesawat itu telah lepas landas).
3. It’s very hot here. You should take your coat off. (Panas sekali di sini. Kamu sebaiknya melepaskan jaketmu).
3. I saw on TV last night that some houses were burning down. (Aku lihat di TV tadi malam bahwa beberapa rumah sedang terbakar habis).
B. Memang, akan susah sekali menentukan persamaan kata kalau kita tidak tahu baik arti kata yang ditanyakan maupun arti kata-kata di opsi yang diberikan. Dalam hal ini cara terbaik adalah by guessing (dengan menebak). Tetapi pada umumnya, opsi yang ada dapat kita persempit menjadi 3, atau 2 dengan mengeliminir kata yang kita tahu pasti jika kata itu bukan persamaan katanya.
“raise the bar”
Kalau anda sering dengar lagunya Josh Groban berjudul: “You raise me up” anda tidak akan kelabakan mengetahui arti kata “raise“. Dan kalau anda suka nonton olah raga angkat berat, anda akan sering dengar reporter bilang “weight lifter” atau “lifter” saja. Karena akhiran -er hanyalah menyatakan orang, maka lifter = orang/atlet yang suka ngangkat barbel. Dari kedua subject ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa raise sinonimnya adalah lift.
Poin saya adalah coba hubungkan kata-kata yang sudah anda ketahui untuk mencari tahu apakah kata-kata tersebut memiliki makna yang sama (atau hampir sama) atau tidak. Jika ya, kedua kata tersebut kemungkinan besar adalah sinonim.
raja_rondo
March 29, 2010
pak ada g verb yang musti diikuti in,,
kayak capable,fall,belive kan musti diikuti in,,ada yg lain g ya??
Swara Bhaskara
March 31, 2010
NOTE: Sepengetahuan saya, kata capable tidak diikuti oleh IN, tetapi diikuti oleh OF.
You are capable of writing in English well. (Kamu dapat menulis dalam bahasa Inggris dengan baik)
Akan salah jika ditulis:
You are capable IN writing in English well. (INCORRECT)
Penggunaan “capable” dapat dibaca di sini.
Dan berikut adalah beberapa kata kerja yang diikuti oleh IN. (Silakan tambahkan jika ada yang lain!).
1. break in (masuk rumah/gedung, dst. dengan paksa, biasanya dengan tujuan tidak baik)
2. fall in (jatuh)
3. believe in (percaya pada)
4. interested in (tertarik dengan)
5. check in (tiba dan melakukan registrasi (biasanya pada hotel)
6. chip in (help = membantu)
7. cut in (interupt = memotong/menginterupsi)
8. fill in (= fill out = mengisi)
9. give in (berhenti berkelahi atau berargumen walaupun dalam hati sebenarnya belum mau berhenti)
10. hand in (= submit = menyetor/memasukkan)
11. hang in (= stay positive = terus bertahan/berjuang)
12. let in (= allow to enter = membiarkan masuk)
13. get in touch with (berkomunikasi/kontak-kontakkan)
14. succeed in (sukses/berhasil dalam)
Contoh:
1. Someone broke in to my neighbor’s house last night. (Seseorang masuk (dengan paksa) ke rumah tetanggaku tadi malam).
2. I still believe in you. (Lagunya Vince Gill; Aku masih percaya padamu)
3. Hi Raja, are you falling in love with someone right now? (Hai Raja, apakah kamu sedang jatuh cinta pada seseorang saat ini?)
4. No, I am not interested in studying math. Now, I am more interested in studying English. (Tidak, aku tidak tertarik (untuk) belajar matematika sekarang. Sekarang aku lebih tertarik (untuk) belajar bahasa Inggris.
5. When I checked in to the hotel, I saw my best friend. (Ketika aku tiba dan register di hotel itu, aku lihat teman karibku).
6. A lot of people chipped in during Prita’s polemics. (Banyak orang turut) membantu selama polemik yang dialami Prita).
7. Sorry for cutting in your talk. (Maaf karena (telah) menginterupsi/memotong percakapanmu).
8. You have to fill in the fields with your windows key product in order to be able to proceed to the next windows installation steps. (Kamu harus mengisi kolom-kolom itu dengan key produk kunci windows agar kamu dapat lanjut ke langkah-langkah instalasi (setup) windows berikutnya).
9. At first, my brother kept arguing but at the end he gave in. (Pada awalnya, kakakku terus berargumentasi, tetapi akhirnya dia berhenti).
10. I have to hand in this essay tomorrow. (Aku harus nyetor essay ini besok).
11. Hang in there! I’m sure you will graduate soon. (Teruslah berjuang! Aku yakin kamu akan segera tamat).
12. I always let Robby, my dog, in to the house. (Aku selalu membiarkan Robby, anjingku, masuk ke dalam rumah).
13. Do you still get in touch with your ex-girlfriend? (Apakah kamu masih berhubungan/berkomunikasi dengan mantan pacarmu?)
14. I succeeded in fixing my laptop (Aku berhasil memperbaiki laptopku)
raja_rondo
April 5, 2010
terimakasih atas jawabannya,,
tolong beri informasi daftar plural noun yang berakhiran ss,,contoh stuff,,gimana jadiin jamknya,,leaf jadi leaves,,kalo bull,stuff jadi apaan??
thanks
Swara Bhaskara
April 7, 2010
PLURAL NOUNS.
Bentuk-bentuk plural nouns (kata benda jamak) dan tips dalam mengubah singular nouns (kata benda tunggal) menjadi plural nouns dapat dibaca di: NOUNS PART 2: COUNTABLE.
Yang belum terjawab di artikel itu adalah bentuk plural dari noun “BULL” (kerbau). Tapi setelah membaca artikelnya, saya yakin anda dengan mudah mengetahui bentuk pluralnya.
Thank you
raja_rondo
April 5, 2010
tolong beri informasi mengenai verb,noun,adjective + prepositions to yang pasti diikuti gerund dan g pernah diikuti ma infinitive,,thanks
apa bedanya accustomed to ma used to,,diikuti v-ing pa infinitife
Swara Bhaskara
April 7, 2010
A. Verb, noun, dan adjective + to yang selalu diikuti oleh gerund dan tidak pernah diikuti oleh infinitive, kayaknya sudah dibahas di tulisan di atas. Tambahannya adalah be used to, get used to, dan be/become accustomed to, seperti dibahas pada poin B di bawah. Silakan baca kembali tulisan di atas dan tanyakan bagian yang masih kurang jelas. Thanks.
B. USED TO atau BE USED TO sama maknanya dengan BE ACCUSTOMED TO, yaitu: “terbiasa/biasa“, sedangkan GET USED TO = BECOME ACCUSTOMED TO, yaitu: “menjadi terbiasa“. Perbedaannya terletak pada pola penggunaannya (grammar).
S + USED TO + VERB1…
S + BE USED TO + GERUND/NOUN…
S + BE ACCUSTOMED TO + GERUND/NOUN …
S + GET USED TO + GERUND/NOUN…
S + BECOME ACCUSTOMED TO + GERUND/NOUN…
Contoh:
1. We are used to living in poverty.
2. We are accustomed to living in poverty.
Kalimat 1&2 ini bermakna sama, yaitu: “Kami (sekarang ini) terbiasa hidup dalam kemiskinan”.
3. I used to swim on the river when I was young.
4. I was used to swimming on the river when I was young.
5. I was accustomed to swimming on the river when I was young.
Kalimat 3,4, dan 5 bermakna sama, yaitu : Aku terbiasa/biasa berenang di sungai ketika aku kecil.
6. He has to get used to living in poverty.
7. He has to become accustomed to living in poverty.
Kalimat 6&7 ini bermakna sama, yaitu: Misalnya, dia dulu kaya dan selalu hidup dalam kemewahan, tapi karena jatuh miskin, “dia harus menjadi terbiasa (membiasakan diri) hidup dalam kemiskinan“.
8. I didn’t like the winter at first, but later on I got used to it.
9. I didn’t like the winter at first, but later on I became accustomed to it.
Kalimat 8&9 bermakna sama, yaitu: “Pada awalnya aku tidak suka musim dingin, tapi kemudian aku menjadi terbiasa dengan musim dingin itu”
Contoh kalimat lainnya dapat dibaca di: PENGGUNAAN GET, GOT, GOT/GOTTEN Poin 9.
junsusie
October 15, 2010
Pak kalau penggunaan kata ini benar apa tidak
Jadi kamu sudah tahu apa yang direncanakan oleh orangtua kita
“So you had already knew what are our parents plan for?”
Swara Bhaskara
October 15, 2010
Ada sedikit koreksi:
So, you have already known what our parents planned for.
atau kalau mau dalam bentuk pasif,
So, you have already known what was planned by our parents.
Kenapa dalam present perfect, tapi bukan dalam past perfect? Karena mengekspresikan SUDAH TAHU yang ending point-nya adalah now. Kalau ending point-nya in the past, barulah digunakan past perfect tense.
So, you had already known what was planned by our parents before I knew it.
Penggunaan Interest vs Interested vs Interesting | Swara Bhaskara's English
October 23, 2010
[...] Jika in diikuti oleh verb, verb tersebut harus dalam bentuk gerund. [...]
mdhinika
February 16, 2011
Hi Mr Swara,
saya agak bingung dengan kalimat berikut :
“I came into breakfast one morning and this woman SITTING at a nearby table sees me and says, ‘Well,…….” ( sumbernya dari artikel berita di msn.com.
yang saya mau tanyakan adalah pada kata yang huruf besar (SITTING), kenapa harus SITTING , kenapa bukan ” IS SITTING ” atau ” SIT ” atau apakah ada bentuk lain selain “SITTING” yang bisa di gunakan pada kalimat tersebut ?
Terima kasih sebelumnya mr Swara.
Regards
mdhinika
Swara Bhaskara
March 26, 2011
Hi Mdhinika,
Di kalimat ini, “SITTING on a nearby table” merupakan reduksi dari adjective clause “who was sitting on a nearby table” (Clause ini menerangkan noun “WOMAN”). Dalam hal ini, who dan be-nya dihilangkan, so its complete sentence should be:
I came in for breakfast one morning and this woman WHO WAS SITTING ON a nearby table SAW me and SAID, ‘Well,…….”
Contoh lain:
I just chopped down the tall tree that grew in my backyard.
Adjective clausenya dapat direduksi menjadi:
I just chopped down the tall tree GROWING in my backyard.
Nah, di contoh ini adjective clausenya berbentuk aktif. Kalau berbentuk pasif, misalnya:
The Suramadu bridge that was built by Indonesian engineers is 5.438 m long and about 30 m wide.
dapat direduksi menjadi:
The Suramadu bridge built by Indonesian engineers is 5.438 m long and about 30 m wide.
Mutya
March 26, 2011
about gerund
1. pak apakah boleh kita katakan bhwa posisi gerunds itu terletak sesudah verb ato sesudah verb
contoh: gerund+V+O kita bilang gerund as subject dan S+V+Gerund kita bilang gerund as object.?
2. kan sudah ada kata2 yg pasti di ikuti oleh gerund sperti yg bpk contohkn di atas seperti
enjoy,finish,postpone dan sebagainya…pertanyaan saya boleh tidak2 kata yg sudah psti trsebut di ikuti oleh smua katakerja yg di verb-ing kan (gerund)
contohnya : mr.ahmad enjoy playing badminton
Mohon penjelasannya y pak….makasih
Swara Bhaskara
May 17, 2011
Hi Mutya,
Sorry for the very late response.
1. Menurut saya boleh-boleh saja karena informasi tersebut akan lebih menekankan posisi gerunds dalam kalimat kaitannya dengan main verb. Gerunds yang letaknya sebelum verb berfungsi sebagai subjek kalimat sedangkan yang letaknya setelah verb berfungsi sebagai objek kalimat.
2. Yup, boleh diikuti semua verb dan verb tersebut dalam bentuk gerund. Kalau diikuti oleh non verb (yaitu: adjective atau noun), maka kita perlu menambahkan be+ing sebelum adjective atau noun tersebut.
Andi regretted being stupid.
Any is regretting being in love with that jerk.
zoti
May 14, 2011
1. This is an Australian way OF SAYING hello. Thought OF CHANGING my name. An Australian way sama thought itu bukannya noun yang mustinya diikuti infinitives Pak ? Kok disitu….????
Yang 3 ini sebenernya my last questions Pak. Tapi berhubung lupa saya taruhnya dimana, jadi saya tanya lagi. Hihihi ^^v
2. Just the way you ARE, as much as you ARE, as it IS, dll. Kenapa harus pake’ to be to be itu Pak ? ( Kalau kalimat Seperti kamu = Like you atau Like you are ? )
3. I’m yet to find the happiness. Kenapa bukan I have not found the happiness yet ?
4. ASEAN Finance Minister TO DISCUSS hot money in Indonesia. Kenapa bukan discuss saja ?
Mohon bantuannya…… Terima kasih……
Swara Bhaskara
May 17, 2011
Hi Zoti,
1. Noun dapat diikuti oleh noun dengan pola:
NOUN1 + OF + NOUN2
dimana noun2 menerangkan (yaitu: berfungsi sebagai adjective) noun1.
the University of Indonesia.
the Australian way of saying hello.
a thought of/about changing my name.
“Indonesia” adalah noun dan begitu juga “saying” dan “changing” (gerund berfungsi sebagai noun, bukan?) yang dalam hal ini membentuk noun phase “saying hello” dan “changing my name“.
Selain diikuti oleh noun2, noun juga dapat diikuti oleh infinitive. (NOUN + TO + VERB1). Pola ini umumnya digunakan untuk mengekspresikan purpose (tujuan/maksud).
We need to find another way to beat that team.
This is the only way to go to that village.
2. Pada prinsipnya similar dengan ketika kita menjawab yes/no question.
Yes, you are.
No, I don’t.
Yes, we have.
No, we won’t, dst.
Akan janggal (INCORRECT) kalau kita hanya bilang:
Yes, you.
No, I.
Yes, we.
No, we, dst.
Begitu juga kalau kita hanya bilang:
Just the way you,
as much as you,
as it,
Namun demikian, kalau kalimatnya, misalnya:
Ani is as pretty as you are.
Budi drives as fast as Robert does.
Does a cheetah run more quickly than a horse does?
I love her as much as you do.
Kita dapat mereduksi to be atau kata bantu di akhir kalimat, menjadi:
Ani is as pretty as you.
Budi drives as fast as Robert.
Does a cheetah run more quickly than a horse?
I love her as much as you.
3. I’m yet to find the happiness. Kenapa bukan I have not found the happiness yet?
Kedua kalimat ini memiliki makna yang sedikit berbeeda. Kalimat pertama bermakna “akan mencari happiness di future time”, sedangkan kalimat kedua bermakna ” dari dulu hingga sekarang (saat dibicarakan) I belum menemukan happiness”. Kalimat kedua ini dapat ditulis:
I have yet to find happiness.
Silakan baca kembali Present perfect tense.
4. Judul lebih menekankan pada conciseness. Kalimat lengkap dari judul ini antara lain:
ASEAN Finance Ministers gathered in Indonesia TO DISCUSS hot money.
ASEAN Finance Ministers who gathered in Indonesia were TO DISCUSS hot money.
Note: kalimat ini menekankan purpose dari gathering tersebut. Kalau kita hanya mengekspresikan fakta/news, kalimatnya bisa saja:
ASEAN Finance Ministers DISCUSSED hot money in Indonesia.
Contoh lain:
I helped her. (Fakta in the past)
I was (there) to help her. (menekankan purpose in the past).
zoti
May 14, 2011
Buat mbak Mutya,
Kata guru saya kalau polanya Person/thing + Ving berarti yang me-…
Misal = I SHAKING your hand artinya Saya YANG MENJABAT tanganmu, You KILLING me artinya Kamu YANG MEMBUNUHku. Sadis ya contohnya. Hihihi
Kalau polanya Person/thing + V3 berarti yang di-…
Misal = The children HELPED by the goverment are from poor family artinya Anak-anak YANG DITOLONG oleh pemerintah adalah dari keluarga miskin.
Itu sih kata my teacher. Gak tau tuh cara praktis atau gimana. Koreksinya pak Bhas. Dimohon bengan sangat
Swara Bhaskara
May 17, 2011
Maaf, agar tidak misleading, suggestion yang dikemukaan oleh Zoti bukanlah tentang penggunaan gerund, melainkan penggunaan verbs sebagai adjectives yang mana verbs tersebut bisa dalam bentuk verb-ing atau verb3 tergantung pada konteksnya dalam kalimat. Untuk lebih lengkapnya, silakan follow the provided link.
Thanks.
zoti
May 27, 2011
Pak, kalimat ini bahasa Inggrisnya apa ?
Saya menyesal telah menebus komputer seperti itu.
1. I regreted HAVE REPAID such computer atau
2. I regreted HAVING REPAID such computer.
Saya menyesal telah diberi sejumlah uang.
I regreted HAVE BEEN GIVEN some money atau bagaimana ???
Thanks in advance Sir. Have a nice day
Swara Bhaskara
May 27, 2011
1. I regret HAVING REPAID such a computer.
2. I regret HAVING BEEN GIVEN some money.
Main verb dalam bentuk simple present (i.e. I regret) karena pada saat dibicarakan perasaan nyesel masih menggelayut di hati.
tra
May 31, 2011
sir, i have some questions about this topic.
about the ex sentence number 4.
“I enjoyed being with you last night”
does it use a simple past tense form, doesnt’t it?
what is function “being” here sir?
and how should it be if i want make this sentence “aku menikmati saat-saat bersama dengan kamu”
we must use simple present tense, shouldn’t we? so how should this sentence be?
and then sir, bagian “nouns+prepositions+gerunds”
contoh kalimatnya kan seperti ini:
“the teacher gave us a choice of taking another exam.”
kalau dirubah jadi “the teacher gave us a choice to take another exam” bisa ga sir? (soalnya kalu diartikan ke bahasa indonesia kan ada unsur untuknya “guru itu memberi kami pilihan “untuk” mengikuti ujian lagi) jadi preposition “of” nya dihilangkan. atau tidak boleh sir karena sudah satu kesatuan?
because i read your explanation about bagaimana agar bisa membedakan penggunaan -ing dan infinitive “Gunakan infinitives jika action dari verbB akan dilakukan setelah action dari verbA, dan “to” (di infinitives tersebut) dapat diartikan “untuk” .”
i can’t understand it clearly sir
and then, apakah kata-kata yang biasa diikuti preposition seperti believe in, interested in, afraid of, keep on, intent of, etc adalah mutlak pasangannya seperti itu? misalkan intent of menjadi inten in, etc.
terus saya pernah mendengar kata-kata ini sir “keep believing, keep looking, etc” itu tidak pakai preposition “on” tapi ditambah gerund. jadi gimana sir?
nah terus juga pas di bagian “GERUNDS AS MODIFIER”
misalkan contoh kalimatnya yang diatas
“I had had a very bad english before reading these articles”
itu kalimatnya present perfect bukan sir?
kenapa yang setelah preposition tidak dalam bentuk tenses yang sama misal jadi “I had had a very bad english before being read those articles”?
the difference among of “because of” and “because” is “because of” is followed by verb sedangkan “because” is followed by noun, is it correct sir about the difference among of those words?
and i’m still confused about using of pronouns before gerund sir.
pada contoh kalimat misalnya:
1. They resented the teacher’s not announcing the exam sooner. (Mereka menyesalkan pak guru yang tidak mengumumkan ujian lebih awal).
2. We all regret Danny’s not going to school anymore
3. Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend.
4. My father doesn’t approve of my brother’s marrying her.
pada kalimat-kalimat tersebut apa semua “‘s” maknanya possesive?
tapi saya bingung sir, kan yang pada kalimat-kalimat nomer 3 dan 4 sudah ada “my” yang artinya kepunyaan (possesive) kenapa ditambah “‘s” lagi sir? apa maksud ‘s nya itu “to be” dari “is”?
kalau seperti itu, dimana letak posessive pada kalimat nomer 1 dan 2?
thank you for your attention.

and please reply it ya sir. hehehe
you are a kind teacher, sir
Swara Bhaskara
June 3, 2011
1. “I enjoyed being with you last night”
Ya, dalam simple past tense, dengan mengikuti pola:
S + verb2 + O + M
S : I
verb2 : enjoyed
O : being with you
M : last night
“being with you” tergolong gerund/gerundive phrase. Apa fungsi being? Untuk membentuk noun. Buktinya, phrase “being with you” dapat kita ganti dengan pronoun “it” sehingga kalimatnya menjadi:
“I enjoyed it last night”
Contoh lain:
I enjoyed the movie last night.
I enjoyed it last night.
Kenapa digunakan being? Karena setelah verb enjoyed diikuti oleh a non-verb. Kalau diikuti oleh a verb, kalimatnya misalnya:
I enjoyed sitting beside you last night.
I enjoyed watching the movie with you last night.
Kenapa digunakan simple past tense? Karena hanya mengacu ke satu action in the past. Kalau merupakan regularitas in present time, misalnya, “aku (selalu) menikmati saat-saat bersama dengan kamu”, ya benar, dalam hal ini kita gunakan simpe present tense:
I (always) enjoy being with you.
2. “The teacher gave us a choice of taking another exam” dan “The teacher gave us a choice to take another exam” keduanya benar. Kalimat 1 lebih menekankan pada bahwa verb setelah preposition adalah dalam bentuk gerund, sedangkan kalimat 2 mengikuti pola Penggunaan invinitive setelah noun
3. Grammatically, beberapa phrasal verb memang begitu adanya (sudah pasangannya), namun ada beberapa phrasal verb yang prepositionnya dapat berubah tanpa merubah makna. misalnya: talk about = talk of; think about = think of; dst. Tapi, untuk intent of akan incorrect kalau intent in.
4. YUP, tanpa ON juga benar. “keep believing, keep looking“. Begitu juga verb Believe, tanpa IN juga benar: I believe you. I still believe in you.
5. Past perfect. Perhatikan polanya: S + HAD verb3 + …; Kalau present perfect, polanya: S + HAVE/HAS verb3 + …
Sebagai modifier, tensisnya tidak mutlak harus sama dengan tensis main clause. Di kalimat ini, modifier ini adalah dalam past tense:
I had had a very bad english before I read these articles.
NOTE: di sini, read adalah verb2.
Nah, karena subject di sub-clause ini sama dengan subjeck main clause, maka dapat kita reduksi dengan menghilangkan subject dan merubah verb-nya menjadi verb-ing.
I had had a very bad english before reading these articles.
Kalau subjectnya tidak sama:
Budi had met Anita before you met her.
Jangan direduksi menjadi:
Budi had met Anita before meeting her.
karena maknanya berubah menjadi:
Budi had met Anita before Budi met her.
Bagaimana dengan:
“I had had a very bad english before being read those articles”?
“before being read” = sebelum dibaca.
before being read those articles = sebelum dibaca artikel-artikel itu.
before being read by those articles = sebelum dibaca oleh artikel-artikel itu.
Gak nyambung.
Kapan kita gunakan tensis yang sama (parallelism)?
Contoh:
Budi played the piano, Anggara played the guitar, and Anita sang a song.
INCORRECT kalau:
Budi played the piano, Anggara played the guitar, and Anita
singsa song.6. BECAUSE diikuti oleh a clause, sedangkan BECAUSE OF diikuti oleh noun/noun phrase.
I made that mistake because I was stupid.
I made that mistake becuase of my stupidity.
7. ‘s (‘+ aphostrope) di sini menyatakan kepunyaan, bukan kontraksi dari be ‘is“. Selain dinyatakan dengan possessive adjective, kepunyaan juga dapat dinyatakan ‘s.
1. They resented the teacher’s not announcing the exam sooner.
2. We all regret Danny’s not going to school anymore
3. Before my sister’s leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend.
4. My father doesn’t approve of my brother’s marrying her.
Kalau the teacher dan Danny adalah cowok, keempat kalimat ini dapat ditulis:
1. They resented his not announcing the exam sooner.
2. We all regret his not going to school anymore
3. Before her leaving for Bali next week, my parents are going to have a small gathering at home this weekend.
4. My father doesn’t approve of his marrying her.
Bingung dengan “my sister’s leaving for Bali” dan “my brother’s marrying her“?
The main owner dari gerund phrase “leaving for Bali” adalah sister. Sister-nya siapa? Sisterku (my sister), sedangkan the main owner dari gerund phrase “marrying her” adalah brother; Broter-nya siapa? Brother-ku.
Well, seperti kita lihat, the main owner adalah person (or noun) yang letaknya langsung di depan noun yang dimilikinya.
Contoh lain:
House; House siapa? Father; Father siapa? Boyfriend; Boyfriend siapa? Aku
my boyfriend’s father’s house.
House; House siapa? Father; Father siapa? Boyfriend; Boyfriend siapa? Cynthia
Cynthia’s boyfriend’s father’s house.
NOTE: Di kedua contoh ini, the main owner of the house adalah father, sedangkan boyfriend hanya menerangkan father dan my & Cynthia hanya menerangkan boyfriend.
Perbedaan Penggunaan BESIDE dan BESIDES | Swara Bhaskara's English
June 4, 2011
[...] Kalau diikuti oleh verb, maka verb tersebut harus dalam bentuk verb-ing (gerund). [...]
infinitives « blognyaprael
October 21, 2011
[...] Verbs pada baris ketiga juga dapat diikuti oleh gerunds, tetapi maknanya berbeda dengan bentuk infinitive-nya. Lihat contah 18,-20 dan bandingkan perbedaan maknanya dengan contoh pada pembahasan tentang gerund). [...]
oshien ochien
November 2, 2011
Dear Mr.Bhaskara
I am a student of English department but until now, I still confused with the using of participle. What is the different or how we can differentiate between GERUND and PARTICIPLE.
Please answer my questions. Thanks ^_^
Swara Bhaskara
November 3, 2011
Hi Oshien,
Before we discuss the difference between the two further, would you please provide us with a sentence or two containing such a verb-ing(s)? Thanks.
Swara Bhaskara
November 5, 2011
MY SUGGESTION
Swara Bhaskara
November 5, 2011
It’s a great question, but where are you now? I asked that question to you because I’d like our discussion a bit more focused.
detective_ariee
January 15, 2012
Hello Sir,
.
Thanks for increasing my knowledge about English. Your site is great
Sir, I’m still confused about Gerund. I would like to ask you what is the difference between “Rain” and “Raining”? If I want to say “Hujan sangat menyenangkan”, how should I say?
Thank you.