Present Perfect Tense

Formula untuk Present Perfect Tense adalah:

Subject + (has/have) + verb3 + object + modifier

Contoh:

  1. Farmers in Jati Bali have grown rice crops since 1970. (Petani-petani di Jati Bali telah menanam padi sejak tahun 1970).
  2. Some students have conducted research on vegetative plant propagations for two months. (Beberapa siswa telah melakukan penelitian pada perbanyakan tanaman vegetatif selama 2 bulan).
  3. Transpiration has started to increase since three hours ago. (Transpirasi telah mulai meningkat sejak tiga jam yang lalu).

Note: HAS VERB3 digunakan jika subjectnya singular, yaitu jika subjectnya adalah he, she, it dan noun yang dapat digantikan dengan subject pronoun he, she atau it. Sebaliknya, HAVE VERB3 digunakan jika subjectnya plural, yaitu jika subjectnya adalah I, you, they, we, dan noun yang dapat digantikan dengan subject pronoun I, you, they, atau we.

Penggunaan Present Perfect Tense

Pada dasarnya, penggunaan Present Perfect Tense dapat dikelompokkan dalam 3 kategori, yaitu:

1. Untuk menyatakan bahwa kejadian/aktivitas sudah terjadi/dilakukan pada waktu yang tidak spesifik (unspecified/indefinite time) di masa lampau.

Contoh:

  1. John has traveled around the world.  (John telah bertamasya ke seluruh dunia).
  2. She has read the entire book. (Dia telah membaca buku itu secara keseluruhan).
  3. I have eaten. (Saya telah makan).
  4. Someone has stolen my book.  (Seseorang telah mencuri buku saya).
  5. They have gone.  (Mereka telah pergi).

Note: Pada contoh di atas, kita tidak tahu kapan John bertamasya ke seluruh dunia, kapan dia membaca buku, kapan saya makan, kapan seseorang mencuri buku saya, kapan mereka pergi. Yang menjadi penekanan adalah kejadian/aktivitas tersebut telah terjadi/dilakukan.

2. Untuk menyatakan kekerapan (berapa kali) kejadian/aktivitas terjadi/dilakukan pada waktu yang tidak spesifik (unspecified/indefinite time) di masa lampau.

Contoh:

  1. I have seen the Titanic three times. (Saya telah nonton Titanic tiga kali).
  2. She has fallen in love ten times. (Dia telah jatuh cinta 10 kali).
  3. They have failed the exam twice. (Mereka telah gagal ujian 2 kali).
  4. My car has broken down five times. (Mobil saya telah mogok 5 kali minggu ini).
  5. Our dean has punished that very rebellious student three times. (Dekan kita telah menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali).

Note: Pada contoh di atas, kita tidak tahu kapan saya nonton Titanic, kapan dia jatuh cinta, kapan mereka gagal ujian, kapan mobil saya rusak, kapan dekan menghukum mahasiswa pembangkang itu. Yang menjadi penekanan adalah berapa kali kejadian/aktivitas tersebut telah terjadi/dilakukan dari dulu samapi NOW; apakah once (sekali), twice/two times (dua kali), trice/three times (tiga kali), ten times (sepuluh kali), dan seterusnya.

3. Untuk menyatakan bahwa kejadian/aktivitas terus terjadi/dilakukan mulai dari waktu tertentu di masa lampau sampai sekarang (now).

Contoh:

  1. I have lived in this house for nine years. (Saya telah tinggal di rumah ini selama  9 tahun). Artinya, sejak 9 tahun yang lalu sampai sekarang, saya telah tinggal di runah ini.
  2. We have studied English since a month ago. (Kita telah belajar bahasa Inggris sejak 1 bulan yang lalu). Artinya, sejak sebulan yang lalu hingga sekarang, kita telah belajar bahasa inggris.
  3. He has married her for nineteen years. (Dia telah mengawininya selama 19 tahun).
  4. Mr. Johnson has worked in the same place since 1980. (Pak  Johnson telah bekerja di tempat yang sama sejak tahun 1980).
  5. She has waited for her boyfriend for an hour. (Dia telah menunggu pacarnya selama satu jam).

Note: Semua kejadian/aktivitas pada kelima contoh di atas masih berlangsung sampai saat diungkapkan (now). Kejadian/aktivitas seperti ini juga dapat dinyatakan dengan present perfect continuous tense dengan tanpa merubah makna kalimat.

Penggunaan For dan Since

Khusus untuk penggunaan present perfect tense yang ketiga ini, waktu kejadian/aktivitas yang dilakukan oleh subject dinyatakan dengan menggunakan for dan since. For (berarti selama) diikuti oleh durasi atau lamanya waktu kejadian. Misalnya: for thirty years (selama 30 tahun), for ten minutes (selama 10 menit), for a week (selama seminggu), etc. Sedangkan, since (berarti sejak) diikuti oleh kapan kejadian/aktivitas itu dimulai. Misalnya: since 1985 (sejak tahun 1985), since January (sejak bulan Januari), since 2 o’clock (sejak jam 2), etc.

Perhatikan kelima contoh di atas. Jika for diganti dengan since, atau sebaliknya, maka kalimat di atas menjadi:

  1. I have lived in this house since 2000. (Saya telah tinggal di rumah ini sejak  tahun 2000).
  2. We have studied English for a month. (Kita telah belajar bahasa Inggris selama 1 bulan).
  3. He has married her since 1990. (Dia telah mengawininya sejak tahun 1990).
  4. Mr. Johnson has worked in the same place for twenty-nine years. (Pak  Johnson telah bekerja di tempat yang sama selama 29 tahun).
  5. She has waited for her boyfriend since an hour ago. (Dia telah menunggu pacarnya sejak sejam yang lalu).

Negative Form

Bentuk negatif kalimat dalam Present Perfect Tense dibuat dengan menambahkan not setelah auxilary has/have, seperti yang terlihat dalam formula berikut,

Subject + (has/have) + not + verb3 + object + modifier

Note: (has not) dapat disingkat menjadi hasn’t, sedangkan (have not) dapat disingkat menjadi haven’t.

Contoh:

  1. John has not traveled around the world.  (John belum bertamasya ke seluruh dunia).
  2. She has not read the entire book. (Dia belum membaca buku itu secara keseluruhan).
  3. I have not eaten. (Saya belum makan).
  4. Someone has not stolen my book. (Seseorang belum mencuri buku saya).
  5. They have not gone.  (Mereka belum pergi).
  6. I have not seen the Titanic three times. (Saya belum nonton Titanic tiga kali).
  7. She has not fallen in love ten times. (Dia belum jatuh cinta 10 kali).
  8. They have not passed the exam two times. (Mereka belum lulus ujian 2 kali).
  9. My car has not broken down five times. (Mobil saya belum mogok 5 kali).
  10. Our dean has not punished that very rebellious student three times. (Dekan kita belum menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali).
  11. I have not lived in this house for nine years. (Saya belum tinggal di rumah ini selama 9 tahun).
  12. We have not studied English for a month. (Kita belum belajar bahasa Inggris selama sebulan).
  13. He has not married her for nineteen years. (Dia belum mengawininya selama 19tahun).
  14. Mr. Johnson has not worked in the same place for twenty-nine years. (Mr Johnson belum bekerja di tempat yang sama selama 29 tahun).
  15. She has not waited for her boyfriend for an hour. (Dia belum menunggu pacarnya selama satu jam).

Yes/No Questions

Yes/No Questions untuk Present Perfect Tense adalah sebagai berikut:

(Has/have) + subject + verb3+ object + modifier?

Contoh:

  1. Has John traveled around the world?  (Apakah John telah bertamasya ke seluruh dunia?).
  2. Has she read the entire book? (Apakah dia telah membaca buku itu secara keseluruhan?).
  3. Have you eaten? (Apakah kamu telah makan?).
  4. Has someone stolen your book?  (Apakah seseorang telah mencuri buku kamu?).
  5. Have they gone?  (Apakah mereka telah pergi?).
  6. Have you seen the Titanic three times? (Apakah kamu telah nonton film Titanic tiga kali?).
  7. Has she fallen in love ten times? (Apakah dia telah jatuh cinta 10 kali?).
  8. Have they failed the exam twice? (Apakah mereka telah gagal ujian 2 kali?).
  9. Has your car broken down five times? (Apakah mobil kamu telah mogok 5 kali?).
  10. Has our dean punished that very rebellious student three times? (Apakah dekan kita telah menghukum mahasiswa yang sangat membangkang itu 3 kali?).
  11. Have you lived in this house for nine years? (Apakah kamu telah tinggal di rumah ini selama  9 tahun?).
  12. Have we studied English for a month? (Apakah kita telah belajar bahasa Inggris selama 1 bulan?).
  13. Has he married her for nineteen years? (Apakah dia telah mengawininya selama 19 tahun?).
  14. Has Mr. Johnson worked in the same place since 1980? (Apakah pak  Johnson telah bekerja di tempat yang sama sejak tahun 1980?).
  15. Has she waited for her boyfriend for an hour? (Apakah dia telah menunggu pacarnya selama satu jam?).

Penggunaan already dan yet

a. Adverb already digunakan untuk mempertegas pernyatakan bahwa sesuatu telah atau belum terjadi pada waktu yang tidak spesifik (unspecified time) di masa lampau. Already (telah/sudah) digunakan pada kalimat positif, sedangkan yet (belum) digunakan pada kalimat negatif dan kalimat tanya.

Already biasanya diletakkan di antara auxiliary (has/have) dan verb3, tetapi bisa juga diletakkan diakhir kalimat tanpa merubah arti kalimat, seperti terlihat dalam formula berikut:.

Subject + (has/have) + already + verb3 + object + modifier

Atau

Subject + (has/have) + Verb3 + object + modifier + already

Contoh:

  1. John has already traveled around the world.  Atau, John has traveled around the world already.
  2. She has already read the entire book. Atau, She has read the entire book already.
  3. I have already eaten. Atau, I have eaten already.
  4. Someone has already stolen my book. Atau, Someone has stolen my book already.
  5. They have already gone. Atau, They have gone already.
  6. I have already seen the Titanic three times. Atau, I have seen the Titanic three times already.
  7. She has already fallen in love ten times. Atau, She has fallen in love ten times already.
  8. They have already failed the exam twice. Atau, They have failed the exam twice already.
  9. My car has already broken down five times. Atau, My car has broken down five times already.
  10. Our dean has already punished that very rebellious student three times. Atau, Our dean has punished that very rebellious student three times already.

b. Adverb yet digunakan pada negative form (kalimat negative) dan interogative form (kalimat tanya), yang biasanya ditempatkan di akhir kalimat, seperti pada formula berikut ini:

Subject + (has/have) +  not + verb3 + object + modifier + yet

Selain itu, yet juga bisa juga ditempatkan di tengah kalimat (yaitu setelah  has/have) dengan formula sebagai berikut:

Subject + (has/have) + yet + (to + Verb1) + object + modifier

Note: verb3 berubah menjadi infinitive (to + verb1). Dan, walaupun tidak ada not, kalimat ini bermakna negatif (maknanya sama dengan jika yet ditempatkan di akhir kalimat).

Contoh:

  1. John has not traveled around the world yet. Atau, John has yet to travel around the world.
  2. She has not read the entire book yet. Atau, She has yet to read the entire book.
  3. I have not eaten yet. Atau, I have yet to eat.
  4. Someone has not stolen my book yet. Atau, Someone has yet to steal my book
  5. They haven’t gone yet. Atau, They have yet to go.
  6. I have not seen the Titanic three times yet. Atau, I have yet to see the Titanic three times.
  7. She hasn’t fallen in love ten times yet. Atau, She has yet to fall in love ten times.
  8. They haven’t passed the exam twice yet. Atau, They have yet to pass the exam twice.
  9. My car hasn’t broken down five times yet. Atau, My car has yet to break down five times.
  10. Our dean hasn’t punished that very rebellious student three times yet. Atau, Our dean has yet to punish that very rebellious student three times.

Dalam kalimat tanya, yet umumnya ditempatkan diakhir kalimat.

Contoh:

  1. Has John traveled around the world yet?
  2. Has she read the entire book yet?
  3. Have you eaten yet?
  4. Has someone found your book yet?
  5. Have they gone yet?  etc.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa present perfect tense pada prinsipnya digunakan untuk:

  1. Untuk menekankan SUDAH/ BELUM. Kamu sudah makan belum? (Have you eaten yet?)
  2. Untuk menekankan SUDAH BERAPA KALI. Sudah berapa kali kamu makan hari ini? (How many times have you eaten today?).
  3. Untuk menekankan DURASI kejadian/aktivitas. Sudah berapa lama kamu belum makan? (For how long haven’t you eaten yet?

Sekarang, apa bedanya dengan simple past tense? Untuk jawabannya, silakan baca: Simple past tense vs Present perfect tense.

Share to your friends:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Live
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Bookmarks
  • MySpace
  • Twitter
Related Posts

10 Responses to “Present Perfect Tense”

  • Restyreswary:

    dalam contoh2 penggunaan already dan yet tidak dituliskan arti dalam indonya. Agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda atau salah bagi pembaca mengenai arti kalimat di atas, sebaiknya di tuliskan artinya juga,,,;) could U do it,please??

  • matsoe:

    S’lamat Malam Pa’ Bhas…
    Ini lagi-lagi saya.., datang dengan segudang pertanyaan. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih atas jawaban-jawaban dari pertanyaan saya yang terdahulu, Pa’ Bhas memang seorang guru (pahlawan tanpa tanda jasa) “The Real Teacher”.
    Daftar pertanyaan :
    1. Tensis di atas penekanannya pada (telah selesai) dengan waktu yang tidak spesifik, kenapa dalam contoh di atas terdapat keterangan waktu yang spesifik “Since 1970″
    2. Pada penggunaan no.3 bukankah ada perbedaan penekanan antara present perfect dan present perpect continuous. Pada P.Perfect continuous pada aktivitas yang telah-sedang-dan mungkin masih akan terus berlanjut. Sedangkan pada P.perfect ditekankan pada “telah”nya itu, jadi hanya sampai “NOW” dan tidak bermakna bahwa aktivitas tersebut akan terus berlanjut. Seperti pada contoh:
    - I have lived in this house for nine years
    Beliau mengungkapkannya menggunakan P.perfect karena lebih menekankan pada saat ini “NOW” “telah” tinggal disini selama 9th.
    jika dalam P.perfect continuous :
    - I have been living in this house for nine years.
    Beliau lebih menekankan pada waktunya, seolah-olah “9th yang lalu saya sudah tinggal disini – dan sekarang masih sedang tinggal disini – dan mungkin entah sampai kapan akan masih tinggal disini”.
    Bukankah itu berarti terdapat perbedaan makna dari kedua tensis tersebut. (ini hanya berdasar pada pemahaman saya).
    Jikalau memang fungsi kedua tensis tersabut sama, mana yang lebih baik untuk digunakan.
    3. Manakah yang lebih baik : already antara have/has dan verb3 atau diakhir kalimat.
    4. Apakah dalam penggunaan yet, invinitive dapat digantikan oleh gerund.
    5. Bagaimana penggunaan yet dalam negatif yes/no questions.
    Maaf jika pertanyaan saya terlalu banyak, saya hanya memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini.
    Nuhun…

    • Jangan sungkan-sungkan Mas. Jika masih ada keraguan, sekecil apapun itu, sebaiknya didiskusikan.

      1. Present perfect tense tidak menekankan waktu aktivitas/kejadian. Dia hanya menekankan SUDAH/TELAH (jika kalimatnya positif) atau BELUM (jika kalimatnya negatif), BERAPA KALI aktivitas/kejadian itu, dan DURASI aktivitas/kejadian yang masih berlangsung sampai sekarang. Oleh karena itu, dalam tensis ini tidak digunakan kata tanya WHEN secara mandiri. So, orang bule TIDAK PERNAH bertanya seperti pada contoh kalimat berikut ini:

        WHEN has John traveled around the world?
        WHEN has she read the entire book?
        WHEN have you eaten?
        WHEN has someone found your book?
        WHEN have they gone?

      Kalau diterjemahkan, dalam bahasa Indonesia pun akan terasa janggal karena kita juga tidak menggunakan kata tanya KAPAN secara mandiri ketika kita menanyakan SUDAH/BELUM.

        KAPAN John SUDAH bepergian keliling dunia?
        KAPAN dia SUDAH membaca keseluruhan (isi) buku?
        KAPAN kamu SUDAH makan?
        KAPAN seseorang SUDAH menemukan bukumu?
        KAPAN mereka SUDAH pergi?

      Janggal bukan?

      Dan oleh karena itu pula, untuk menanyakan waktu yang spesifik in the past digunakan simple past tense. Kelima kalimat yang salah di atas akan menjadi benar jika ditulis sbb:

        WHEN did John travel around the world? (KAPAN John bepergian keliling dunia?).
        WHEN did she read the entire book? (KAPAN dia membaca keseluruhan (isi) buku?).
        WHEN did you eat? (KAPAN kamu makan?)
        WHEN did someone find your book? (KAPAN seseorang menemukan bukumu?)
        WHEN did they go? (KAPAN mereka pergi?).

      Semua aktivitas/kejadian yang dinyatakan dengan present perfect tense, kisaran waktu kejadiannya adalah dari waktu tertentu in the past (waktu start) sampai sekarang (waktu end).

        He has gone to Bali ten times. (Dia telah pergi ke Bali 10 kali).

      Di kalimat ini tidak ada keterangan waktu. Namun, kalimat ini tetap mengandung kisaran waktu dari past time to now. Bisa saja waktu startnya: sejak lahir, sejak tamat SMA, sejak tahun 2000. Sedangkan waktu akhirnya adalah NOW.

      Untuk menekankan DURASI (kisaran waktu) digunakan SINCE (sejak) atau FOR (selama). Kalau kalimat tadi dilengkapi akan menjadi:

        He has gone to Bali 10 times since he was born.
        He has gone to Bali 10 times since he graduated from senior high school.
        He has gone to Bali 10 times since 2000.

      Walaupun dilengkapi dengan keterangan waktu/waktu start (since he was born, since he graduated from senior high school, atau since 2000, dst.), ketiga kalimat tadi tidak menginformasikan kapan dia pergi ke Bali. Oleh karena itu, waktu aktivitas/kejadian dalam present perfect tense tetap tidak spesifik walaupun digunakan SINCE atau FOR. Namun, aktivitas/kejadian tersebut pasti berada dalam kisaran waktu tertentu, misalnya sejak lahir sampai sekarang, dst.

      2. Dari buku yang saya jadikan acuan (Cliffs’ TOEFL Preparation Guide dan Understanding and Using English Grammar), penggunaan yang ketiga dari present perfect tense memiliki makna yang sama dengan present perfect continuous tense.

        I have live in this house for nine years.

      Maknanya sama dengan:

        I have been living in this house for nine years.

      Yang perlu saya luruskan disini adalah bahwa kisaran waktu baik untuk present perfect tense maupun present perfect continuous tense adalah sama yaitu dari dulu (waktu start) sampai sekarang (NOW). Dari kedua contoh ini, kisaran waktunya adalah sejak tahun 2000 sampai sekarang. Jika kisaran waktunya sampai ke masa depan, kalimatnya seharusnya dinyatakan dengan simple present tense karena verb live menjadi sebuah rutinitas.

        I live in this house now.

      Maknanya adalah sejak tahun 2000 sampai sekarang dan mungkin untuk seterusnya saya tinggal di rumah ini.

      Atau dengan menggunakan future perfect atau future perfect continuous tense jika waktu startnya in the past dan waktu endding-nya in the future. Misalkan saja, start tahun 2000 dan end tahun 2012, dan kalimatnya menjadi:

        I will have lived in this house for 12 years in 2012. Atau:
        I will have been living in this house for 12 years in 2012.

      3. ALREADY dapat ditempatkan diantara have/has dan verb3 atau ditempatkan di akhir kalimat. Dua-duanya benar menurut EYD-nya (grammar) bahasa Inggris. Tetapi, pola yang lebih sering digunakan adalah pola yang pertama:

        I have ALREADY lived in this house for 9 years.

      4. Jika YET ditempatkan di tengah kalimat, YET hanya diikuti oleh infinitives dan TIDAK PERNAH diikuti oleh gerund.
      CORRECT : I have YET to eat.
      INCORRECT : I have YET eating.

      5. Dalam kalimat tanya (yes/no question atau information question) YET umumnya ditempatkan di akhir kalimat>

        Have you eaten YET?
        Why haven’t you eaten YET?
  • kudriah:

    Hello Mr Bhaskara.
    How are you??hmm. . .I hope you will be fine.
    Mr Bhaskara, I Have some questions about “ERROR RECOGNITION” test.
    I’m so confuse because I Can’t solve the Error Recognition test.
    I don’t know how way to solve this test.
    I will follow test of university and I hope you have some tricks to solve the error recognition test.
    I think my questions is enough and I Will wait your response.

    Thanx before .^_^

    • Sebelum saya menanggapi comment ini, boleh saya tahu aspek bahasa Inggris yang akan diujikan? Apakah testnya bersifat khusus pada materi tertentu, ataukah bersifat umum seperti dalam TOEFL? Thank you.

  • kudriah:

    maaf sebelumnya pa.
    Saya sudah cek email di folder spam tp tdk ada ntfcation dri blog ini..dan maaf saya bru cmment lgi,,krna saya bru tau klo bp udah
    cmment/bls prtnyaan saya.
    Materinya brsifat umum pa.
    Sbgian Soal grammarnya spti Soal-soal yg kmrin sya tnyakan ke bpa.
    Saya sring salah kalo jwb soal-soal (structure + error recognition).
    Oh iya pa, ,ada tips
    untuk lbih mudah mnjawab soal reading ga pa??
    Kan trkadang (tdk smua) vocab di text reading tahu artinya dan mngrti tntang isi reading tsb.
    Seandainya bner-bener tdk ngerti/faham tntang isi text tsb
    adakah cra untk lebih mempermdah mnjawab prtanyaannya dr reading tsb dg benar.??
    Mhon tipsnya pa.

    Thanx beforehand.^_^

  • moonwhite_16:

    which one the right sentence..
    ive never knew
    or
    ive never known

  • moonwhite_16:

    mr.. kasih tahu rumus penggunaan never dan ever donk.. :D

    • 1. NEVER.

      Never (= tidak pernah) adalah sebuah adverb of frequency. Dapat digunakan dalam sembarang tensis, selain progressive tenses. Umumnya ditempatkan di tengah kalimat (sebelum main verb atau setelah auxiliary).

        1. I never play hockey. (Aku tidak pernah main hockey).
        2. I will never forget you. (Aku tidak akan pernah melupakanmu).
        3. When I was a kid, I never ate spaghetti. (Ketika aku kecil, aku tidak pernah makan spageti).
        4. I had never known what love was before I met you. (Aku belum pernah tahu apa itu cinta sebelum aku berjumpa denganmu).

      Never juga bisa diletakkan di awal kalimat, tapi jangan lupa menginversi auxiliary ke depan subject kalimat. Dengan menggunakan contoh 3 dan 4, maka,

        Never did I eat spaghetti when I was a kid.

      Perhatikan: Karena clause-nya dalam simple past tense, maka kita butuh auxiliary did. Dengan digunakannnya did, verb2 ate berubah menjadi verb1, eat, seperti halnya kalau kita membuat kalimat tanya. Sedangkan di contoh 4, karena sudah ada auxiliary, kita hanya perlu memindahkan auxiliary tersebut ke depan subject.

        Never had I known what love was before I met you.

      Dan berikut adalah idiom yang sering kita dengar. Never mind (= gak usah dipikirin, lupakan saja).

        A. Can I talk to you for a second? (Bisakah saya bicara denganmu sebentar?)
        B. I’m very busy right now. Sorry. (Aku sangat sibut saat ini. Maaf).
        A. Never mind. It’s not important anyway. (Lupakan saja. Tidak penting juga kok).

      2. EVER.
      Ever (= always = selalu) adalah kebalikan dari never, tapi umumnya digunakan dalam kalimat tanya.

        1. Do you ever play hockey? (Pernahkah kamu main hockey?)
        2. Will you remember me, ever?. (Apakah kamu akan mengingatku, selalu/selamanya?)
        3. Did you ever eat spaghetti? (Apakah (dulu) kamu pernah makan spageti?)
        4. Had you ever known what love was before you met me? (Apakah kamu pernah tahu apa itu cinta sebelum kamu berjumpa denganku?)

      Dan berikut adalah contoh lainnya.

        1. I will love you forever. (Aku akan mencintaimu selamanya).
        2. Don’t you enter my room, ever! (Jangan pernah masuk kamarku!)
        3. They got married and lived happily ever after. (Mereka kawin dan sejak saat itu mereka hidup bahagia selamanya).
        4. My friend hardly ever studies. (Temanku hampir tidak pernah belajar). Note: hardly ever = almost never.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Hello Indonesia
We will keep You Updated...
Apakah anda serius belajar bahasa Inggris? If so, silakan SIGN UP untuk dikirimi our FREE English materials. Caranya, click icon RSS di samping, kemudian click Get Swara Bhaskara's English delivered by Email; Atau click salah satu icon yang tertera di atasnya. It's simple!
Sponsors
Your Ad HereYour Ad HereUpload, Share, and Earn at Ziddu.com
Your Ad HereYour Ad HereYour Ad Here
Sponsors
Popular Posts

Your Questions

Pola-pola dan perkecualian-perkecualian yang terdapat dalam bahasa Inggris sangat banyak, sehingga membuat bahasa Inggris tersebut sangat kompleks untuk dipelajari. Mempe

Practice test 1: Where to Start

Anda bingung menentukan topik bahasa Inggris apa yang harus direview terlebih dahulu? Gunakan soal atau latihan ini untuk mencari jawabannya. Jika anda salah pada soal t

Simple Present Tense

Formula untuk Simple Present Tense adalah: Subject + Verb1 + Object + Modifier Note: jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/a

16 Tensis dalam Bahasa Inggris

Pengungkapan suatu kejadian/aktivitas atau fakta baik melalui tulisan (writing) maupun percakapan (speaking) pada umumnya mengikuti pola sebagai berikut: Subje

Practice test 4: Grammar Bahasa Inggris

Apakah anda tergolong orang yang  suka mencari kesalahan? Jika ya, inilah tipe soal yang paling anda gemari. Directions Anda diberikan 10 soal. Pada tiap soal,

Comparisons in Action

Wow........!! What do we have here? You probably have known them very well, but for those who have not, they are Anne Hathway, Jessica Alba, and Rose McGowan, cons

Past Continuous Tense

Formula untuk Past Continuous atau Past Progressive Tense adalah: Subject + (Was/Were) + (Verb1+ing) + Object + Modifier Contoh: Farmers in

Practice test 6 : Simple Present vs Present Continuous

Practice test 6 ini dimaksudkan untuk menguji pemahaman anda dalam membedakan penggunaan simple present tense dengan present continuous tense. Jika anda ingin mereview te

Nouns (Part 2) : Countable

Pada umumnya, benda dapat dinyatakan kuantitasnya dengan 'satu' untuk singular nouns (benda tunggal), dan 'dua', 'tiga', 'empat', 'seribu', dan seterusnya untuk plural no

My First Polling

Hi guys! How are you? Kami sedang mencari gambaran kenapa kemampuan kita dalam berbahasa Inggris sulit berkembang. Untuk itu, kami mohon kesediaannya untuk meluangkan
Recent Posts

Daftar Isi

This page contains a list of posts that have been published so far. It’s intended to help you find... 

Causative Verbs

Causative verbs (e.g. have, get, make, force, let, allow, permit, help, cause, enable, require, etc.)... 

LIKE vs ALIKE

Manakah yang benar dari ketiga kalimat berikut: “Do we like monkeys?” ataukah “Are... 

SIMILAR vs SAME vs DIFFERENT

Penggunaan adjective similar, same, dan different pada prinsipnya tidak begitu sulit karena mirip dengan... 

GONNA, WANNA, GOTTA

Saya agak bingung dengan penggunaan GONNA dan WANNA. -  Celesta - ANSWER: Kita sering dengar kata gonna,... 

General Rules: SEPARABLE vs NON SEPARABLE Phrasal Verbs

Bagaimana caranya menentukan bahwa suatu phrasal verb adalah separable (dapat dipisahkan) atau non-separable... 

Recent Comments
Glad to hear that. Keep up learning! Your English is excellent.
Dear Swara Bhaskara, Great explanation. Saya bisa mengerti setiap keterangan anda dengan mudah. I can easily understand every word
Hi Endru, Great sentences. Ketiga kalimat almost perfect. Tapi ada dua hal kecil yang perlu dipertimbangkan lagi di sini. 1. P
Dear Author, Which one of these sentences is correct: 1. I have seen your profile today, which is very interesting, and I'd like t
Thanks a lot for your answer... Good luck
Tag Cloud

Switch to our mobile site