Cara membuat Embedded Questions

Question:

Could you please explain to me about my question below!

Do you know what the new product is like? (Apakah kamu tahu seperti apa produk baru itu?) Bagaimana formulanya sehingga kalimatnya seperti diatas? Kalimat diatas adalah embedded question, bukan ?

Answer:

Kalimat di atas terdiri dari main clause (kalimat pokok) :

  • Do you know

dan sub-clause :

  • what the new product is like

And jawaban dari pertanyaan di atas adalah : YES. Anak kalimat “what the new product is like” adalah embedded question. Di kalimat ini, embedded question-nya terkandung dalam pokok kalimat berupa kalimat tanya (Embedded question in a question).

Bagaimakah formula untuk embedded question?

Di topik: How to address questions kita telah bahas tentang cara membuat kalimat embedded questions.  Yang perlu diperhatikan adalah embedded question tidak pernah dalam bentuk kalimat tanya. Dia hanya bisa dalam kalimat positif dan kalimat negatif. So, formula untuk kalimat embedded questions adalah:

Main clause + kata tanya + subject + verb + …

Main clause + kata tanya + subject + kata bantu + NOT + verb + ..

Contoh:

  • Could you tell me what the new product is like? (Dapatkah kamu kasi tau aku seperti apa produk baru itu?)
  • Do you have any ideas what your friends did last night? (Apakah kamu tahu apa yang teman-teman kamu lakukan tadi malam?)
  • Do you want to know where I was last night? (Apakah kamu mau tau dimana aku tadi malam?).
  • I will continue learning English no matter how hard it is. (Aku akan terus belajar bahasa Inggris betapa pun sulitnya bahasa Inggris itu).
  • She didn’t believe why her boyfriend had cheated on her. (Dia tidak percaya kenapa pacarnya telah selingkuh).
  • Do you know why she didn’t come to my party last night? (Apakah kamu tau kenapa dia tidak datang ke pestaku tadi malam?).
  • I really want to know why she didn’t pass the exam.  (Aku ingin sekali tau kenapa dia tidak lulus ujian).
  • I am not sure why we haven’t got paid yet. (Aku tidak yakin kenapa kita belum gajian).
  • John is still thinking why he didn’t get an A. (John sedang mikir kenapa dia tidak dapat nilai A).
  • Mario told me why he hasn’t decided to get married yet. (Mario kasi tau aku kenapa dia belum memutuskan untuk kawin).

So, it is INCORRECT jika kalimatnya ditulis:

  • Could you tell me what IS the new product like?
  • Do you have any ideas what DID your friends do last night?
  • Do you want to know where WAS I last night?
  • I will continue learning English no matter how hard IS it.
  • She didn’t believe why HAD her boyfriend cheated on her.
  • Do you know why DIDN’T she come to my party last night?
  • I really want to know why DIDN’T she pass the exam.
  • I am not sure why HAVEN’T we got paid yet.
  • John is still thinking why DIDN’T he get an A.
  • Mario told me why HASN’T he decided to get married yet.

Kesalahannya adalah karena ditempatkannya kata bantu di depan subject embedded question. Misalnya: IS sebelum the new product, DID sebelum your friends, dst. Kesalahan seperti ini merupakan salah satu common mistakes dalam bahasa Inggris.

Kesimpulan

Dari contoh-contoh kalimat di atas dapat kita simpulkan bahwa:

  1. Main clause bisa sembarang tensis dan sembarang tipe kalimat (kalimat tanya, positif, dan negatif).
  2. Kata tanya juga bebas, sepanjang seiring dengan konteks kalimat yang ingin disampaikan.
  3. Semua tensis dapat digunakan dalam embedded question, sepanjang embedded question tersebut TIDAK kalimat tanya, dan sepanjang  mengikuti tense sequence. Misalnya:  jika main clause dalam past tense, jangan gunakan embedded dalam simple present tense, atau dalam simple future tense. (Pembahasan tentang Tense sequesnce akan segera di posting. Please stay tuned!).
Share to your friends:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Live
  • StumbleUpon
  • Yahoo! Bookmarks
  • MySpace
  • Twitter
Related Posts

4 Responses to “Cara membuat Embedded Questions”

  • kudriah:

    Good evening Mr.Bhaskara.

    Pa mau tanya :

    “She didn’t believe why her boyfriend had cheated on her.”

    pa bagaimana dg pengunaan tensesnya??
    Dlam main clause menggunakan simple past tense.dan dlm sub-clause.nya dalam
    past perfect tense.
    Apakah penggunaan tensesnya boleh dlm past perfct, past perffct continous, dll. Asalkahn sesama past tense.
    Dan apakah sama juga dg penggunaan present dan future??Bgaimana dg present tense dan future??

    Bagaimana dg kalimat ini :
    ” John is still thinking why he didn’t get an A”

    bukankah “John is still thinking” => simple present tense. Sedangkan “why he didn’t get an A” => simple past tense.

    Bagaimana dg penggunaan tensesnya (tense sequence)…???

    Thanx beforehand..^_^

    • Yes, jika main clause dalam simple past tense, maka sub-clause-nya harus juga in the past (simple past, past continuous, past future, past future continuous, past perfect, past perfect continuous, past future perfect, dan past future perfect continuous, tetapi tidak boleh dalam simple present tense, present continuous, present perfect, present perfect continuous, simple future, future continuous.

      Sedangkan jika verb di main clause dalam simple present tense, maka verb sub-clausenya dapat berupa simple present tense, present continuous, simple future, simple future continuous, present perfect, present perfect continuous tense, past tense, dan past continuous.

      Misalkan saya SEKARANG sedang ngomong dengan seorang teman, sbb:

        Aku yakin aku telah mengunci pintunya.

      yang bahasa Ingrisnya adalah:

        I am sure (that) I have locked the door.

      Perhatikan: main clause-nya dalam simple present tense, sedangkan sub-clause-nya dalam present perfect tense.

      Kita ketahui bahwa action dari verb di present perfect tense terjadi pada waktu yang tidak spesifik (tidak jelas) in the past tetapi berada dalam kisaran waktu MULAI dari waktu tertentu in the past (starting point) SAMPAI pada saat berbicara/menulis (ending point). Di contoh ini, ending point-nya adalah pada saat saya ngomong: “I am sure …”.

      Misalkan sekarang waktunya sudah berlalu 24 jam. Jika saya mengungkapkan kembali apa yang saya bilang kemarin, maka main clause dan sub-clausenya (dua-duanya) sudah in the past. Olehnya itu, kalimatnya adalah:

        I was sure (that) I had locked the door.

      Main clause sekarang berubah menjadi past tense. Agar tidak terjadi perubahan makna, ending point-nya juga harus tetap, yaitu pada saat saya bilang “Aku yakin….”. Karena ending pointnya sudah in the past, maka tensis yang tepat untuk sub-clause ini adalah past perfect tense.

      Moga contoh yang ngalor ngidul ini dapat menjelaskan kenapa sub-clause-nya dalam past perfect tense:

        She didn’t believe why her boyfriend had cheated on her.

      Di kalimat 2, John wrote an exam. When he finished the exam, he believed that he would got an A because he thought he could answer all questions very well. But, when the result was announced, he only got a B. He has been trying hard to figure out why he didn’t get an A. Poor John. Look at him over there! He is still thinking why he didn’t got an A.

      Clause seperti ini pada intinya adalah John sedang memikirkan sesuatu yang telah terjadi dan berakhir in the past.

      Pembahasan tentang Sequence of Tenses akan segera diposting. Please stay tuned!

  • kudriah:

    Ok pa. Makasih bwt jawabannya.

    Btw, pa saya masih pkai email yg lama tp skrang ada notifiction ke email saya..
    Jdi bingung…hehe.

    Ok pa.di tunggu posting slanjutnya.

  • kudriah:

    Ok pa. Makasih bwt jawabannya..

    Btw, pa saya masih pkai email yg lama tp skrang ada notifiction ke email saya..
    Jdi bingung…hehe.

    Ok pa.di tunggu posting slanjutnya.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Hello Indonesia
We will keep You Updated...
Apakah anda serius belajar bahasa Inggris? If so, silakan SIGN UP untuk dikirimi our FREE English materials. Caranya, click icon RSS di samping, kemudian click Get Swara Bhaskara's English delivered by Email; Atau click salah satu icon yang tertera di atasnya. It's simple!
Sponsors
Your Ad HereYour Ad HereUpload, Share, and Earn at Ziddu.com
Your Ad HereYour Ad HereYour Ad Here
Sponsors
Popular Posts

Your Questions

Pola-pola dan perkecualian-perkecualian yang terdapat dalam bahasa Inggris sangat banyak, sehingga membuat bahasa Inggris tersebut sangat kompleks untuk dipelajari. Mempe

Practice test 1: Where to Start

Anda bingung menentukan topik bahasa Inggris apa yang harus direview terlebih dahulu? Gunakan soal atau latihan ini untuk mencari jawabannya. Jika anda salah pada soal t

Simple Present Tense

Formula untuk Simple Present Tense adalah: Subject + Verb1 + Object + Modifier Note: jika subject diikuti oleh adjective atau noun, gunakan be: is/a

16 Tensis dalam Bahasa Inggris

Pengungkapan suatu kejadian/aktivitas atau fakta baik melalui tulisan (writing) maupun percakapan (speaking) pada umumnya mengikuti pola sebagai berikut: Subje

Practice test 4: Grammar Bahasa Inggris

Apakah anda tergolong orang yang  suka mencari kesalahan? Jika ya, inilah tipe soal yang paling anda gemari. Directions Anda diberikan 10 soal. Pada tiap soal,

Comparisons in Action

Wow........!! What do we have here? You probably have known them very well, but for those who have not, they are Anne Hathway, Jessica Alba, and Rose McGowan, cons

Past Continuous Tense

Formula untuk Past Continuous atau Past Progressive Tense adalah: Subject + (Was/Were) + (Verb1+ing) + Object + Modifier Contoh: Farmers in

Practice test 6 : Simple Present vs Present Continuous

Practice test 6 ini dimaksudkan untuk menguji pemahaman anda dalam membedakan penggunaan simple present tense dengan present continuous tense. Jika anda ingin mereview te

Nouns (Part 2) : Countable

Pada umumnya, benda dapat dinyatakan kuantitasnya dengan 'satu' untuk singular nouns (benda tunggal), dan 'dua', 'tiga', 'empat', 'seribu', dan seterusnya untuk plural no

My First Polling

Hi guys! How are you? Kami sedang mencari gambaran kenapa kemampuan kita dalam berbahasa Inggris sulit berkembang. Untuk itu, kami mohon kesediaannya untuk meluangkan
Recent Posts

Daftar Isi

This page contains a list of posts that have been published so far. It’s intended to help you find... 

Causative Verbs

Causative verbs (e.g. have, get, make, force, let, allow, permit, help, cause, enable, require, etc.)... 

LIKE vs ALIKE

Manakah yang benar dari ketiga kalimat berikut: “Do we like monkeys?” ataukah “Are... 

SIMILAR vs SAME vs DIFFERENT

Penggunaan adjective similar, same, dan different pada prinsipnya tidak begitu sulit karena mirip dengan... 

GONNA, WANNA, GOTTA

Saya agak bingung dengan penggunaan GONNA dan WANNA. -  Celesta - ANSWER: Kita sering dengar kata gonna,... 

General Rules: SEPARABLE vs NON SEPARABLE Phrasal Verbs

Bagaimana caranya menentukan bahwa suatu phrasal verb adalah separable (dapat dipisahkan) atau non-separable... 

Recent Comments
Thanks a lot for your answer... Good luck
When berfungsi sebagai peng-introduce keterangan waktu. Selain digunakan dalam pola "When + subject1 + simple past tense, subject2 +
1. Kenapa kalau kita gunakan DOES, verb-nya berubah menjadi kata kerja dasar (verb1-tanpa s/es) ? Saya tidak tahu detailnya. Tapi
mas saya mau tanya.. apakan when itu selalu digunakan seperti formula ini When + subject1 + simple past tense, subject2 + past con
Thaks ya Master Bhaskara atas jawabannya... he,he :) Oh ya Mr. Bhaskara q mo nanya lagi neh boleh ya.... he,he :) Kenapa setelah
Tag Cloud

Switch to our mobile site