Practice test 6 : Simple Present vs Present Continuous
Practice test 6 ini dimaksudkan untuk menguji pemahaman anda dalam membedakan penggunaan simple present tense dengan present continuous tense. Jika anda ingin mereview terlebih dahulu perbedaan penggunaan kedua tensis ini, silakan click link berikut: Simple Present Tense vs Present Continuous Tense.
Directions
Anda diberi 10 soal yang masing-masing terdiri dari 4 opsi. Pilihlah salah satu opsi yang menurut anda merupakan kalimat yang paling benar. Mark your answer by clicking the button or the sentences you have chosen !
10 Responses to “Practice test 6 : Simple Present vs Present Continuous”
Adjective Clause Adjectives Common Irregular Verbs comparisons Complex Sentences Conditionals conjunctions Contoh soal Conversations Countable Nouns determiners gerunds if clause Indefinite Quantity of Nouns indirect speech Infinitive Infinitives Kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris kalimat perbandingan kata depan kata kerja komponen kalimat Modifier (Keterangan) None Noun Clauses nouns Nouns (Part 1) object Object Kalimat (Complement) Past Continuous (Progressive) Tense Past Future Perfect Continuous Tense Past Perfect Tense plural Practice prepositions Present Perfect Continuous (Progressive) Tense Present Perfect Tense present tense pronouns Relative pronouns Simple Past Tense Simple Present Tense singular subject subject-verb agreement Subject kalimat Tensis Uncountable Nouns unreal conditionals Verbs
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck requires Flash Player 9 or better.



unbeatable for practice test 6,YES. practice practice and practice! but dont forget to learn it first
Nothing but WOW…!
YES. Practice, practice, and practice.
Horay..I get good score for this practice6,thanks for Mr swara bhaskara..atas bimbingannya..sekarang saya bisa lanjut ke pelajaran tentang past tenses,future dan perfect tensis dan mohon perbaikan apabila ada penulisan yang salah dalam kalimat english yang saya buat,
I’m glad to hear that. Congratulation.
I can answer 8 of the 10 questions correctly.. not bad.. ^__^
Could you expalain to me about question #1 & #4? I can’t answer them correctly.
#1 : Kenapa menggunakan “smoke” bukan “are smoking”? Bagaimana jika “when” diganti dengan “while”?
#4 : Menggunakan “did not” bukan “do not”. saya baru mengerti alasannya. pada waktu teacher angry, “mengerjakan homework” adalah lampau. benar tidak? ^^
Thank you..
Not bad at all, Coozee.
1. Kalimat ini mengekspresikan informasi/fakta umum bahwa penulis cerita pada umumnya merokok ketika mereka menulis (cerita). Kalimat ini tidak mengekspresikan satu aktivitas bahwa penulis cerita SEDANG merokok ketika menulis cerita, melainkan mengelspresikan aktivitas merokok ketika menulis yang dilakukan baik oleh penulis-penulis generasi terdahulu, penulis generasi sekarang maupun (mungkin) oleh penulis generasi mendatang. Oleh karena itu, kalimat ini dinyatakan dengan simple present tense.
Dalam bahasa Indonesia juga terasa janggal kalau kita gunakan kata SEDANG untuk menyatakan informasi yang bersifat umum:
Penulis-penulis cerita pada umumnya SEDANG merokok ketika menulis.
Bayi pada umumnya SEDANG menangis ketika lahir.
Guru-guru pada umumnya SEDANG berdiri ketika mengajar.
Jangal bukan?
Dan begitu juga dalam bahasa Inggris. So, jangan gunakan present continuous tense jika kita mengekspresikan aktivitas atau kejadian yang terjadi/dilakukan secara reguler dari masa lampau, sekarang hingga masa mendatang.
Most story writers smoke when writing.
Most babies cry when born.
Most teachers stand when teaching.
Dapatkah kita gunakan WHILE pada keterangan waktu di atas?
Dengan perkecualian kalimat kedua, while dapat digunakan untuk menggantikan when.
Most story writers smoke WHILE writing.
Most babies cry when born.
Most teachers stand WHILE teaching.
2. You got it.
Thank you for that great explanation..
English is so much easier now
I’m happy for you.
aku salah jawab soal no 8, cara penggunaan kata berakhiran “ly” itu gmn ya?
Kata yang berakhiran dengan -ly pada umumnya adalah adverb (kata keterangan). Adverb tipe ini pada umumnya dibentuk dengan menambahkan akhiran -ly pada adjective.
Serious (adjective) menjadi seriously (adverb)
Beautiful (adjective) menjadi beautifully (adverb)
Slow (adjective) menjadi slowly (adverb),
Careful (adjective) menjadi carefully (adverb), dst.
Penggunaan Adverbs of Manner
Adverb tipe ini digunakan untuk menerangkan verb (kata kerja) dan disebut adverb of manner karena menerangkan cara bagaimana action dari verb tersebut dilakukan.
You study English seriously.
She danced beautifully.
Most people from Solo walk slowly.
My dad always drives carefully. dst.
Kalau diterjemahkan, keempat kalimat ini menjadi:
Kamu belajar Bahasa Inggris DENGAN serius.
Dia menari DENGAN cantik.
Pada umumnya orang Solo berjalan DENGAN lambat.
Ayahku selalu mengendarai (mobil) DENGAN hati-hati.
Yang perlu diperhatikan adalah tidak semua kata kerja diterangkan oleh adverb of manner. Beberapa kata kerja hanya bersifat pasif dan hanya digunakan untuk menyatakan fakta yang ada (disebut: stative verbs) atau hanya digunakan untuk menjembatani subject dengan adjective (disebut: linking verbs).
She looks SERIOUS. (Dia tampak serius).
Di kalimat ini, verb LOOK adalah linking verb, karena menjembatani antara kata SHE (subject) dengan kata SERIOUS (adjective yang menerangkan SHE). Dengan kata lain, SERIOUS tidak menerangkan LOOK tetapi menerangkan SHE.
Sekarang bandingkan dengan kalimat berikut:
She looks at her ex-boyfriend pictures SERIOUSLY everyday. (Dia menatap foto-foto bekas pacarnya DENGAN SERIUS tiap hari.
Di kalimat ini, however, kata kerja LOOK adalah kata kerja aktif, dan untuk menerangkannya digunakan adverb of manner (SERIOUSLY). Dengan kata lain, SERIOUSLY menerangkan LOOK bukan menerangkan SHE.
Masih bingung?
1. Gunakan adjective jika subjectnya TIDAK SECARA AKTIF melakukan suatu action. Anggap saja subjectnya benda tak hidup.
He smells good. (Dia tercium/baunya harum).
The rose smells fragrant. (Bungan mawar itu baunya harum).
The soup tasted delicious. (Sup itu rasanya enak).
2. Gunakan adverb jika subjectnya SECARA AKTIF melakukan suatu action. Anggap saja subject-nya manusia atau mahluk hidup.
He smells the rose slowly. (Dia mencium mawar itu DENGAN PERLAHAN).
The cheft always tastes the soup he cooks carefully before he serves it to costumers. (Koki itu selalu mencicipi (mencari tahu rasa) sup yang dia masak DENGAN HATI-HATI sebelum dia menghidangkannya kepada konsumen).