Simple Present Tense

Formula untuk Simple Present Tense adalah:

Subject + Verb1 + Object + Modifier

Note: jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/am/are. Is digunakan jika subject-nya singular yaitu he, she, it dan noun yang dapat digantikan dengan subject pronoun he, she atau it; Am jika subject-nya I; Sedangkan, are jika subject-nya you, they, atau we.  Subject pronoun I, you, they, we, dan noun yang dapat digantikan dengan I, you, they atau we disebut plural subject.

Contoh:

  1. Farmers in Jati Bali grow rice crops twice a year. (Petani-petani di Jati Bali bercocok tanam padi dua kali setahun).
  2. Some students usually conduct research on vegetative plant propagations. (Beberapa siswa biasanya melakukan penelitian pada perbanyakan tanaman vegetatif).
  3. Transpiration starts to increase at 8 a.m. (Transpirasi mulai meningkat jam 8 pagi).

Note: Pada contoh 1 dan 2 digunakan plural verb karena subject-nya plural, sedangkan pada contoh yang ketiga digunakan singular verb [verb1 + (s atau es)] karena didahului oleh singular subject.

Kapan verb1 ditambahkan huruf s dan kapan ditambahkan huruf es sehingga menjadi singular verb yang benar? Hampir semua singular verb dibentuk dengan menambahkan huruf s diakhir verb1 (i.e. Verb1 + s ). Namun, mengingat jumlah verb sangat banyak, maka yang perlu dipahami/dihafal sekarang adalah kapan kita harus menambahkan es. Ketentuannya adalah jika verb1 berakhiran dengan huruf “o, x, ch, y, th, s,  dan sh” maka Verb1 + es.

Contoh:

Verb1
Verb1 + es
Meaning
go
do
box
watch
pinch
punch
study
cry
fly
try
press
pass
smash
brush
bath
sooth
wash
goes
does
boxes
watches
pinches
punches
studies
cries
flies
tries
presses
passes
smashes
brushes
bathes
soothes
washes
pergi
melakukan/mengerjakan
bertinju
menonton
mencubit
memukul
belajar
menangis
terbang
mencoba
menekan, tindis
lulus, meloloskan
memukul
menyikat
mandi
menenangkan
mencuci

Note:

  • Huruf ‘y’ yang didahului oleh konsonan berubah menjadi ‘i’ (Lihat: studies, tries, cries).
  • Verb have (mempunyai) berubah secara tidak beraturan menjadi has.

Pertanyaan berikutnya adalah kapan simple present tense digunakan?

Simple present tense digunakan:

1. untuk menyatakan kejadian-kejadian yang terjadi secara reguler (regular happening).

Contoh:

  1. The sun rises in the east and sets in the west. (Matahari terbit di timur dan tenggelam di barat).
  2. The full moon comes every 30 days. (Purnama datang tiap 30 hari).
  3. The planet earth takes 365 days to rotate the sun. (Planet bumi butuh 365 hari untuk mengelilingi matahari).

2. untuk menyatakan kebiasan-kebiasaan yang dilakukan oleh subject kalimat (habitual action); Kebiasaan-kebiasaan tersebut masih berlangsung sampai sekarang dan (mungkin) akan terus berlanjut ke masa yang akan datang (future).

Contoh:

  1. My son always goes to school on foot. (Putra saya selalu pergi ke sekolah dengan berjalan kaki).
  2. Mr. Bain usually plays badminton every Sunday morning but he did not show up last Sunday. (Mr Bain biasanya main bulutangkis tiap minggu pagi tetapi dia tidak muncul (tidak main) hari Minggu yang lalu).
  3. Mr. Budi always drives a car to the office. (Mr. Budi selalu mengendarai mobil ke kantor).

3. Untuk menyatakan argumen atau teori yang sudah diakui kebenarannya.

Contoh:

  1. The prices of goods always increase when the good availabilities drop in market. (Harga-harga barang selalu naik ketika ketersedianya di pasar menurun).
  2. Solar radiation is required during photosynthesis. (Radiasi surya dibutuhkan selama proses fotosintesis).
  3. Twenty-five devided by five is equal to five. (25 dibagi 5 sama dengan 5).

4. Untuk menyatakan/mengekspresikan keadaan atau kondisi seseorang atau sesuatu pada saat sekarang (pada saat diekspresikan). Verbs untuk mengekspresikan seseorang atau sesuatu ini terkait dengan proses/keadaan di dalam otak, terkait dengan perasaan, terkait dengan panca indera,  dan terkait dengan kepemilikan. Verbs seperti ini secara kolektif disebut Stative Verbs. Verbs ini sering kita gunakan atau dengar dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, perhatikan dan hafalkan verbs dalam tabel berikut!

Terkait dengan proses/keadaan di dalam otak
know (tahu)
believe (percaya)
understand (mengerti/paham)
imagine (membayangkan)
think (berfikir/mengira/kira)
recognize (mengenali)
doubt (meragukan)
need (memerlukan/butuh)
prefer (lebih suka)
mean (berarti)
forget (melupakan/lupa)
remember (mengingat/ingat)
Terkait dengan perasaan
hate (benci)
love (cinta)
like (suka)
want (menginginkan/ingin)

Terkait dengan panca indera

hear (mendengar)
see (melihat)
smell (mencium/tercium)
appear (muncul)
sound (terdengar)
look (melihat/tampak)
seem (tampak)
taste (merasakan/terasa)
Terkait dengan kepemilikan
have (mempunyai)
own (mempunyai)
possess (mempunyai)
belong (milik)

Note: Stative verbs bersifat pasif dan tidak digunakan dalam continuous tenses. Tetapi, beberapa stative verbs juga dapat bersifat aktif , bermakna sedikit berbeda dengan stative verbs, dan dalam hal ini, dapat digunakan dalam continuous tenses. Perbedaan penggunaan verbs bersifat pasif dan aktif ini dibahas secara lebih detail di topik  Simple present tense vs present continous tense.

Contoh:

  1. I think I know him. (Saya kira/rasa saya tahu dia).
  2. I understand English better now. (Saya paham bahasa Inggris dengan lebih baik sekarang).
  3. I love you very much. (Saya sangat mencintai kamu).
  4. The song sounds good but I cannot catch every single word in it. (Lagu itu terdengar manis tapi saya tidak dapat menangkap satu kata pun dari lagu itu).
  5. The snack tastes so delicious. (Camilan itu terasa begitu lezat).
  6. I believe you. (Saya percaya kamu).
  7. The tragic accident sometimes appears in my mind. (Kecelakaan tragis itu kadang-kadang muncul di benak saya).
  8. She has two dogs and one cat. (Dia punya dua anjing dan satu kucing), etc.

5. Untuk menyatakan fakta yang ada sekarang. Penekanannya lebih pada adanya fakta, bukan pada proses terjadinya fakta.Verb yang sering digunakan di sini antara lain: consist of, contain, include, exist, cost, be (i.e: is, am, dan are, atau be jika mengikuti modal auxiliary).

Contoh:

  1. She weighs more than 100 kg. She is very fat. (Dia beratnya lebih dari 100 kg. Dia sangat gemuk).
  2. I want to buy these shoes. How much do they cost? (Saya mau beli sepatu ini. Berapa harganya?).
  3. Cigarettes contain a lot of nicotine and other harmful substances. (Rokok-rokok mengandung banyak nikotin dan zat-zat berbahaya lainnya).

6. Untuk membuat request (permintaan/minta tolong) dan command (perintah).

Contoh:

  1. May I borrow your pen, please? (Boleh saya pinjam pulpenmu?).
  2. Make teams that consist of 5 people each! (Buatlah tim yang masing-masing terdiri dari 5 orang).

Note: Dalam simple present tense, sering digunakan adverb seperti: always (selalu), often (sering), usually (biasanya), sometimes (kadang-kadang), seldom (jarang), never (tidak pernah). Adverbs ini biasanya ditempatkan diantara subject dan verb. Tetapi jika kalimat menggunakan be, adverb ditempatkan setelah be (Lihat contoh 4). Walaupun disisipi adverb, bentuk verb tidak berubah. Artinya, jika subject-nya singular (orang ketiga tunggal), verbnya tetap singular (Lihat contoh 5). Selain adverbs, simple present tense juga sering disisipi modal auxilliary seperti can (dapat), may (boleh, mungkin), dan must (harus). (Lihat contoh 6). Dan ingat, gunakan plural verb setelah modal auxilliary. Singular verb tidak pernah digunakan setelah modal auxiliary (Lihat contoh 7). Penggunaan modal auxilliary akan dibahas secara khusus pada posting berikutnya.

Contoh :

  1. I usually watch Hollywood movies to maintain my English proficiency. (Saya biasanya nonton film-film Hollywood untuk mempertahankan kemampuan bahasa Inggris saya).
  2. They always arrive on time. (Mereka selalu tiba tepat waktu).
  3. My children sometimes go to Kuta Beach to practice their English. (Anak-anak saya kadang-kadang pergi ke pantai Kuta untuk melatih bahasa Ingggrisnya).
  4. He is never late. (Dia tak pernah telat).
  5. Because he seldom studies hard, he seldom gets good results. (Karena dia jarang belajar keras, dia jarang dapat nilai bagus).
  6. Can I go now? No, you can’t. You must stay here until we finish doing our homework. (Dapat saya pergi sekarang? Tidak. Kamu harus tetap di sini sampai kita selesai mengerjakan PR kita).
  7. He must go to see a doctor now. (Dia harus pergi ke dokter sekarang).

Negative Form

Bentuk negatif dari kalimat dalam Simple Present Tense dibuat dengan menambahkan kata bantu ‘do’ atau ‘does’ (tergantung dari subject kalimat)  dan not, seperti terlihat dalam formula berikut,

Subject + (does/do) + not + Verb1 + Object + Modifier

Note: a) Jika kalimat positifnya menggunakan singular verb (i.e. verb1 + s/es), gunakan kata bantu does sebelum not dan jangan lupa untuk merubah singgular verb tersebut menjadi verb1. Does not dapat disingkat doesn’t dan do not dapat disingkat don’t. b) Jika kalimat positifnya menggunakan be (i.e. is, am atau are), kata bantu do atau does tidak diperlukan. Yang perlu dilakukan di sini hanyalah menyisipkan not setelah be, yang masing-masing dapat disingkat menjadi isn’t/ aren’t. Kontraksi am + not adalah ain’t, tetapi jangan gunakan kontraksi ini dalam tulisan/percakapan formal karena sangat tidak formal.

Contoh:

  1. The sun does not rise in the west and does not set in the east. (Matahari tidak terbit di barat dan tidak tenggelam di timur).
  2. The full moon does not come every 15 days. (Purnama tidak datang tiap 15 hari).
  3. The planet earth does not take 400 days to rotate the sun. (Planet bumi tidak butuh 400 hari untuk mengelilingi matahari).
  4. My son does not always go to school on foot. (Putraku tidak selalu pergi ke sekolah dengan berjalan kaki).
  5. Mr. Bain does not always play badminton every Sunday morning. (Mr Bain tidak selalu main bulutangkis tiap minggu pagi).
  6. Mr. Budi does not always drive a car to the office. (Mr. Budi tidak selalu naik mobil ke kantor).
  7. I do not believe you. (Saya tidak percaya kamu).
  8. I do not understand English better now. (Saya tidak memahami bahasa Inggris dengan lebih baik sekarang).
  9. The song does not sound good but I can catch every single word in it. (Lagu itu tidak terdengar manis tapi saya dapat menangkap setiap  kata di lagu itu).
  10. The snack does not taste good. (Camilan itu tidak  terasa lezat).
  11. I do not love you very much. (Saya tidak sangat cinta kamu).
  12. I do not always watch Hollywood movies to maintain my English proficiency. (Saya tidak selalu nonton film-film Hollywood untuk mempertahankan kemampuan bahasa Inggrisku).
  13. My children do not always practice their English every Saturday night. (Anak-anakku tidak selalu melatih bahasa Ingggrisnya setiap sabtu malam).
  14. He is never late. (Dia tak pernah telat).
  15. Although he does not always study hard, he always gets good results. (Walaupun dia tidak selalu belajar keras, dia selalu  memperoleh nilai bagus).

Yes/No Questions

Yes/No Questions untuk Simple Present Tense dibuat dengan menempatkan kata bantu does/do atau be is/am/are sebelum subject. Perhatikan formula berikut:

Does/Do + Subject + Verb1 + Object + Modifier?

Contoh:

  1. Do farmers in Jati Bali grow rice crops twice a year? (Apakah petani-petani di Jati Bali bercocok tanam padi dua kali setahun?).
  2. Do some students usually conduct research on vegetative plant propagations? (Apakah beberapa siswa biasanya melakukan penelitian pada perbanyakan tanaman vegetatif?).
  3. Does transpiration start to increase at 8 a.m? (Apakah transpirasi mulai meningkat jam 8 pagi?).

Pola di atas khusus untuk positive yes/no questions. Cara membuat negative yes/no questions, questions tag, information questions, dan embedded questions dibahas secara detail di topik How to Address Questions.

Share to your friends:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Live
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Bookmarks
  • MySpace
  • Twitter
Related Posts

38 Responses to “Simple Present Tense”

  • shahira:

    haaaaaaaaaaaaaaaaa…………..pusiiiinnggggg,,,,,,,,,,,gw g ngerti2…gmn sih caranya belajar dgn mudah????

  • Step by step, jangan ngebut. “Alon-alon kelakon” orang Jawa bilang. Tolong lebih spesifik. Bagian mana yang bikin pusing?

  • amelia:

    sir, what`s the different using DOES NOT and DO NOT for eexample at the number 4. my son does not always go to school on foot. 13. My cheldren do not always practice their english every saturday night. thank you..

    • Swara Bhaskara:

      Good question Amelia.

      DOES pada kalimat ini adalah kata bantu yang digunakan jika subject-nya singular (orang ketiga tungal), sedangkan DO jika subjectnya plural (selain orang ketiga tunggal). NOT (tidak) adalah adverb (kata keterangan) untuk membuat kalimat bermakna negatif.

      Pada kalimat no. 4, “My son” adalah orang ketiga tunggal, yang dapat digantikan dengan pronoun “He”, oleh karena itu kalimatnya adalah:

      My son does not always go to school on foot. Atau, He does not always go to school on foot.

      Jika “My son” dibuat jamak menjadi “My sons” ( yang dapat diganti dengan “they”), maka kalimatnya menjadi:

      My sons do not always go to school on foot. Atau, they do not always go to school on foot.

      Pada kalimat no. 13, “my children” adalah plural subject (seperti halnya “my sons”), yang dapat digantikan dengan “they”. Why? Karena children adalah bentuk plural (jamak) dari “child”. Oleh karena itu, kalimatnya adalah:

      My children do not always practice their English every Saturday night. Atau, They do not always practice their English every Saturday night.

      Jika subjectnya dibuat tunggal menjadi “My child”, maka kalimatnya menjadi:

      My child does not always practice his/her English every Saturday night. Atau, He/she does not always practice his/her English every Saturday night.

      Note: jenis kelamin untuk child bisa cowok, bisa juga cewek, maka kata gantinya bisa he atau she.

      Jadi, agar dapat menggunakan does dan do dengan benar, bentuk tunggal (singular) dan jamak (plural) harus diketahui. Materi ini dibahas di topik countable nouns. Selain itu, benda-benda yang tergolong uncountable nouns juga harus diketahui sebab (kalau tidak diterangkan oleh container/penakar), dalam simple prsent tense, uncountable nouns selalu diikuti oleh does.

  • febriqorina:

    saya baru awal blajar smpe kapan simple present tense digunakan. berarti kalo singular (cuma satu) subjectnya kata kerjanya ditambah s / es kan. sdangkan kalo plural (banyakan) itu g perlu ditambahin apa2 ya?
    ada kejadian2 khusus gak yg membuat berubah mas?
    sya blom baca smpe abis sih,smentara ini dlu,soalnya saya suka keliru mana yg mesti ditambah s/es / yg tidak perlu ditambah.
    thanks

    • Yup…! Jika subject kalimatnya singular: He, She, It atau nouns yang dapat digantikan dengan he, she atau it maka verbs juga harus singular yaitu dengan menambahkan -s atau -es pada verb1 (tergantung dari huruf terkhir dari verb1 tersebut). Perkecualian dari ketentuan ini hanya ada pada kata “have”. Bentuk singular dari verb ini adalah has. Singular verb pada umumnya dibentuk dengan menambahkan -s. Hanya sedikit singular verb yang dibentuk dengan menambahkan -es, yaitu jika verb tersebut berkahiran dengan huruf : o, x, ch, y, th, s, atau sh.

      Sebaliknya, jika subjetnya plural: I, you, we, they dan nouns yang dapat digantikan dengan I, youm we atau they, maka verbnya juga harus plural. Dalam hal ini, kita tidak perlu menambahkan -s atau -es.

  • febriqorina:

    mas..knapa contoh no 3yg di “untuk menyatakan argumen / teori yg sudah diakui kebenarannya” itu is required??? bukan requires?? knapa pake -ed?

    • Solar radiation is required during photosynthesis

      Kalimat ini adalah kalimat pasif. Kalimat pasif dalam simple present tense mengikuti pola berikut:

      S + is/am/are + verb3 + by + O. (Note: by + O adalah optional).

      Subject kalimat di atas adalah Solar radiation; yang merupakan singular subject karena dapat digantikan dengan it. To be yang paling tepat untuk mengikuti solar radiattion adalah “is“. Oleh karena itu, kita peroleh kalimat:

      Solar radiation is required during photosynthesis.

      Jika kalimat ini kita rubah menjadi kalimat aktif, maka kalimatnya menjadi:

      Photosynthesis requires solar radiation.

      Karena photosynthesis adalah singular (dapat kita gantikan dengan it), maka kita harus tambahkan -s pada kata require.

  • Dafi Ismail:

    Pada fungsi menyatakan argumen atau teori yang sudah diakui kebenarannya. Knp predikatnya tidak ditambah ’s’?

      1. The prices of goods always increase when the good availabilities drop in market.

      Predicate (verb) increase tidak ditambah -s karena subject kalimatnya plural (i.e. the prices, atau lengkapnya the prices of goods), dan kalau digantikan dengan pronoun, maka pronoun yang tepat menggantikannya adalah they.

      So, kalimat di atas bermakna sama jika ditulis:

        They always increase when their availabilities drop in market.

      Sebaliknya jika subjectnya dibuat singular, barulah kita perlu menambahkan -s (atau -es).

        The price of goods always increases when the good availability drops in market.

      Contoh lain:

        Molecule of water contains two atoms of Hydrogen and one atom of Oxygen. (Molekul air mengandung 2 atom H dan 1 atom O).
        Photosynthesis requires CO2, H2O, solar radiation and chlorophylls to take place. (Agar fotosintesis dapat berlangsung, fotosintesis membutuhkan CO2, H2O, cahaya matahari dan chlorofil)

      Predicate contain dan require ditambahkan -s karena subject kalimatnya singular.

  • Nyak.Fauzi_Syahbuddin:

    Halo Mas Swara.
    Mudah2 Tuhan memberikan si Mas panjang umur, hingga bisa bantu ‘kita-kita’ yang lagi bingung nieh..
    persoalan yg kerap saya jumpai dalam mulai menulis,perubahan tense dalam tiap kalimat. Pada kalimat pertama menggunakan Simple Present, selanjut berubah simple past terus tense lainnya
    Jadi, saya memang wajib hafal tense dan karakter tense tsb dalam menulis.. gitu mas ya..
    ato ada solusi lain ?
    Thank’s before. It’s my first post at this site, And I enjoy join here.

    • Hello Fauzi! How are you?

      Pada prinsipya, tensis yang digunakan pada tiap kalimat selalu ditentukan oleh waktu kejadian atau waktu dilakukannya aktivitas, reguleritas kejadian/aktivitas, serta penekanan yang ingin disampaikan pada saat kalimat tersebut dibuat baik via speaking maupun writing.
      Sebagai contoh: Jika mengungkapkan suatu kejadian/aktivitas telah berakhir di masa lampau, gunakan simple past tense; jika kejadian/aktivitas tersebut bersifat reguler (terjadi secara berulang dari masa lampau, sekarang, sampai masa mendatang), gunakan simple present tense; jika ingin menekankan SUDAH/BELUM dilakukannya kejadian/aktivitas tersebut, gunakan present perfect tense, jika kejadian/aktivitas masih berupa prediksi atau rencana yang akan terjadi/dilakukan, gunakan simple future tense; jika kita mengungkapkan kembali prediksi/rencana tersebut, gunakan past future tense, dan seterusnya.

      Jika berupa anak kalimat, tensis yang digunakan dalam anak kalimat tersebut selalu mengacu pada pokok kalimat. Inilah yang disebut tense sequence. Sebagai contoh, jika pokok kalimatnya dalam past tense, pada umumnya tensis anak kalimatnya tidak boleh dalam simple present tense atau dalam simple future tense.
      INCORRECT:

        He told me that he IS tired.
        Andrea said that he WILL study tonight.

      Kedua contoh kalimat ini seharusnya ditulis:

        He told me that he WAS tired.
        Andrea said that he WOULD study tonight.
  • febriqorina:

    hehe..bingung juga ya..memang mesti pelan2..sabar2..semangat semangatt!!!!! AYO SEMUA SEMANGAT!!!!

  • hendri:

    Benarkah kalau kita bilang: I am loving you.
    Dan, temanku bilang kalau kalimat “Dia (laki-laki) lagi tersenyum padaku” dapat kita bilang :”He is smiled at me”. Benarkah kalimat ini?

    Thank you sir

    • 1. Verb ‘love’ merupakan salah satu dari stative verbs yang terkait dengan perasaan (lihat tabel stative verbs di atas). Stative verbs tidak digunakan dalam kalimat-kalimat progressive. So, INCORRECT jika kita bilang:

        I am loving you

      Kalimat ini lebih tepat dinyatakan dengan simpe present tense:

        I love you.

      Penggunaan stative verbs lainnya dapat dibaca pada topik: Simple present tense vs present continuous tense.

      2. Ada beberapa verb (baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia) yang maknanya berawalan ter-, tetapi tidak membentuk kalimat pasif. Misalnya: tersenyum (smile), terdengar (sound), terasa (taste), tercium baunya (smell), dst.
      Untuk kalimat “Dia lagi (sedang) tersenyum padaku” seharusnya ditranslate menjadi:

        He is smiling at me. (Kalimat aktif dalam present continuous tense).

      Contoh lain:

        The song sounds great. (Lagu itu terdengar bagus)

        That mango tasted sour. (Mangga itu terasa/rasanya kecut)

        You smell nice. What kind of perfume did you use? (Kamu tercium/baunya harum. Parfum apa yang kamu pakai?)

      Sekarang, bandingkan dengan penggunaan verb3 sebagai adjective.

        He is probably interested in me. (Dia mungkin tertarik padaku).
        He is probably attracted to me. (Dia mungkin tertarik padaku).
  • Nyak.Fauzi_Syahbuddin:

    Well, Mr. Swara. I’m fine,thank you! nice to meet you again.
    I have read your response, and I think its oke. Now, I am trying memorize some structure of tenses. such as simple present, present cont, simple past and simple future. just it for this moment.! it has a little bite difference among them..but I like it. its leads me become easy understanding English.
    not only memorize, but I also read useful article here.
    I have got a lot of knowledge, especially in English.
    I am going to ask any question in next occations.

    keep in touch!

    • I am glad to hear that, Fauzi.

      Your writing is understandable even though there are some small mistakes. Don’t worry about making mistakes. Just keep writing! Your English will steadily improve through regular practice. I’ll always try to provide suggestions to your writing if any. And, don’t hesitate to ask a question because a question will remain a question if left unanswered. I’ll do my best to answer yours and others’ as well.

      Keep in touch

  • Alhidayat:

    Hello Mas Swara,, saya cuma mau tanya tips supaya kita bisa lebih lancar/fasih dalam membuat kalimat dalam bahasa inggris, dan bagaimana cara supaya bisa memperbanyak perbendahran kosakata…

  • It’s nice to have you back Alhidayat. How are you?

    Untuk memperlancar dalam membuat kalimat mungkin dapat anda baca tulisan saya di bahasainngris.net berjudul : Mengapa kemampuan bahasa Inggris saya kurang berkembang.

    Untuk menambah perbendahaan kosakata, saya dulu suka baca novel. Setiap kata yang belum diketahui artinya, saya buka kamus kemudian artinya saya tuliskan di novel itu. Karena novel yang dibaca adalah novel kegemaran (bertemakan love), saya tidak bosan membaca novel tersebut secara berulang dan kata-kata baru tersebut menjadi lengket di memori.

    Di era elekronik sekarang ini, kita dapat gunakan media yang ada di sekitar kita. Jika suka karaoke, belajar bahasa Inggris sambil nyanyi. Jika suka nonton movie, putar DVD dengan subtitle dalam bahasa Inggris. Dan setiap kata baru, harus dicari artinya di kamus.

    Penggunaan ketiga media ini akan membuat kata-kata baru tersebut sukar terlupakan karena kesan yang ditimbulkannya.

  • abe07:

    sorry anak2 03PCT..
    tugas english nya udah gw ambil dari artikel ini.,kata dosennya kan ga boleh sama,so bagi kalian yg mau copy dari sini,udah gw duluan..sorry :)

  • anexa04:

    Hallo mr bhaskara
    your blog is amazing and nice able to learn english alot from you
    is my sentence correct?

  • Halo juga, Anexa04.

    Your sentence is great. It only needs “to be”:

    Your blog is amazing and (it’s) nice TO BE able to learn English a lot from you.

  • jasmine:

    Hi..(aduh aku bingung manggil apa?klo manggil nama kan gk sopan)
    I joined this site just today. I hope i could learn english more better than before by joining here.
    honestly mu English is poor, and i hate grammar so much. mostly i practice my English by chatting..even at 1st time im not so confident with my English. but then I’m trying to say whats coming on my mind and i don’t care even its wrong or right.hehhe..
    maybe u would find many mistakes from my sentence here,,that’s the reason why i decided to join here. I’m still reading all ur topics, and please don’t mind to help my English be better n better.

    • Welcome to my blog, Jasmine.

      To tell you the truth, your English is great. You have used the pattern: “S + V + O + M” very well. However, you still need to familiarize yourself when you should use the simple present tense, the simple past tense, the present continuous tense, etc.
      For example:

        At 1st time I’m not so confident with my English.

      In this sentence, you emphasized the information with “at the first time”. By using this expression, you should have used the simple past tense. Why? It’s because the “at the first time” indicates a definite time in the past. So, you only need to replace to be AM with WAS:

        At the first time I communicated in English, I WAS not so confident with my English. OR:
        At first, I was not so confident with my English.

      I joined this site just today. I hope I could learn English BETTER than before by joining here.
      Honestly, my English is poor, and I hate grammar so much. Mostly, I practice my English by chatting. Even at first, I WAS not so confident with my English, but then I TRIED to say what was coming in my mind and I DIDN’T care WHETHER it WAS wrong or right. hehehe..
      Maybe you would find many mistakes IN my SENTENCES. That WAS the reason I decided to join here. I’m still reading all your topics, and please don’t mind HELPING (TO) MAKE my English better and better.

      The capitalized words are my small suggestions. Please pay attention to the suggested tenses and have a feeling with their uses. Besides, some words have been omitted from your sentences. Do you notice them? Why have they been omitted?

      • jasmine:

        Thanks a bunch for your reply, I have notice some missing words in my sentence. I’m so weak use tenses that is why I hate it so much. Is there any easy way to remember many tenses in my head???

        Vocab aku sedikit, tenses aku lemah. klo disuruh mengarang indah pasti kacauuuuu. Need more attention n focus when using tenses,help me.

        Ok, today keep studying, repeat what I read yesterday.

        Salam

        • I didn’t mean to discourage you. So, I need to say it again that your English is great. The information you’re trying to deliver is very easy to catch. And that’s the bottom line.

          How to remember tenses? I believe you have been familiar with their patterns. S + verb1 + … for simple present tense; S + verb2 + …. for simple past tense; S + will + verb1 + … for simple future tense, and so on. They are very easy to remember because they’re only 16 patterns. The hard part is when we should use them, isn’t it?

          My only suggestion to cope with this is to keep practicing them one by one. And as a start, choose the ones that are most frequently used in daily life such as the simple present tense, the simple past tense, and the simple future tense.

          Why do we need to keep practicing them? It’s because in speaking especially, we must be able to use the tenses so spontaneously (without thinking) that our conversation can take place smoothly.

          • jasmine:

            ya..I agreed with you. keep practicing one by one, I’m doing it now.
            I will ask you again if I get troubles in it.
            I’m waiting for your next posting.

  • mj:

    Hello
    I’m newbie here and I love your site.
    I just wanna ask you some questions:

    1. How to make students understand English easily ?
    2. How to make English become an interesting subject for school students ?
    3. Can you tell me the steps / methods to make students, like this subject (in My school, a place where I’m teaching, this subject becomes a scariest thing, just like a dinosaurs who wants to eat them haha)

    thank you.

    • Hello MJ.
      It’s hard to find a method that fits each individual student. A method suitable for one or some may not suitable for the others, and vice versa. However, the following are tricks that I would do to cover your questions.

      1. When we talk two different tenses, for instance, use the same sentences but, of course, with different verb patterns.
      Examples:

        We go to school every day.
        We went to school yesterday.

      Make sure students understand why we use the simple present tense in first sentence and the simple past tense in the second one.
      Memorizing patterns is a piece of cake but when we should use those patterns is the hard part. In this case, we need to do some explaining.
      Moreover, in your examples, choose words that can affect students emotionally. About love is one example. The impressions they perceive from those examples will be implanted in their memory for a long time, and so will the patterns.

      2&3. How to make English such an interesting subject? Well, if the students live near a tourist resort, this will be a lot easier. Take them there and then ask them to talk to tourists! Those who feel that their English is not good will get very motivated to learn English. Yeah, it’s all about motivation. If their motivation is high, they will study English harder no matter how hard it is. Therefore, teachers should be capable of triggering their students’ motivation in learning English. Ask them “What will you do if your English is excellent?”, or, tell them what we can do or get if our English is excellent.

      In addition to what I’ve mentioned above, you should read my post entitled “Mengapa Kemampuan Bahasa Inggris Saya Kurang Berkembang” (Please, click the provided link!).

  • mj:

    ‘jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/am/are’ . apa disitu maksud dari adjective dan noun adalah kata ganti orang ketiga tunggal/jamak ?

    • No. Adjective adalah kata sifat, seperti: smart, handsome, beautiful, rich, poor, good, bad, dst; sedangkan noun adalah kata benda, seperti: teacher, doctor, student, car, chair, table, pencil, pen, dst.

      A. Jika kalimatnya menggunakan verb (kata kerja), pola kalimatnya seperti yang telah disebutkan di tulisan di atas, yaitu:

        S + Verb1 + O + M

      Dengan catatan:
      1. Pola ini digunakan jika subjectnya orang pertama, orang kedua atau orang ketiga jamak seperti: I, you, we, they dan noun yang dapat digantikan dengan I, you, we, they.
      2. Tetapi, jika subjectnya orang ketiga tunggal seperti, he, she, it, dan noun yang dapat digantikan dengan he, she, atau it, pola kalimatnya berubah sedikit menjadi:

        S + Verb1-es/s + O + M

      B. Jika kalimatnya tidak menggunakan verb, maka digunakan to be “is/am/are” dan to be ini difungsikan sebagai verb agar pola kalimatnya tetap S + V + O + M. Jadi, kedua pola tadi berubah menjadi:

        I + am + adjective/noun
        You/we/they + are + adjective/noun
        He/she/it + is + adjective/noun

      Note: Di blog ini, saya menggunakan istilah singular subject untuk he, she, it dan noun yang dapat digantikan dengan he, she atau it. Yang tidak termasuk singular subject, saya gunakan istilah plural subject.

  • mj:

    My Questions are:
    1. Pada saat kapan ‘have’ berubah menjadi ‘has’ , mister ?
    2. ‘Solar radiation is required during photosynthesis’ . Kenapa setelah ‘is’, kalimat ‘require’ ditambahkan ‘ed’
    3. ‘I want to buy these shoes. How much do they cost?’, kenapa ‘do’ tidak diganti dengan ‘did’ ?

    thank you mister

    • 1. HAS digunakan jika subjectnya singular.
      Contoh:

        I HAVE a swivel chair at home. The chair HAS five wheels.

      “I” adalah plural subject, sedangkan “the chair” adalah singular subject. “The chair” dapat digantikan dengan subject pronoun “it”.
      Note: HAVE adalah perkeculaian. Jika subjectnya singular, HAVE berubah menjadi HAS.

      Begitu juga dalam present perfect tense. Jika subjectnya singular, maka verb phrase-nya adalah:

        HAS + VERB3.

      Contoh:

        I bought that chair in 1990. Its quality is good. It HAS never BEEN broken yet. In other words, it HAS never BEEN repaired yet.

      2. Ini adalah kalimat pasif. Dalam simple present tense pola verb phrasenya adalah:

        IS/AM/ARE + VERB3.

      Di kalimat ini, “required” adalah verb3. “Solar radiation” adalah singular subject (Kalau diganti dengan subject pronoun, maka pronoun yang tepat adalah it).
      Dan, kalau kalimat ini dirubah menjadi kalimat aktif, kalimatnya akan berubah menjadi:

        (In order to take place), photosynthesis requires solar radiation.

      Perhatikan: “required” (verb3) berubah menjadi “requires” (verb1 yang diimbuhi -S) karena subjectnya singular.

      3. Digunakan DO karena konteks kalimat tanya ini dalam simple present tense. Kalimat ini diungkapkan pada saat si pembicara menanyakan harga sepatu ke penjual sepatu itu. Begitu juga jika kita menanyakan harga pada saat kita membeli barang lainnya.

      DID digunakan jika proses pembelian sepatu (atau barang lainnya) telah berlangsung dan berakhir in the past. Untuk itu, kita gunakan simple past tense.

      Misalkan yang menanyakan sepatu itu Anita, setelah tawar menawar, akhirnya deal pada harga Rp. 100.000. Dia sekarang memakai sepatu itu ke sekolah, dilihat oleh temannya, misalkan saja namanya Angelia.

      Angelia: Wow! You’ve got nice new shoes. How much DID they cost?
      Anita : Oh, thanks. They cost a hundred thousand rupiahs.

  • terimakasih banyak mr. bhaskara….mulia sekali alhamdulillah aq dapat terbantu dengan adanya website ini..

  • mj:

    Thank you soo much Mister.
    Sebenarnya untuk pertanyaan saya yang no.3, saya berfikir, bahwa dia melihat sepatu temannya dan berniat untuk membeli, dan saya bertanya-tanya kenapa tidak memakai ‘did’ . :)

    Well, thanks again Mister.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Hello Indonesia
We will keep You Updated...
Apakah anda serius belajar bahasa Inggris? If so, silakan SIGN UP untuk dikirimi our FREE English materials. Caranya, click icon RSS di samping, kemudian click Get Swara Bhaskara's English delivered by Email; Atau click salah satu icon yang tertera di atasnya. It's simple!
Sponsors
Your Ad HereYour Ad HereUpload, Share, and Earn at Ziddu.com
Your Ad HereYour Ad HereYour Ad Here
Sponsors
Popular Posts

Your Questions

Pola-pola dan perkecualian-perkecualian yang terdapat dalam bahasa Inggris sangat banyak, sehingga membuat bahasa Inggris tersebut sangat kompleks untuk dipelajari. Mempe

Practice test 1: Where to Start

Anda bingung menentukan topik bahasa Inggris apa yang harus direview terlebih dahulu? Gunakan soal atau latihan ini untuk mencari jawabannya. Jika anda salah pada soal t

Simple Present Tense

Formula untuk Simple Present Tense adalah: Subject + Verb1 + Object + Modifier Note: jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/a

Practice test 4: Grammar Bahasa Inggris

Apakah anda tergolong orang yang  suka mencari kesalahan? Jika ya, inilah tipe soal yang paling anda gemari. Directions Anda diberikan 10 soal. Pada tiap soal,

16 Tensis dalam Bahasa Inggris

Pengungkapan suatu kejadian/aktivitas atau fakta baik melalui tulisan (writing) maupun percakapan (speaking) pada umumnya mengikuti pola sebagai berikut: Subje

Comparisons in Action

Wow........!! What do we have here? You probably have known them very well, but for those who have not, they are Anne Hathway, Jessica Alba, and Rose McGowan, cons

Nouns (Part 2) : Countable

Pada umumnya, benda dapat dinyatakan kuantitasnya dengan 'satu' untuk singular nouns, dan 'dua', 'tiga', 'empat', 'seribu', dan seterusnya untuk plural nouns. Karena dapa

My First Polling

Hi guys! How are you? Kami sedang mencari gambaran kenapa kemampuan kita dalam berbahasa Inggris sulit berkembang. Untuk itu, kami mohon kesediaannya untuk meluangkan

Practice test 5: Active dan Passive Voice

Practice test ini khusus untuk mengetahui pemahaman anda tentang kalimat aktif dan kalimat pasif. Jika setelah mengerjakan latihan ini anda masih banyak salah, sebaiknya

Past Continuous Tense

Formula untuk Past Continuous atau Past Progressive Tense adalah: Subject + (Was/Were) + (Verb1+ing) + Object + Modifier Contoh: Farmers in
Recent Posts

Daftar Isi

This page contains a list of posts that have been published so far. It’s intended to help you find... 

Penggunaan GET, GOT, GOT/GOTTEN

Verb GET sangat sering digunakan in daily life, khususnya in speaking. Dengan memahami pola-pola penggunaan... 

Penggunaan WHICH

Relative pronoun which dapat digunakan untuk membuat kalimat tanya (interrogative), noun clause dan... 

Penggunaan WHO, WHOM, WHOSE

A. Penggunaan WHO vs WHOM Relative pronoun who dan whom dua-duanya berarti “siapa” kalau... 

Penggunaan Awake, Awoke dan Awaken

Kata kerja “awake, awoke dan awaken adalah irregular verb yang artinya: terbangun/terjaga/tersadar,... 

Penggunaan DO, DOES, DID, dan DONE

Penggunaan kata DO kadang membingungkan karena selain sebagai kata kerja (verb) juga dapat sebagai kata... 

Recent Comments
i have many questions... 1. it's so hard to be here so far away from you kenapa dalam kalimat tersebut "here" diikuti infinitive?
Ok.. Sir I will try, My question will come soon.... Thanks : )...
Hi h4ide, It seems to me that you don't have any problems in writing. However, I'd like to remind you not to let yourself get use
Hello Everyone I'm a new member, it is a good blog, From question 1 to 10, I have one mistake, I'm lucky, hope my english will gradu
Don't worry!. Itu semata-mata karena Fauziah sudah lama tidak buka-buka pelajaran bahasa Inggris. Benar gak? Metode pembelajaran
Tag Cloud